• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2792 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2747 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2758 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2736 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2744 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Kala Tokoh Musyrik Terpesona Keindahan Alquran

Redaksi Radarpku

Rabu, 05 April 2023 09:37:40 WIB
Cetak
Kala Tokoh Musyrik Terpesona Keindahan Alquran
RADARPEKANBARU.COM - Alquran adalah mukjizat terbesar dari semua mukjizat yang Allah SWT berikan kepada Nabi Muhammad SAW. Kitabullah itu merupakan petunjuk universal bagi seluruh manusia hingga akhir zaman. Keindahannya tidak hanya menenteramkan hati orang-orang beriman, melainkan juga berdampak pada hati mereka yang memusuhi Islam.

Hal itu terbukti pada kisah berikut ini. Pada zaman Rasulullah SAW berdakwah di Makkah al-Mukarramah, terdapat tokoh-tokoh Quraisy yang terdepan dalam menghalangi syiar Islam. Tiga orang yang terkemua di antaranya adalah Abu Jahal bin Hisyam, Abu Sufyan bin Harb, dan Akhnas bin Syariq.

Ketiganya merupakan pemuka Quraisy yang berupaya keras merintangi dakwah Nabi SAW. Salah satu concern mereka adalah, betapa luar biasa efek Alquran pada para pendengarnya. Mereka mendapati, tidak sedikit warga Makkah yang masuk Islam sesudah mendengarkan Rasulullah SAW membacakan ayat-ayat suci.

Karena penasaran, tiga berkawan itu dengan cara masing-masing beberapa kali menyelinap ke dekat rumah Rasulullah SAW. Di tengah gelapnya malam, mereka berusaha mendengarkan bacaan Alquran dari kediaman al-Musthafa. Ketiganya datang sendiri-sendiri. Jadi, mereka tidak saling tahu bahwa yang lain melakukan hal yang sama.

Untuk mencuri dengan bacaan Alquran Nabi Muhammad SAW, baik Abu Jahal, Abu Sufyan, dan Akhnas mengambil tempat masing-masing. Ada yang di dekat jendela. Ada yang dekat pohon kurma. Ada pula yang menguping dari dekat pintu.

Bahkan, Abu Jahal, Abu Sufyan, dan Akhnas sering kali sengaja tidak tidur sepanjang malam. Hal itu dilakukannya hanya untuk bisa mendengarkan Rasulullah SAW membacakan Alquran. Saat fajar menyingsing, barulah mereka kembali pulang dengan mengendap-endap.

Pada suatu hari, ketiga gembong Quraisy ini berpapasan jalan. Akhirnya, tiap mereka mengetahui kebiasaan masing-masing, yang suka mencuri dengar pembacaan Alquran.

“Sungguh, jangan ulangi lagi perbuatan yang kita lakukan ini! Kalau kita dilihat orang-orang yang tidak waras di Makkah ini (Muslimin), pasti kalian akan dianggap terkesan dengan Muhammad,” ujar Abu Jahal.

Abu Sufyan dan Akhnas mengangguk setuju. Maka pulanglah mereka ke rumah masing-masing dengan pikiran yang berat.

Seperti dinukil dari Sirah Nabawiyah karya Ibnu Hisyam, ternyata mereka masih saja melakukan kebiasaan itu. Keesokan malam harinya, ketiga tokoh kafir Quraisy itu kembali datang, mengendap-endap, ke rumah Nabi SAW. Itu dilakukannya guna mencuri dengar bacaan Alquran.

Dan, di hari berikutnya ketiganya lagi-lagi berpapasan secara tidak sengaja. Salah satu mereka mengatakan hal yang sama seperti sebelumnya. “Jangan kita ulangi lagi mencuri dengar bacaan (Alquran) Muhammad!” Namun, toh mereka mengulangi perbuatan itu di hari-hari kemudian.

Nyatalah bahwa jauh dalam hati, mereka asyik masyuk dengan mendengarkan bacaan Alquran. Abu Jahal, Abu Sufyan, dan Akhnas terpesona dengan keindahan Kitabullah. Akan tetapi, keadaan itu tidak pula membuka mata hati dan batin mereka. Cahaya hidayah Allah tidak atau belum menyinari tiap tokoh itu.

Alquran bukanlah teks sastra—puisi, prosa, dan sebagainya. Keindahan Alquran jauh di atas estetika sastrawi. Kitabullah menyentuh perasaan mereka yang mengerti maupun tidak mengerti bahasa Arab. Tidak ada yang mampu menandingi kehebatan Alquran.

“Katakanlah, ‘Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa (dengan) Alquran ini, mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengannya, sekalipun mereka saling membantu satu sama lain’” (QS al-Isra: 88).

