Gerindra: Prabowo, Megawati, dan Jokowi adalah Segitiga Emas
RADARPEKANBARU.COM -- Politikus Partai Gerindra Miftah Sabri menuturkan bahwa pertemuan antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto hari ini, menjadi momentum kebangsaan antara dua tokoh nasionalis Indonesia. Menurutnya Prabowo, Megawati, dan Joko Widodo (Jokowi) adalah segitiga emas Indonesia.
"Dari kreasi politik Pak Prabowo dan Bu Mega-lah terlahir seorang Joko Widodo menjadi Gubernur DKI atas endorse dua partai PDIP dan Gerindra, sampai Pak Jokowi sampai pada posisi seperti sekarang ini, second term, dan menjadi presiden untuk dua periode," katanya kepada wartawan, Rabu (24/7).
Ia menambahkan, segitiga emas tersebut telah lebih dulu ada sebelum ada BPN, dan TKN. Menurutnya, pertemuan dua tokoh hari ini juga merupakan sebagai penanda bahwa segitiga emas ini masih ada. "Dengan tujuan menjaga NKRI, UUD 1945, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar Miftah.
Sebelumnya, Wakil Ketua Partai Gerindra Arief Poyuono menyampaikan akan ada pertemuan antara Prabowo dan Megawati hari ini sekitar pukul 12.00 WIB. Miftah pun juga membenarkan pertemuan tersebut. "Pak Prabowo yang akan sowan ke Bu Mega," ungkapnya. (rep)
Be Happy: Era Digital Pajak Indonesia Menuju Masa Depan yang Cemerlang
Oleh Ahmad ZayyadiMahasiswa Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Suska.
RUU Perampasan Aset: Menanti Pedang Keluar dari Sarung
Oleh: Azmi bin RozaliDi tengah kian merosotnya kepercayaan publik terhada.
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan Digital
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan DigitalOl.
Tantangan dan Peluang Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas
Pendidikan merupakan kunci kemajuan bangsa. Kualitas pendidikan yan.
Model pembelajaran diferensiasi dalam konteks kurikulum merdeka menawarkan pendidikan yang lebih adaptif, Inklusif, dan berdaya saing.
KURIKULUM MERDEKA HADIR DENGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI, MENDORONG PENDIDIKAN YANG LEBIH INKL.








.jpg)