• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2527 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2464 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2492 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2465 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2472 Kali

  • Home
  • Opini

Oleh Abdullah Mustamin

Menyoal Pembubaran Diskusi Komunitas Arus Batas dan JAKFI (Insiden Jumat Malam tgl 1 April 2016)

Redaksi Radarpku

Senin, 04 April 2016 07:05:03 WIB
Cetak
Menyoal Pembubaran Diskusi Komunitas Arus Batas dan JAKFI (Insiden Jumat Malam tgl 1 April 2016)
Mantan Ketua Cabang HMI Pekanbaru Abdullah Mustamin, saat di Pemondokan Haji Di Wilayah Aziziah Al-junubiyah Mekkah Al-Mukarrah 19 Nopember 2008 lalu.

RADARPEKANBARU.COM-Sebenarnya aku sudah jenuh berbicara sikap paranoid kaum puritan yang terlalu jauh mencampuri urusan privasi orang lain, berlagak seolah sebagai security yang diurus oleh Tuhan untuk menjaga pintu kebenaran. Sudah terlalu banyak tindakan-tindakan yang "kurang adab" dalam menghadapi keragaman dan perbedaan pemikiran.

Peristiwa yang terjadi jum'at malam di Pusgit HMI pada acara diskusi yang diadakan oleh komunitas Batas Arus dan JAKFI Pekanbaru menambah daftar panjang tindakan intoleransi dan sikap reaktif yang sangat amat berlebihan. Betapa tidak diskusi yang merupakan "santapan wajib" bagi calon-calon intelektual diberhentikan paksa dan menyandera pemateri bak seorang penjahat. Kini budaya melayu yang santun seolah dan ramah terhadap tamu yang datang seolah hanya ucapan pemanis bibir saja, akibat ulah para "pengawal kebenaran".

Anehnya lagi diskusi tersebut diklaim sebagai misi penyebaran syi'ah di Pekanbaru, dan kira salah satu sebabnya karena membawa nama Fatimah Az zahrah, siapakah Fatimah Az zahra, apakah mereka lupa kalau Fatimah Az Zahrah adalah putri kesayangan Nabiyyu rahmah al mustafa Muhammad saw, baginda sendirilah yang menyatakan bahwa Fatimah adalah "Sayyidah al-nisa' al-alamin" (Penghulu wanita seluruh alam), apakah sayyidah Fatimah hanya milik orang Syi'ah dan bukan milik sunni ? Di sinilah letak pembodohan umat, ada semacam upaya untuk menjauhkan umat Islam dari mengenal para keluarga Nabi.

Akhir-akhir ini berkembang semacam keyakinan aneh yang menganggap bahwa orang yang menunjukan kecintaan kepada Keluarga Nabi itu diidentikan dengan syi'ah, sehingga setiap nama keluarga Nabi disebut maka muncul semacam kecurigaan berlebihan yang mengantarkan pada tindak kekerasan dan pemaksaan terhadap kelompok lain. Padahal Cinta kepada keluarga Nabi itu diperintahkan.

Diskusi yang gagal dilaksanakan tersebut adalah kegiatan yang menurut saya sangat baik untuk mengantarkan para calon2 intelektual kepemahaman dan wawasan terbuka, dan saya kira ingin mengambil nilai-nilai keteladan yang ada para di Fatimah Az Zahrah seorang wanita mulai yang oleh Nabi disebut sebagai "Ummu Abiha" (Ibu bapaknya) karena setelah Khadijah tiada beliau yang menggantikan peran Khadijah.

Adakah yang salah jika Fatimah ingin dijadikan "role model" oleh para aktivis perempuan ? Adakah sesat jika keteladan fatimah dibicarakan dan dikaji dari perspektif filsafat, bisakah dicap sebagai haram jika yang dikaji adalah nilai-nilai luhur yang berkaitan dengan keluarga Nabi.

Ini hanyalah sedikit pertanyaan dari sekian banyak pertanyaan yang tersimpan di benak ketika ingin mencari jawaban, apa alasan apa yang bisa membenarkan pembubaran paksa diskusi tersebut.

Mungkin karena beralasan bahwa pemateri adalah orang Syiah sehingga dikhawatirkan peserta diskusi terpengaruh dengan syiah. Ini alasan yang sangat konyol dan lahir dari pengaruh gencar promosi kesesatan Syiah terutama para muballigh garis keras. Saya 6 tahun belajar dari seorang Kristen (Guru SD) tapi sampai hari ini saya tetap muslim. Sikap paranoid itu muncul karena kurangnya pergaulan, minim bacaan, dan salah dalam berguru.

