Bea Cukai Bersama Bareskrim Polri Amankan 20 Kg Sabu.
Bea Cukai Bersama Bareskrim Polri Ciduk Kapal Muatan Sabu 20 Kg di Perairan Meranti.
Meranti, -KLM Cahaya Indah
yang diduga membawa sabu 20 Kg, di perairan Selatpanjang, Kapal diamankan oleh tim gabungan Bareskrim Polri dan Bea Cukai Wilayah Riau masih berlabuh di sekitar wilayah Selatpanjang Selasa (27/9/2022) sore.
Selain itu,Dari informasi yang diterima di lapangan, kapal tersebut diamankan saat berada di sekitar perairan Sungai Tohor, Tebingtinggi Timur, Kepulauan Meranti dan saat sore selasa bersandar di belakang pelabuhan Becaukai yang di bawa, di duga pelaku mengunakan kapal beacukai menuju arah perairan selat air hitam sudah berangkat.
Dari Informasi juga di ketahui, Dimana saat dilakukan pengamanan, seorang ABK kapal sempat terjun ke laut.
Belum diketahui secara pasti apakah hal tersebut dilakukan secara sengaja atau tidak
Sehingga tim Search and Rescue (SAR) gabungan di Selatpanjang melakukan upaya perairan terhadap orang yang dimaksud.
Hal tersebut di informasikan oleh Kepala Unit SAR Selatpanjang, Juhandra saat dikonfirmasi Wartawan Selasa (27/9/2022) sore.
Meski demikian ditegaskannya secara subtansi Juhandra mengatakan tidak berwenang untuk menyebutkan siapa yang dicari.
"Laporan memang kita terima dari bea cukai. Yang jelas posisi kita di sini pencarian. Yang jelas informasinya main overboat (jatuh dari kapal)", ungkapnya.
Dirinya mengatakan status yang dicari tersebut merupakan ABK dari kapal KLM Cahaya Indah.
"Pencarian sudah kita lakukan dari semalam hanya saja hingga saat ini belum ditemukan," jelasnya
Dirinya mengatakan upaya pencarian juga melibatkan tim SAR lainnya yang terdiri dari Bea Cukai, Satpol Air dan TNI AL.
Juhandra menambahkan secara prosedural untuk pencarian orang hilang dilakukan selama 7 hari.
Namun dikatakannya hal tersebutentesuaikan dengan kondisi lapangan.
"Itu nanti kita laporkan terus ke pimpinan. Nantinya tergantung hasil tim di lapangan, efektif atau tidak efektifnya nanti tergantung pimpinan," pungkasnya.
Petugas Pos Bea Cukai Selatpanjang Wachid Aryanto saat dikonfirmasi wartawan Selasa (27/9/2022) membenarkan penangkapan tersebut.
Namun, Wachid belum bisa membeberkan secara rinci terkait rincian dari penangkapan tersebut.
"Info awal saja, BB (barang bukti) 20 kg, KLM Cahaya Indah, ABK yang diamankan 11 sudah dalam pengembangan Bareskrim," ungkap Wachid.
Diduga kuat penangkapan tersebut merupakan hasil lanjutan dari penangkapan yang dilakukan sebelumnya.
Sementara itu, pantauan di lapangan kapal yang membawa Barang bukti tampak berlabuh di sekitar perairan Selatpanjang, Selasa (27/9/2022)..
Sementara para ABK yang di duga diamankan berada dalam pengawasan tim gabungan dan di dalam kapal berlabuh di belakang beacukai selasa sore menuju keperairan wilayah kepri kabar informasi di lapangan.
Hingga saat ini Radarpekanbaru, masih menunggu rincian dan kronologis dari penangkapan tersebut.(Bom).
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








