Bawaslu Riau Duga Verifikasi Faktual Desa Kualu Bermasalah
RADARPEKANBARU.COM - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Riau merekomendasikan adanya verifikasi faktual ulang salah satu bakal calon perseorangan Alfiayahri-Aswin Wibowo di Desa Kualu Kabupaten Kampar, karena diduga tidak dilaksanakan oleh Panitia Pemungutan Suara setempat.
"Hasil kajian dan pleno Panitia Pengawas Pemilu Kampar terbukti di Kualu belum diverifikasi faktual. Itu diakui PPS sendiri tidak melakukannya, hasil dari klarifikasi Panwaslu," kata Kata Badan Pengawas Pemilu Provinsi Riau, Eddy Syarifuddin di Pekanbaru, Rabu.
Dia mengatakan hal itu merupakan verifikasi faktual syarat dukungan tambahan untuk penetapan calon 24 Oktober lalu. Dalam tambahan dukungan itu, Eddy menegatakan ada sekitar seribuan namun dalam hasil veririkasi faktualnya nol.
Terkait alasan PPS tidak melakukan verifikasi faktual, dia enggan mengungkapkan alasannya. Namun menurutnya hal ini adalah masalah mentalitas sumber daya manusia Komisi Pemilihan Umum dan oleh karena itu harus dilakukan evaluasi besar-besaran.
"Kalau keterbatasan waktu alasannya, waktu yang ada sudah cukup. KPU harus evaluasi dengan memberi penguatan besar-besaran. Karena ini akan berdampak pada tahapan. Ini sudah kampanye," ujarnya.
Meski begitu, dikatakannya hal itu terlambat dilaporkan ke Panwaslu Kampar karena sudah lewat tiga hari sejak penetapan calon. Secara administrasi, kata dia, pengaduan itu sudah ditolak oleh panwaslu, tapi tetap ditanggapi melalui surat,
"Rekomendasi tetap diberikan ke paslon agar menghitung yang bermasalah saja. Diminta PPS melakukan pengerjaan ulang," jelasnya.
Sebelumnya yang mendaftar untuk Pilkada Kampar ada enam pasang bakal calon. Satu yang tidak memenuhi syarat adalah dari jalur perseorangan yakni Alfiayahri-Aswin Wibowo karena berdasarkan hasil rekapan tidak memenihi jumlah minimal dukungan sekitar 41 ribu lebih.
Sedangkan lima pasangan yang ditetapkan sebagai calon adalah Aziz Zainal dan Catur Sugeng yang diusung Nasional Demokrat, Gerakan Indonesia Raya, Golongan Karya, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Keadilan Sejahtera.
Kedua yakni M Amin dan M Saleh diusung Partai Demkrat dan Hanura serta ketiga Zulher dan Dasril Affandi yang dicalonkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Amanat Nasional. Sementara dua pasang dari jalur perseorangan yakni Jawahir- Bardansyah dan Rahmat Jefary Juniardo-Khairuddi Siregar.
Afiat Ananda Terpilih Aklamasi Pimpin ICF Pekanbaru, Siap Perkuat Pembinaan dan Prestasi Atlet
PEKANBARU– Afiat Ananda resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Indonesia.
Riduan Siagian Ditunjuk Jadi Nahkoda RAMPAS Setia 08 Berdaulat Riau
PEKANBARU – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) RAMPAS Setia 08 Berdaulat resmi menerbi.
PCR dan SPS Riau Sepakati Kerja Sama Pengembangan Kurikulum dan Magang Mahasiswa
PEKANBARU– Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau.
HUT ke-80 SPS, Saidul Tombang: Pers Harus Tetap Menjadi Pilar Demokrasi
PEKANBARU – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau memperingati Hari Ulan.
AMA Riau Dorong Reformasi Sistem Pemilu, Minta Keterwakilan Daerah dan Masyarakat Adat Diperkuat
PEKANBARU – Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau mengusulkan adanya refor.
PWI Riau Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H
PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban .








.jpg)