Mentang-mentang Banyak Duit , Azis Zainal Bakal Borong Partai di Kampar
RADARPEKANBARU.COM - Pengusaha, Bos PT Vira Jaya ,Bakal Calon Bupati Kampar Azis Zaenal tampaknya bakal memborong dukungan, akan membentuk koalisi gendut partai pendukung untuk bertarung pada Pilkada 2017. Ia mengklaim, 36 dari 45 kursi di parlemen bakal mendukungnya.
Klaim itu memang tidak dinyatakan secara gamblang saat memberi sambutan dalam deklarasi dukungan PKS, Sabtu (10/9/2016) lalu. Namun dukungan kursi di DPRD Kampar itu diharapkannya berkoalisi pada Pilkada 2017.
"Saya meyakini, setidaknya 36 kursi berkoalisi mendukung dan memenangkan saya untuk bersama-sama membangun Kampar," kata Azis. Secara mengejutkan, ia menyebut Partai Demokrat bakal mendukungnya.
Azis sebelumnya tidak mendaftar dalam penjaringan Bakal Calon yang digelar DPC Demokrat Kampar.
"Demokrat kemungkinan akan ikut mendukung," kata Azis. Selain itu, Azis juga masih menunggu Surat Keputusan Penetapan dukungan dari Partai Golongan Karya. Belum lama ini, Rapat Pleno DPP Golkar telah menyepakati dukungan kepada Azis dan menduetkannya dengan Balon Wabup Catur Sugeng Susanto.
Azis memaparkan partai yang telah resmi memberi dukungan. Antara lain, PPP, Partai NasDem, Partai Gerindra, PKB, Partai Hanura dan PKS.
Menanggapi dukungan PKS, Ketua DPW PPP Riau ini menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya. Ia tertarik dengan PKS karena memiliki mesin politik yang sistematis dan kader dengan militansi luar biasa.
Azis berharap, berbagai persoalan yang sedang melilit Kampar dapat diatasi bersama partai pendukung. "Saya yakin, kerisauan kita selama ini dapat kita obati bersama," katanya.
Adapun 36 kursi DPRD Kampar yang diklaim bakal mendukung Azis-Catur berasal dari PPP 3 kursi, NasDem 4 kursi, Gerindra 5 kursi, PKB 1 kursi, Hanura 5 kursi, PKS 2 kursi, Golkar 9 kursi dan Demokrat 7 kursi. (radarpku/tribun)
Be Happy: Era Digital Pajak Indonesia Menuju Masa Depan yang Cemerlang
Oleh Ahmad ZayyadiMahasiswa Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Suska.
RUU Perampasan Aset: Menanti Pedang Keluar dari Sarung
Oleh: Azmi bin RozaliDi tengah kian merosotnya kepercayaan publik terhada.
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan Digital
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan DigitalOl.
Tantangan dan Peluang Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas
Pendidikan merupakan kunci kemajuan bangsa. Kualitas pendidikan yan.
Model pembelajaran diferensiasi dalam konteks kurikulum merdeka menawarkan pendidikan yang lebih adaptif, Inklusif, dan berdaya saing.
KURIKULUM MERDEKA HADIR DENGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI, MENDORONG PENDIDIKAN YANG LEBIH INKL.








.jpg)