Yorrys: Peserta Munaslub Golkar Berdasarkan Munas Riau
RADARPEKANBARU.COM - Politikus Golkar Yorrys Raweyai menegaskan verifikasi peserta Munaslub harus dibahas bersama dua kepengurusan yakni Munas Bali dan Ancol. Namun Yorrys menyebut peserta Munaslub harus berdasarkan Munas Riau.
"Bagaimnana verifikasi peserta itu yang paling penting karena ada dualisme kepengurusan tetapi keputusan perpanjangan SK dari Menkum HAM adalah kepengurusan Munas Riau. Ini yang akan dibicarakan bagaimana mengakomodir karena semua keluarga," kata Yorrys saat dihubungi Selasa (2/2/2016).
Pembahasan dengan kubu Agung menurut Yorrys akan dilakukan pada Kamis (4/2) pada rapat harian kepengurusan Munas Riau. Selain membahas peserta Munaslub, kubu Aburizal Bakrie sebut Nurdin sudah menyiapkan nama-nama yang jadi panitia pelaksanaan.
"Ada beberapa opsi yang kita wacanakan soal pemilik suara dan akan dibawa dalam rapat harian tanggal 4 lusa," ujarnya.
"Ketua penyelenggara Pak Theo (Theo L Sambuaga), ketua steering committee Nurdin Halid, ketua OC saya. Tapi itu baru wacana, baru nanti dilempar tanggal 4 pertemuan itu," imbuh Yorrys.
Menurut Yorrys, pelaksanaan Munaslub dilakukan atas kesepakatan Agung dan Ical pada 18 Desember 2015. Tim transisi disebut tidak bisa mengintervensi pelaksanaan Munaslub nantinya.
"Tanggal 18 Desember ada kesepakatan ditandatangani berdua yaitu segera rapimnas untuk munaslub yang kemudian rapimnas dilakukan di JCC kemarin. Jadi ini bukan karena tim transisi," tegas Yorrys. (fdn/fdn)
Detikcom
Be Happy: Era Digital Pajak Indonesia Menuju Masa Depan yang Cemerlang
Oleh Ahmad ZayyadiMahasiswa Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Suska.
RUU Perampasan Aset: Menanti Pedang Keluar dari Sarung
Oleh: Azmi bin RozaliDi tengah kian merosotnya kepercayaan publik terhada.
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan Digital
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan DigitalOl.
Tantangan dan Peluang Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas
Pendidikan merupakan kunci kemajuan bangsa. Kualitas pendidikan yan.
Model pembelajaran diferensiasi dalam konteks kurikulum merdeka menawarkan pendidikan yang lebih adaptif, Inklusif, dan berdaya saing.
KURIKULUM MERDEKA HADIR DENGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI, MENDORONG PENDIDIKAN YANG LEBIH INKL.








.jpg)