Alquran telah memesona Abu Jahal, sosok yang dijuluki sebagai “Firaun pada zaman Nabi SAW.” Kekejian tokoh ini memang masyhur. Banyak Muslimin yang telah merasakan kekejamannya. Sebut saja, Sumayyah—yang gugur usai disiksa Abu Jahal.

Hingga ajal menjemput, Abu Jahal tetap dalam kekafiran. Kematiannya terjadi di dalam Perang Badar.

Abu Sufyan pun terpesona keindahan Alquran. Sekira dua dekade lamanya, tokoh Quraisy yang terkenal kaya raya dan berpikiran visioner itu selalu mengganggu dakwah Islam. Bahkan, dialah pemuka kafirin dalam Prang Uhud dan Perang Ahzab.

Barulah sesudah peristiwa Pembebasan Makkah (Fath Makkah), Abu Sufyan menerima hidayah Allah sehingga dirinya menjadi Muslim. Sejak saat itu, dirinya termasuk yang terdepan dalam membela agama tauhid. Seorang putranya, Mu’awiyah, di kemudian hari menjadi peletak dasar Dinasti Umayyah.

Adapun Akhnas bin Syariq, yang juga terpesona keindahan Alquran. Ia memang sempat menemui Rasulullah SAW dan mengucapkan dua kalimat syahadat. Namun, begitu jauh dari Nabi SAW dan para sahabat, lelaki ini menunjukkan tabiat munafik.

Pernah suatu ketika, ia melalui kebun dan peternakan milik seorang Muslim. Dengan seenaknya, ia merusak properti milik Muslim tersebut. Turunnya surah al-Baqarah ayat ke-204, al-Qalam ayat 10-16, serta al-Humazah ayat 1-9 dilatari tingkah si munafik tersebut.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Rasulullah Berpesan agar Umat Islam Memperlakukan Wanita dengan Baik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:18:44 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Bersegera dalam Kebaikan

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:17:05 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam kehidupan yang serba cepa.

Dakwatuna

Akhlak Rasulullah Ubah Rasa Benci Jadi Cinta

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:18:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Adi bin Hatim adalah kepala suk.

Dakwatuna

Cara Meraih Surga Menurut Ulama Sufi Syekh Hatim Al-Asham

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:26:40 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Jalan menuju.

Dakwatuna

Semangat Kemandirian yang Dicontohkan Nabi

Senin, 22 Juni 2026 - 11:56:36 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pada suatu hari, Nabi Muhammad .

Dakwatuna

Tertidur saat Khatib Menyampaikan Khutbah, Apakah Shalat Jumat Tetap Sah?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:05:45 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Shalat Jumat merupakan ibadah w.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Musprov FAJI Riau 2026 Tuntas, Erfan Panca Putra Terpilih sebagai Ketua Umum, Panitia Apresiasi Pengabdian Herman Yahya Domo
28 Juni 2026
H Syarif: Potensi Besar Kabupaten Siak Harus Diperjuangkan demi Kesejahteraan Masyarakat
27 Juni 2026
Kirim 112 Peserta, Kafilah Meranti Targetkan Prestasi di MTQ ke-44 Riau
27 Juni 2026
Pemprov Riau Percepat Legalisasi Tambang Rakyat, WPR Kuansing Jadi Prioritas Pengembangan
27 Juni 2026
Ruang Setara Jadi Wadah Kerja dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas di Pekanbaru
27 Juni 2026
Rasulullah Berpesan agar Umat Islam Memperlakukan Wanita dengan Baik
27 Juni 2026
Roy Suryo Konsolidasi Dukungan Massa, Media dan Youtubers Jelang Sidang di PN Jaktim
27 Juni 2026
Korsel Latih 500 Ribu Prajurit Drone untuk Hadapi Ancaman Korut
27 Juni 2026
Disdik Riau Keluarkan Surat Edaran Larangan Sekolah Jual Seragam Siswa
26 Juni 2026
Bersegera dalam Kebaikan
26 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Musprov FAJI Riau 2026 Tuntas, Erfan Panca Putra Terpilih sebagai Ketua Umum, Panitia Apresiasi Pengabdian Herman Yahya Domo
  • 2 H Syarif: Potensi Besar Kabupaten Siak Harus Diperjuangkan demi Kesejahteraan Masyarakat
  • 3 Kirim 112 Peserta, Kafilah Meranti Targetkan Prestasi di MTQ ke-44 Riau
  • 4 Pemprov Riau Percepat Legalisasi Tambang Rakyat, WPR Kuansing Jadi Prioritas Pengembangan
  • 5 Ruang Setara Jadi Wadah Kerja dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas di Pekanbaru
  • 6 Rasulullah Berpesan agar Umat Islam Memperlakukan Wanita dengan Baik
  • 7 Roy Suryo Konsolidasi Dukungan Massa, Media dan Youtubers Jelang Sidang di PN Jaktim

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com