• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2089 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4434 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4447 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4391 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4510 Kali

  • Home
  • Nasional

Menakar Peluang AHY Mendampingi Jokowi

Redaksi Radarpku

Selasa, 13 Maret 2018 09:12:50 WIB
Cetak
Menakar Peluang AHY Mendampingi Jokowi

RADARPEKANBARU.COM. - Nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mencuat. Kendati dalam rapat pimpinan nasional Partai Demokrat pada akhir pekan lalu tak ada keputusan tentang calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres), nama AHY disebut-sebut pantas menjadi cawapres. Bahkan AHY dinilai layak mendampingi pejawat Presiden Jokowi yang akan maju lagi pada ajang Pilpres 2019.

Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan tanpa ragu mengatakan partainya menawarkan AHY untuk berduet dengan Jokowi. "Saya kira tak ada lagi yang ditutup-tutupi. Tadi itu terbuka kami menawarkan, menyiapkan Mas AHY sebagai pemimpin baru," ucap dia di Sentul, Bogor, Ahad (11/3).

Hinca berharap masyarakat dapat menerima kemunculan AHY. Pun begitu dengan partai politik lain. Ia yakin Jokowi akan mempertimbangkan kemunculan AHY sebagai cawapres yang berpotensi mendampinginya. Pada saat pembukaan Rapimnas Partai Demokrat, Presiden Jokowi hadir dan memberikan sambutan.

Bahkan pada saat akan seremoni pembukaan Rapimnas, Jokowi mengajak AHY untuk berdiri berdampingan. Momen itu lantas dinilai sebagai pertanda sikap Jokowi yang terbuka untuk menerima AHY. Nah, apakah keinginan Partai Demokrat itu bakal terwujud alias tidak bertepuk sebelah tangan? Sejauh ini masih sulit ditebak lantaran, sosok yang berniat untuk mendampingi Jokowi sangat banyak. Parpol yang mendekati Jokowi juga tak hanya Demokrat.

Sebelumnya, dari PDIP sempat mencuat sejumlah nama yang siap disorongkan menjadi cawapres Jokowi, seperti Kepala BIN Budi Gunawan, dan Puan Maharani. Dari PKB ada nama Muhaimin Iskandar, dan PPP mulai menjual Romahurmuziy. Pengamat politik Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia, Said Salahudin mengatakan peluang Partai Demokrat mengusung AHY dalam panggung politik Pilpres 2019 akan lebih besar bila partai ini merapat kepada kubu koalisi propemerintah.

Sementara, Jokowi sendiri, saat ini juga membutuhkan pasangan untuk maju di Pilpres 2019. "Pak Jokowi tidak bisa mencalonkan diri sendiri, tapi harus dari partai-partai lain," ujarnya. Namun, ujar Said, peluang AHY sangat tergantung pada persetujuan dua partai besar yang lebih dulu mengusung Jokowi, yakni PDI Perjuangan dan Partai Golkar. Bila Jokowi bersanding dengan AHY, maka akan ada kecemburuan politik dari partai-partai lainnya yang lebih dulu berkoalisi di kubu pemerintah.

Partai Nasdem dan Partai Hanura, kata dia, mungkin akan cemburu namun tak berlebih karena mengingat porsi suara yang sedikit. "Justru dua partai besar PDI Perjuangan dan Partai Golkar sendiri yang akan cemburu," kata Said. Melihat konstelasi politik seperti itu, Jokowi akan berada pada posisi sulit untuk memutuskan siapa tokoh yang akan mendampinginya. Jokowi harus pandai meredam ego parpol-parpol pendukungnya.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari mengatakan arah politik Partai Demokrat kepada Jokowi dapat berubah jika keputusan yang diambil Jokowi tidak sesuai harapan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurut dia, SBY secara implisit menginginkan agar Jokowi menggandeng anaknya, AHY, di pilpres 2019. "Kemungkinan adalah akomodasi politik yang tidak atau belum sesuai dengan harapan. Perihal ini kalau menurut saya, aspirasinya Pak SBY itu masih sangat tinggi, yaitu ingin supaya Agus digandeng sebagai wakil," kata Qodari. Ia mengatakan, dengan istilah 'bersama kita memajukan Capres dan Cawapres', hal itu memberikan kesan implisit SBY sebagai ketum untuk menggandengkan Agus Harimurti dengan Jokowi.

