PILIHAN +INDEKS
Polresta Belum Tetapkan Tersangka
Polisi Terus Selidiki Ledakan Tangki Milik PT ABKS
RADARPEKANBARU.COM - Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto W SH SSos MH, melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun Sik, mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 5 (Lima) orang saksi tekait kasus meledaknya mobil tangki milik PT abdi Bina Karya Sembada (ABKS).
Ia juga akan melakukan koordinasi dengan meminta keterangan pihak Pertamina terkait prosedur pengelesan mobil tangki tersebut.
"Kasus ledakan mobil tanki milik PT ABKS masih terus kita dalami. Pasca ledakan kita telah memeriksan sejumlah saksi kalau tidak salah sudah 4 atau 5 orang saksi yang kita mintai keterangannya," ujar Hari.
Mengenai siapa-siapa yang telah diperiksa, Hari, mengatakan tukang las, "Ya, kalau tidak salah dari lima orang yang kita mintai keterangan satu diantaranya si tukang las." ungkapnya.
Lalu bagaimana hasil identifikasi dari Labotrium Forensik (Labfor) Medan yang datang dan membawa sejumlah barang bukti terkait ledakan tersebut, belum keluar hasil, "Untuk hasil tim labfor belum keluar. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa mengetahui penyebab dan siapa yang harus bertanggung jawab dalam kasus tersebut. Kita bisa saja menetapkan si tukang las kalau memang kesalahan dari tukang las nya, atau sebaliknya," tambahnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, diduga akibat melakukan pengelasan truk tangki tidak sesuai prosedur, satu unit truk tangki untuk memuat solar milik PT Abdi Bina Karya Sembada (ABKS) meledak, Senin (8/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Akibat ledakan hebat tersebut, supir truk Jarmalis (38) warga dusun Sri Jaya, Tambang, Kampar tewas sedangkan tiga rekannya Riko Ismail (21) warga Tambang, Kabupaten Kampar dan Hibimuddin Daulay (44) warga Jalan Seroja, Kecamatan Tampan serta Donner Daulay (37) mengalami luka ringan dan memar-memar. (zul)
Ia juga akan melakukan koordinasi dengan meminta keterangan pihak Pertamina terkait prosedur pengelesan mobil tangki tersebut.
"Kasus ledakan mobil tanki milik PT ABKS masih terus kita dalami. Pasca ledakan kita telah memeriksan sejumlah saksi kalau tidak salah sudah 4 atau 5 orang saksi yang kita mintai keterangannya," ujar Hari.
Mengenai siapa-siapa yang telah diperiksa, Hari, mengatakan tukang las, "Ya, kalau tidak salah dari lima orang yang kita mintai keterangan satu diantaranya si tukang las." ungkapnya.
Lalu bagaimana hasil identifikasi dari Labotrium Forensik (Labfor) Medan yang datang dan membawa sejumlah barang bukti terkait ledakan tersebut, belum keluar hasil, "Untuk hasil tim labfor belum keluar. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa mengetahui penyebab dan siapa yang harus bertanggung jawab dalam kasus tersebut. Kita bisa saja menetapkan si tukang las kalau memang kesalahan dari tukang las nya, atau sebaliknya," tambahnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, diduga akibat melakukan pengelasan truk tangki tidak sesuai prosedur, satu unit truk tangki untuk memuat solar milik PT Abdi Bina Karya Sembada (ABKS) meledak, Senin (8/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Akibat ledakan hebat tersebut, supir truk Jarmalis (38) warga dusun Sri Jaya, Tambang, Kampar tewas sedangkan tiga rekannya Riko Ismail (21) warga Tambang, Kabupaten Kampar dan Hibimuddin Daulay (44) warga Jalan Seroja, Kecamatan Tampan serta Donner Daulay (37) mengalami luka ringan dan memar-memar. (zul)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








