Mengapa Muslim Dianjurkan Berpuasa Sunnah pada Senin dan Kamis?

Kamis, 16 Maret 2023

RADARPEKANBARU.COM - Kamis memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan dengan hari-hari lainnya. Kamis adalah waktu di mana Allah SWT melipatgandakan amal-amal hambaNya. Bahkan di antara tuntunan Rasulullah SAW bagi umatnya pada Kamis adalah mengerjakan puasa sunnah.

Sebagaimana seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yakni Usamah bin Zaid bin Haritsah bin Syurahbil bin Ka'ab bin Abdil 'Uzza bin Yazid bin Umrul Qais.

Dia adalah salah satu sahabat yang paling getol mengerjakan amal-amal kebaikan pada Kamis karena mengetahui begitu berlipat-lipat pahalanya. Usamah yang juga dijuluki Hubbi Rasulillah atau orang yang dicintai Rasulullah bahkan sampai usia lanjut masih kuat melakukan puasa sunnah pada Kamis.

Hal itu membuat orang-orang kagum dan bertanya-tanya mengapa Usamah begitu bersemangat berpuasa sunnah pada Kamis.

Sebab selain karena sunnah Rasulullah SAW juga karena adanya keterangan berlipat-lipat pahala dari amal yang dikerjakan pada Kamis. Sebagimana diriwayatkan dalam sebuah hadits:

“Telah menceritakan kepada kami 'Affan, telah meriwayatkan kepada kami Affan telah menceritakan kepada kami Yahya bin Abu Katsir, telah menceritakan kepadaku 'Amru bin Hakam, dari bekas budak Qudamah bin Madz 'un dari Bekas budak Usamah bin Zaid bahwa dia pernah pergi bersama Usamah ke Lembah Qura mencari harta miliknya.

Usamah selalu puasa Senin dan Kamis, lantas bekas budaknya berkata kepadanya, "Mengapa Anda berpuasa pada Senin dan Kamis, padahal Anda adalah orang yang lemah dan telah lanjut usia?"

Usamah menjawab, "Sesungguhnya Rasulullah ? senantiasa puasa Senin dan Kamis, lalu beliau ditanya mengenai hal itu, maka beliau menjawab, "Sesungguhnya seluruh amalan manusia akan diperlihatkan pada Senin dan Kamis." (HR Ahmad).(rep)