Doa Takziah Orang Meninggal dan Mengapa Dianjurkan Dibaca?
Imam An Nawawi dalam kitab al-Adzkar an-Nabawiyyah menjelaskan bahwa bertakziyah adalah tashbir atau mengajak bersabar dan menghibur keluarga yang tengah berduka karena kematian salah satu anggota keluarganya.
Artinya: “Ketahuilah, takziah hakikatnya adalah tashabbur (mengajak sabar), menyampaikan hal-hal yang dapat menghibur keluarga orang meninggal, meringankan kesedihannya, dan memudahkan urusan musibahnya. Hukum takziah sendiri adalah sunnah. Ia mercakup urusan amar makruf dan nahi. Ia juga termasuk ke dalam firman Allah, Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran, (surah Al Madinah ayat 2), ayat ini merupakan dalil paling kuat dalam urusan takziah.”
Ketika bertakziah dianjurkan juga untuk mendoakan keluarga yang tengah berduka. Berikut doanya sebagaimana terdapat dalam kitab al-Adzkar karya Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An Nawawi:
A‘dlamaLlahu ajraka wa ahsana ‘aza’aka wa ghafaraka li mayyitika
Artinya: "Semoga Allah memperbesar pahalamu, dan menjadikan baik musibahmu, dan mengampuni jenazahmu."
Atau bisa juga ditambah dengan doa berikut sebagaimana terdapat dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim:
Inna lillahi taala ma akhadza wa lahu ma a’tha wa kullu syai-in ‘indahu bi ajalin musamma famurha faltashbir wal tahtasib
Artinya: “Sesungguhnya Allah mahamemiliki atas apa yang Dia ambil dan Dia berikan. Segala sesuatu mempunyai masa-masa yang telah ditetapkan di sisi-Nya. Hendaklah kamu bersabar dan mohon pahala (dari Allah).”(rep)
Tertidur saat Khatib Menyampaikan Khutbah, Apakah Shalat Jumat Tetap Sah?
RADARPEKANBARU.COM - Shalat Jumat merupakan ibadah w.