Setelah 11 tahun meninggalkan HMI, tempat menimba ilmu dan merupakan kampus ke dua setelah IAIN, banyak perubahan terjadi, geliat intelektualisme seolah kehilangam obor, kini perlahan mulai muncul bibit baru namun disayangkan pucuk pimpinan HMI sendiri yang sudah kehilangan ruh intlektualisme. Jika dulu pemikiran2 saya dianggap menyimpang bahkan dilabeli kafir oleh kawan-kawan, tapi sekarang hebatnya pucuk pimpinan HMI berani memfatwakan haram terhadap terhadap aliran yang diakui dalam deklarasi Amman yang di hadir 500 ulama termasuk dari Indonesia, demikian juga dengan deklarasi Mekkah. (radarpku)


Penulis Abudllah Mustamin adalah Mantan Ketua Cabang HMI Pekanbaru


BERITA LAINNYA +INDEKS
Opini

Be Happy: Era Digital Pajak Indonesia Menuju Masa Depan yang Cemerlang

Senin, 11 Agustus 2025 - 16:43:12 WIB

Oleh Ahmad ZayyadiMahasiswa Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Suska.

Opini

RUU Perampasan Aset: Menanti Pedang Keluar dari Sarung

Ahad, 04 Mei 2025 - 07:31:35 WIB

Oleh: Azmi bin RozaliDi tengah kian merosotnya kepercayaan publik terhada.

Opini

Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan Digital

Rabu, 30 April 2025 - 20:18:01 WIB

Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan DigitalOl.

Opini

Harmonis Kepala Daerah dan Wakil

Sabtu, 15 Maret 2025 - 07:12:10 WIB

Harmonis Kepala Daerah dan WakilOleh: Azmi bin RozaliDalam .

Opini

Tantangan dan Peluang Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas

Senin, 10 Juni 2024 - 22:41:34 WIB

Pendidikan merupakan kunci kemajuan bangsa. Kualitas pendidikan yan.

Opini

Model pembelajaran diferensiasi dalam konteks kurikulum merdeka menawarkan pendidikan yang lebih adaptif, Inklusif, dan berdaya saing.

Senin, 10 Juni 2024 - 19:47:18 WIB

KURIKULUM MERDEKA HADIR DENGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI, MENDORONG PENDIDIKAN YANG LEBIH INKL.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
3 Sekolah Rakyat di Riau Sudah Tampung 225 Murid, Tahun Ini Tambah 1 Sekolah Baru
17 Juni 2026
Luasan Karhutla di Riau Capai 15.220,34 Hektare
17 Juni 2026
31 SMAN di Riau Sudah Kembalikan Mark-up Seragam Sekolah
17 Juni 2026
Mengenal 3 Jenis Hijrah
17 Juni 2026
Program MBG Perlu Dimoratorium dan Jangan Ragu Pemerintah Minta Maaf
17 Juni 2026
Trump Tegur Israel karena Terus Menggempur Lebanon
17 Juni 2026
Targetkan Rp250 Ribu Sehari, Ini Motif Pasutri Eksploitasi Anak di Lampu Merah Pangkalan Kerinci
15 Juni 2026
Tahun Ini, Pemprov Riau Targetkan Penerimaan Sekolah Rakyat Capai 420 Siswa
15 Juni 2026
BGN Bantah Isu Prabowo Terima Keuntungan dari Program MBG
15 Juni 2026
Jangan Bandingkan Hidupmu dengan Orang Lain
15 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 3 Sekolah Rakyat di Riau Sudah Tampung 225 Murid, Tahun Ini Tambah 1 Sekolah Baru
  • 2 Luasan Karhutla di Riau Capai 15.220,34 Hektare
  • 3 31 SMAN di Riau Sudah Kembalikan Mark-up Seragam Sekolah
  • 4 Mengenal 3 Jenis Hijrah
  • 5 Program MBG Perlu Dimoratorium dan Jangan Ragu Pemerintah Minta Maaf
  • 6 Trump Tegur Israel karena Terus Menggempur Lebanon
  • 7 Targetkan Rp250 Ribu Sehari, Ini Motif Pasutri Eksploitasi Anak di Lampu Merah Pangkalan Kerinci

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com