PILIHAN +INDEKS
Kasat Reskrim : 'Saya Ingin Jangan Tukang Las Jadi Tersangka Tapi Semuanya'
RADARPEKANBARU.COM - Penyidik Polresta Pekanbaru menginginkan selain tukang las yang menjadi tersangka, pihaknya juga ingin pihak-pihak terkait dalam hal ini pemilik/pimpinan perusahaan PT abdi Bina Karya Sembada (ABKS) juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ledakan mobil tangki milik PT abdi Bina Karya Sembada (ABKS).
Demikian disampaikan Kepala Kepolisian Resort Kota Pekanbaru Komisari Besar Polisi Robert Haryanto Watratan SH SSos MH melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun Sik kepada radarpekanbaru.com, Rabu (1/10) di Polresta.
"Saya inginnya bukan tukang las saja yang ditetapkan sebagai tersangka tapi semuannya," ujar Hari.
Untuk itu saat ini penyidik masih melakukan penyidikan dengan terus melakukan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi, "Rencananya kita akan melakukan pemanggil saksi-saksi yaitu tukang las," jelas Kasat.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, diduga akibat melakukan pengelasan truk tangki tidak sesuai prosedur, satu unit truk tangki untuk memuat solar milik PT Abdi Bina Karya Sembada (ABKS) meledak, Senin (8/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Akibat ledakan hebat tersebut, supir truk Jarmalis (38) warga dusun Sri Jaya, Tambang, Kampar tewas sedangkan tiga rekannya Riko Ismail (21) warga Tambang, Kabupaten Kampar dan Hibimuddin Daulay (44) warga Jalan Seroja, Kecamatan Tampan serta Donner Daulay (37) mengalami luka ringan dan memar-memar. (*/ram)
Demikian disampaikan Kepala Kepolisian Resort Kota Pekanbaru Komisari Besar Polisi Robert Haryanto Watratan SH SSos MH melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun Sik kepada radarpekanbaru.com, Rabu (1/10) di Polresta.
"Saya inginnya bukan tukang las saja yang ditetapkan sebagai tersangka tapi semuannya," ujar Hari.
Untuk itu saat ini penyidik masih melakukan penyidikan dengan terus melakukan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi, "Rencananya kita akan melakukan pemanggil saksi-saksi yaitu tukang las," jelas Kasat.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, diduga akibat melakukan pengelasan truk tangki tidak sesuai prosedur, satu unit truk tangki untuk memuat solar milik PT Abdi Bina Karya Sembada (ABKS) meledak, Senin (8/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Akibat ledakan hebat tersebut, supir truk Jarmalis (38) warga dusun Sri Jaya, Tambang, Kampar tewas sedangkan tiga rekannya Riko Ismail (21) warga Tambang, Kabupaten Kampar dan Hibimuddin Daulay (44) warga Jalan Seroja, Kecamatan Tampan serta Donner Daulay (37) mengalami luka ringan dan memar-memar. (*/ram)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








