PILIHAN +INDEKS
Disinyalir Berikan Pesangon Rp600 Juta + Mobil, Jefri Dipanggil Kejati
RADARPEKANBARU.COM - Bupati Kampar Jefri Noer hadir di Kejati Riau untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan penyalah gunaan pemberian pesangon kepada mantan Dirut BPR Sari madu HM, Syafri yang saat ini berstatus terdakwa korupsi
Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau Mukhzan kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (3/7/14). Dijelaskan Mukhzan, kali ini pihak penyidik Kejati Riau mengkonfirmasi kepada Jefri Noer terkait pemberian pesangon sebesar 600 juta rupiah plus satu unit mobil.
"Ya, yang bersangkutan dipanggil untuk di konfirmasi terkait pemberian uang Rp 600 juta plus satu unit mobil Chevrolet Captiva kepada HM Syafri," terang Mukhzan
Ditambahkan Mukhzan, penyidik saat ini masih mengembangkan perkara dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Jefri Noer selaku Komisaris BPR Sari Madu kepada HM Syafri (mantan Dirut BPR Sari Madu).
"perkara ini masih dalam tahap penyelidikan," tutur Mukhzan.
Sementara itu, Jefri Noer yang datang menggunakan mobil Toyota Alphard BM 1048 FL untuk menjalani pemeriksaan, enggan menjawab pertanyan wartawan terkait pemeriksaan yang baru saja di jalaninya .
Dengan tergesa-gesa, Jefri Noer tidak mengeluarkan sepatah katapun, lalu bergegas memasuki mobil berwarna hitam dan menutup rapat kaca mobil meninggalkan gedung Kejati Riau.(Tim)
Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau Mukhzan kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (3/7/14). Dijelaskan Mukhzan, kali ini pihak penyidik Kejati Riau mengkonfirmasi kepada Jefri Noer terkait pemberian pesangon sebesar 600 juta rupiah plus satu unit mobil.
"Ya, yang bersangkutan dipanggil untuk di konfirmasi terkait pemberian uang Rp 600 juta plus satu unit mobil Chevrolet Captiva kepada HM Syafri," terang Mukhzan
Ditambahkan Mukhzan, penyidik saat ini masih mengembangkan perkara dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Jefri Noer selaku Komisaris BPR Sari Madu kepada HM Syafri (mantan Dirut BPR Sari Madu).
"perkara ini masih dalam tahap penyelidikan," tutur Mukhzan.
Sementara itu, Jefri Noer yang datang menggunakan mobil Toyota Alphard BM 1048 FL untuk menjalani pemeriksaan, enggan menjawab pertanyan wartawan terkait pemeriksaan yang baru saja di jalaninya .
Dengan tergesa-gesa, Jefri Noer tidak mengeluarkan sepatah katapun, lalu bergegas memasuki mobil berwarna hitam dan menutup rapat kaca mobil meninggalkan gedung Kejati Riau.(Tim)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








