PILIHAN +INDEKS
Diam-diam Suami Nikah Lagi, Istri Lapor Polisi
Ilustrasi
RADARPEKANBARU.COM - SE (35) warga Jalan Hangjebat Gang Thamrin nomor 21 kecamatan Limapuluh, mendatangi Mapolresta Pekanbaru Rabu (22/10) pagi sekitar pukul 09.30 wib. Ia (SE) melaporkan sang suami HN (37) karena diduga telah menikahi wanita lain tanpa sepengetahun SE, yang statusnya masih suami istri yang sah.
Informasi yang dirangkum radarpekanbaru.com, di Kepolisian, peristiwa tersebut berawal saat SE, mendapatkan informasi suaminya (HN), telah menikah dengan wanita lain. Mengetahui HN, telah memiliki istri muda, SE pun mendatangi kontrakan HN di Jalan Hangjebat Gang Thamrin nomor 21 Kecamatan Limapuluh Senin (20/10) sekitar pukul 13.30 wib. Saat tiba dikontrakan HN, SE, terkejut melihat suamianya sedang bersama seseroang perempuan yang diduga istri mudanya.
Bukannya penjelasan hubungan HN dengan wanita tersebut yang didapat, SE, yang masih istri sah HN diusir dari rumah kontrakan yang juga pernah ditempati SE dan HN. Tak hanya diusir, SE dan HN yang pisah ranjang sejak tahun 2013, dimarah- marahi dengan kata-kata yang tidak layak.
Tak terima perlakuan HN, SE pun melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolresta Pekanbaru Rabu (22/10) pagi PUKUL 09.30 WIB. Dalam laporan 1278/X/2014 Riau/Unit II SPKT Polresta Pekanbaru, SE, yang telah dikarunia 3 (Tiga) orang anak ini, terkejut setelah mendengar HN telah menikah dengan wanita lain diam-diam. Mengetahui suaminya nikah dengan wanita lain, SE, yang selama ini tinggal dengan orang tuanya di Lintau Sumatera Barat (Sumbar), tidak menerima dan melaporkan HN ke Polisi, "Setibanya dikontrakan saya lihat ada wanita yang yang diduga istri muda suami saya," ujar SE.
Tapi lanjut SE, HN mengusirnya dari kontrakan sambil mengeluarkan kata-kata 'Tak ada hak kamu datang kerumah ini tanpa menjelaskan kepadanya, "Kami (SE dan HN) belum cerai cuma pisah ranjang sejak 2013," tuturnya.
Kepala Kepolisian Resort Kota Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto Wataran SH SSos MH melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun Sik MIK saat dikonfirmasi radarpekanbaru.com, Kamis (23/10) membenarkan tentang laporan kasus korban, "Korban mengaku suaminya ternyata menikah lagi dengan wanita lain dan kasusnya dalam lidik, " ujar Kasat. (*/ram)
Informasi yang dirangkum radarpekanbaru.com, di Kepolisian, peristiwa tersebut berawal saat SE, mendapatkan informasi suaminya (HN), telah menikah dengan wanita lain. Mengetahui HN, telah memiliki istri muda, SE pun mendatangi kontrakan HN di Jalan Hangjebat Gang Thamrin nomor 21 Kecamatan Limapuluh Senin (20/10) sekitar pukul 13.30 wib. Saat tiba dikontrakan HN, SE, terkejut melihat suamianya sedang bersama seseroang perempuan yang diduga istri mudanya.
Bukannya penjelasan hubungan HN dengan wanita tersebut yang didapat, SE, yang masih istri sah HN diusir dari rumah kontrakan yang juga pernah ditempati SE dan HN. Tak hanya diusir, SE dan HN yang pisah ranjang sejak tahun 2013, dimarah- marahi dengan kata-kata yang tidak layak.
Tak terima perlakuan HN, SE pun melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolresta Pekanbaru Rabu (22/10) pagi PUKUL 09.30 WIB. Dalam laporan 1278/X/2014 Riau/Unit II SPKT Polresta Pekanbaru, SE, yang telah dikarunia 3 (Tiga) orang anak ini, terkejut setelah mendengar HN telah menikah dengan wanita lain diam-diam. Mengetahui suaminya nikah dengan wanita lain, SE, yang selama ini tinggal dengan orang tuanya di Lintau Sumatera Barat (Sumbar), tidak menerima dan melaporkan HN ke Polisi, "Setibanya dikontrakan saya lihat ada wanita yang yang diduga istri muda suami saya," ujar SE.
Tapi lanjut SE, HN mengusirnya dari kontrakan sambil mengeluarkan kata-kata 'Tak ada hak kamu datang kerumah ini tanpa menjelaskan kepadanya, "Kami (SE dan HN) belum cerai cuma pisah ranjang sejak 2013," tuturnya.
Kepala Kepolisian Resort Kota Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto Wataran SH SSos MH melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun Sik MIK saat dikonfirmasi radarpekanbaru.com, Kamis (23/10) membenarkan tentang laporan kasus korban, "Korban mengaku suaminya ternyata menikah lagi dengan wanita lain dan kasusnya dalam lidik, " ujar Kasat. (*/ram)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








