PILIHAN +INDEKS
Azharisman Rozie : Pemko Serahkan Kasus PNS Diduga Jual Sabu ke Aparat Hukum
Kepala BKD Kota Pekanbaru Azharisman Rozie
RADARPEKANBARU.COM - Meski mengaku prihatin, namun Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyatakan tidak akan campur tangan terhadap kasus tertangkapnya oknum PNS Pemko Pekanbaru yang diduga menjual shabu, baru-baru ini.
"Kita sudah cek langsung ke SKPD terkait. Memang benar ada salah satu staf UPTD Disdukcapil berinisial Fm yang ditangkap pihak keamanan. Sementara ini kita masih menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian sampai nanti ada putusan hukum tetap baru kita akan ambil kebijakan," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pekanbaru Azharisman Rozie di ruang kerjanya, Selasa (22/4/14).
Meski Fm sudah ditahan pihak Kepolisian, kata Haris, namun statusnya masih tetap sebagai PNS Pemko Pekanbaru karena Pemko masih memegang azas praduga tak bersalah.
"Gajinya sebagai PNS masih tetap dibayarkan. Tapi untuk Tunjangan Pembinaan dan Prestasi Kerja atau TP2K akan dipotong sebab itu berdasarkan kinerja dan tingkat kehadiran," papar Haris.
Sebelumnya, ungkap Haris, Wali Kota Pekanbaru sendiri sudah mewanti-wanti PNS Pemko Pekanbaru agar menjauhi narkoba. Bahkan Pemko sudah menggelar beberapa kali tes urine terhadap PNS di lingkungannya, dan tidak ditemukan adanya pegawai yang terindikasi sebagai pemakai narkoba. (ram)
"Kita sudah cek langsung ke SKPD terkait. Memang benar ada salah satu staf UPTD Disdukcapil berinisial Fm yang ditangkap pihak keamanan. Sementara ini kita masih menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian sampai nanti ada putusan hukum tetap baru kita akan ambil kebijakan," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pekanbaru Azharisman Rozie di ruang kerjanya, Selasa (22/4/14).
Meski Fm sudah ditahan pihak Kepolisian, kata Haris, namun statusnya masih tetap sebagai PNS Pemko Pekanbaru karena Pemko masih memegang azas praduga tak bersalah.
"Gajinya sebagai PNS masih tetap dibayarkan. Tapi untuk Tunjangan Pembinaan dan Prestasi Kerja atau TP2K akan dipotong sebab itu berdasarkan kinerja dan tingkat kehadiran," papar Haris.
Sebelumnya, ungkap Haris, Wali Kota Pekanbaru sendiri sudah mewanti-wanti PNS Pemko Pekanbaru agar menjauhi narkoba. Bahkan Pemko sudah menggelar beberapa kali tes urine terhadap PNS di lingkungannya, dan tidak ditemukan adanya pegawai yang terindikasi sebagai pemakai narkoba. (ram)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








