PILIHAN +INDEKS
Waduh, Siang Bolong Rumah PNS Disatroni Maling
Ilistrasi
RADARPEKANBARU.COM - Pencurian terus terjadi di Kota Pekanbaru. Bahkan dalam aksinya pelaku cukup nekad alias berani seperti kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi di Jalan Sambu nomor 5 Kelurahan Simpang Empat Pekanbaru Kota, Ahad (21/9) siang.
Informasi yang dirangkum wartawan di Kepolisian, peritiwa pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 wib Ahad (21/9) siang.
Rumah milik Said Riza Fantoni (43) ini, disatroni kawanan rampok saat dirinya tidak berada dirumah.
Pelaku berhasil masuk kedalam rumah, dan menggasak sejumlah barang berharga milik Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini.
Dari laporan korban ke Polresta Pekanbaru, kejadian tersebut diketahui anaknya bernama Syarifah Nadya. Ia ditelpon sang anak bahwasanya rumah telah disatroni maling. Mendapat informasi tersebut, korban (Said), langsung pulang kerumah.
"Kata anak saya ada maling yang masuk kerumah. Barang berharga seperti 1 unit Laptop merek Zyrex warna Hitam dan satu unit Handphone merek Smartfrend warna Ungu," ujar korban.
Atas peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp. 1.500.000,-(Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah), "Pelaku masuk kedalam dengan secara paksa," tuturnya.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto W SH SSos MH, melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun Sik M.Ik, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (22/9) membenarkan tentang adanya peristiwa curat yang terjadi di Jalan Sambu, "Korban dalam laporannya , telah terjadi pencurian dan barang-barang berharga miliknya raib digondol. Kasus tersebut kini dalam lidik," ujar Hari.(zul)
Informasi yang dirangkum wartawan di Kepolisian, peritiwa pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 wib Ahad (21/9) siang.
Rumah milik Said Riza Fantoni (43) ini, disatroni kawanan rampok saat dirinya tidak berada dirumah.
Pelaku berhasil masuk kedalam rumah, dan menggasak sejumlah barang berharga milik Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini.
Dari laporan korban ke Polresta Pekanbaru, kejadian tersebut diketahui anaknya bernama Syarifah Nadya. Ia ditelpon sang anak bahwasanya rumah telah disatroni maling. Mendapat informasi tersebut, korban (Said), langsung pulang kerumah.
"Kata anak saya ada maling yang masuk kerumah. Barang berharga seperti 1 unit Laptop merek Zyrex warna Hitam dan satu unit Handphone merek Smartfrend warna Ungu," ujar korban.
Atas peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp. 1.500.000,-(Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah), "Pelaku masuk kedalam dengan secara paksa," tuturnya.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto W SH SSos MH, melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun Sik M.Ik, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (22/9) membenarkan tentang adanya peristiwa curat yang terjadi di Jalan Sambu, "Korban dalam laporannya , telah terjadi pencurian dan barang-barang berharga miliknya raib digondol. Kasus tersebut kini dalam lidik," ujar Hari.(zul)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








