PILIHAN +INDEKS
Tertipu Calo, Oknum PNS Dishub dilaporkan ke Polisi
RADARPEKANBARU.COM - Haris Hariadi (34), honorer di Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru, mendatangi Mapolresta Pekanbaru Senin (9/12). Ia melaporkan kasus penipuan hingga mencapai milliaran yang diduga dilakukan seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dishub, Indra Satria Lubis (45) dalam penerimaan pegawai Honorer.
Informasi yang dirangkum radarpekanbaru.com, kasus penipuan ini terjadi berawal saat terlapor menyuruhnya (Pelapor) untuk mencarikan calon tenaga kerja (Honorer) di Dishub. Haris, yang telah bekerja dengan Indra, sebagai pegawainya lalu mencari calon tenaga honorer hingga 20 (Dua Puluh Orang).
"Kalau tidak salah November 2014 saya disuruh oleh terlapor untuk mencari pegawai honorer di Dishub. Namun, jika ingin diangkat pegawai honorer, dua puluh orang tersebut harus menyetorkan uangnya kepada Indra," ujar pelapor, dalam laporannya, Senin (8/12).
Para calon pegawai honorer menyetorkan uangnya bervariasi, "Kalau tidak ada uang tidak diterima. Uang yang diberikan bervariasi tapi rata Rp50 jutaan" terangnya dalam laporan nomor LP/K/1486/XII/SPKT II Polresta Pekanbaru.
Kalau tidak ada uang, pegawai honorer tersebut tidak dikeluarkan surat ketetapannya (SK), "Jadi ibaratnya calo. mereka pun yang telah menyetorkan uanngya hingga kini belum digaji. Dan bukti uangnya diberikan melalui rekening saya, " ujarya.
Sementara Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto Watratan SH SSos MH melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun SIK MIK saat dikonfirmasi Selasa (9/12) membenarkan tentang laporan tersebut, "Pelapor ditipu hingga jutaan, dengan total keseluruhannya milliaran. Kasus kini dalam pengusutan," ujar Hari.(Zi)
Informasi yang dirangkum radarpekanbaru.com, kasus penipuan ini terjadi berawal saat terlapor menyuruhnya (Pelapor) untuk mencarikan calon tenaga kerja (Honorer) di Dishub. Haris, yang telah bekerja dengan Indra, sebagai pegawainya lalu mencari calon tenaga honorer hingga 20 (Dua Puluh Orang).
"Kalau tidak salah November 2014 saya disuruh oleh terlapor untuk mencari pegawai honorer di Dishub. Namun, jika ingin diangkat pegawai honorer, dua puluh orang tersebut harus menyetorkan uangnya kepada Indra," ujar pelapor, dalam laporannya, Senin (8/12).
Para calon pegawai honorer menyetorkan uangnya bervariasi, "Kalau tidak ada uang tidak diterima. Uang yang diberikan bervariasi tapi rata Rp50 jutaan" terangnya dalam laporan nomor LP/K/1486/XII/SPKT II Polresta Pekanbaru.
Kalau tidak ada uang, pegawai honorer tersebut tidak dikeluarkan surat ketetapannya (SK), "Jadi ibaratnya calo. mereka pun yang telah menyetorkan uanngya hingga kini belum digaji. Dan bukti uangnya diberikan melalui rekening saya, " ujarya.
Sementara Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto Watratan SH SSos MH melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun SIK MIK saat dikonfirmasi Selasa (9/12) membenarkan tentang laporan tersebut, "Pelapor ditipu hingga jutaan, dengan total keseluruhannya milliaran. Kasus kini dalam pengusutan," ujar Hari.(Zi)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








