PPDB Online Bermasalah, Disdik Riau Konsultasi ke Kemendikbud-Ristek
RADARPEKANBARU.COM - Penundaan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) Provinsi Riau untuk tingkat SMA/SMK sederajat secara online yang harusnya dimulai tanggal 14 Juni 2021 membuat Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta Dinas Pendidikan (Disdik) berkonsultasi ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) untuk mencari solusi.
"Untuk PPDB sekarang Kepala Dinas Pendidikan (Zul Ikram) diminta pak Gubernur untuk konsultasi ke kementerian (Kemendikbud)," kata Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Masrul Kasmy, Selasa (15/6/2021). Tujuan dari konsultasi itu, kata Masrul Kasmy, tak lain adalah untuk meminta arahan.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, PPDB online harus ditunda karena masalah teknis dan anggaran. Diketahui, pada awalnya Disdik Riau bekerjasama dengan provider Indosat untuk pelaksanaan PPDB online yang pembiayaannya dibebankan melalui dana BOS masing-masing sekolah. Kerjasama itu kemudian terpaksa dibatalkan karena bertentangan dengan Permendikbud yang melarang penggunaan BOS untuk kegiatan PPDB online.
Disdik Riau kemudian mencari cara lain dengan bekerjasama dengan salah satu vendor yang menawarkan pelaksanaan PPDB online secara gratis. Namun setelah dilakukan pengecekan dan uji coba pelaksanaan, kembali ditemukan beberapa masalah yang membuat situs PPDB tidak bisa diakses hingga kini.
"Setelah dikaji oleh tim Disdik Riau jaringannya tidak bagus, sehingga nantinya akan menyulitkan siswa dalam mendaftar PPDB. Item kinerjanya juga tak maksimal, dikhawatirkan mau gratis ternyata di-launching malah bermasalah sistem jaringan, atau yang lainnya seperti fitur masuknya," terang Masrul Kasmy.
Jika pelaksanaan PPBD online dimasukkan ke dalam penganggaran APBD murni, kata Masrul, tidak akan cukup waktu untuk dilelang sebab tanggal 17 Juli 2021 tahun ajaran baru telah dimulai. "Sementara waktunya mepet karena 17 Juli PPDB harus sudah selesai, siswa sudah masuk sekolah. Mudah-mudahan konsultasi kita ada solusi dari Kemendikbud," ujarnya.(hrc)
Pemprov Riau dan Kementerian ATR/BPN Perkuat Sinergi Percepatan Sertifikasi Tanah Ulayat
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi Riau meneri.
Petani Sawit Riau Soroti Laba Agrinas Rp27,9 Miliar, Minta KPK Lakukan Pemeriksaan
RADARPEKANBARU.COM - Laba bersih PT Agrinas Palma Nu.
Pemko Pekanbaru Tragetkan Cek Kesehatan Gratis Seluruh Kampus
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanba.
Kerugian Korupsi CSR PT SPRH Lebih Rp13 Miliar, Polda Riau segera Tetapkan Tersangka
RADARPEKANBARU.COM - Penyidikan dugaan korupsi penya.
Kesbangpol Riau: 12 Kabupaten/Kota Telah Lampaui Target Responden IHaI 2026
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi Riau melalu.
JPU KPK Tuntut Arief Setiawan 5,5 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Abdul Wahid
RADARPEKANBARU.COM - Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pe.