"Nah, calonnya kan udah jelas. Kita lihat dalam berbagai forum Partai Demokrat sekarang. Putra mahkota Partai Demokrat itu kelihatannya ada di Agus Harimurti Yudhoyono," ujar Qodari. Namun, ia memperkirakan SBY dapat becermin dari pengalamannya pada saat dia mencari cawapres pada pilpres 2009 lalu.

Pada saat itu, tak mudah menggandeng cawapres dari parpol. Sehingga, menurut dia, porsi yang tepat dan terbaik bila Partai Demokrat terus merapat kepada Jokowi adalah penempatan pada jajaran kabinet. "Kalau Agus itu diakomodasi di kabinet, saya kira sudah merupakan porsi yang pas dan tepat bagi pembelajaran sekaligus pentas politik bagi AHY untuk masa depan politik pribadi maupun masa depan politik Partai Demokrat," katanya menjelaskan.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Akhir dan Awal Tahun, Ada BSU Rp300 Ribu Hingga Insentif Pajak

Selasa, 06 Oktober 2026 - 10:22:33 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah menyiapkan sejumlah .

Nasional

Kapolri Suyudi Harus Tegas terhadap Dugaan Pelanggaran Hukum Jokowi

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:20:32 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pergantian Kapolri dari Jendera.

Nasional

Profil Rocky Gerung, Akademisi yang Kini Jadi Wantimpres Prabowo

Sabtu, 03 Oktober 2026 - 09:41:48 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Deretan Pejabat Negara Dilantik Prabowo, Bahlil Rangkap Jadi Menko

Jumat, 02 Oktober 2026 - 10:30:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Prabowo Subianto meres.

Nasional

KPK: Fasilitas Mewah Jimmy Masrin di Lapas Cibinong Rusak Efek Jera Pemidanaan

Kamis, 01 Oktober 2026 - 11:17:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (K.

Nasional

Novel Bamukmin Serukan Nobar Film G30S/PKI dan Gelar Doa Bersama

Rabu, 30 September 2026 - 06:10:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Momentum 30 September 2026 diharapkan menjadi kesempatan ba.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Hingga Oktober, Kasus DBD di Pekanbaru Tercatat 745 Kasus
06 Oktober 2026
KPK Apresiasi Putusan Banding Abdul Wahid: Jangan Sampai Modus Serupa Terulang
06 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Akhir dan Awal Tahun, Ada BSU Rp300 Ribu Hingga Insentif Pajak
06 Oktober 2026
Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?
06 Oktober 2026
Kualitas Udara Kembali Memburuk, Disdik Terapkan Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ
06 Oktober 2026
Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia
06 Oktober 2026
PSPS Pekanbaru Taklukkan Kabau Sirah
05 Oktober 2026
Babak Baru Polda Riau: Irjen Arman Achdiat Bawa Misi Polisi Berempati dan Peduli
05 Oktober 2026
Kualitas Udara Kembali Tidak Sehat, Belajar Tatap Muka Terbatas di Pekanbaru Tetap Berjalan
05 Oktober 2026
Pahala Shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
05 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Hingga Oktober, Kasus DBD di Pekanbaru Tercatat 745 Kasus
  • 2 KPK Apresiasi Putusan Banding Abdul Wahid: Jangan Sampai Modus Serupa Terulang
  • 3 Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Akhir dan Awal Tahun, Ada BSU Rp300 Ribu Hingga Insentif Pajak
  • 4 Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?
  • 5 Kualitas Udara Kembali Memburuk, Disdik Terapkan Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ
  • 6 Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia
  • 7 PSPS Pekanbaru Taklukkan Kabau Sirah

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com