Akhirnya Maroef Sjamsoeddin Mundur dari Jabatan Direktur Freeport Indonesia
RADARPEKANBARU.COM- Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin mengundurkan diri dari jabatannya terhitung 18 Januari 2016. Pengunduran diri tersebut sudah disampaikan kepada Pimpinan Freeport McMoRan Inc.
"Dengan berakhirnya masa kontrak kerja saya selama setahun sebagai karyawan pada posisi jabatan yang dipercaya sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia dan tawaran perpanjangan dari Pimpinan Freeport McMoRan, saya telah berkirim surat pengajuan pengunduran diri sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia," bunyi keterangan yang disampaikannya.
Keterangan itu tertanggal 18 Januari 2016. Juru bicara Freeport Indonesia Riza Pratama ketika dikonfirmasi membenarkan adanya pengunduran diri itu. "Benar beliau resign terhitung mulai hari ini," ujarnya.
Namun, Riza belum mau membeberkan alasan pengunduran diri Maroef serta pejabat yang akan menggantikan. Dalam keterangan yang diterima wartawan menyatakan pejabat sementara Presiden Direktur PT Freeport Indonesia diemban oleh Robert Schroeder. Saat ini Robert menjabat sebagai Director and Executive Vice President.
Wakil Kepala Badan Intelijen Negara periode 2011-2014 itu menjabat sebagai Presiden Direktur Freeport Indonesia sejak 7 Januari 2015 silam. Kala itu dia menggantikan Rozik B. Soetjipto yang memasuki masa pensiun.
Dibawah kepemimpinan Maroef, Freeport Indonesia mendapat sinyal positif dari pemerintah terkait perpanjangan operasi pasca berakhir kontrak karya di 2021 nanti.(*)
Rangga Prakoso/PCN
BeritaSatu.com
Be Happy: Era Digital Pajak Indonesia Menuju Masa Depan yang Cemerlang
Oleh Ahmad ZayyadiMahasiswa Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Suska.
RUU Perampasan Aset: Menanti Pedang Keluar dari Sarung
Oleh: Azmi bin RozaliDi tengah kian merosotnya kepercayaan publik terhada.
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan Digital
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan DigitalOl.
Tantangan dan Peluang Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas
Pendidikan merupakan kunci kemajuan bangsa. Kualitas pendidikan yan.
Model pembelajaran diferensiasi dalam konteks kurikulum merdeka menawarkan pendidikan yang lebih adaptif, Inklusif, dan berdaya saing.
KURIKULUM MERDEKA HADIR DENGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI, MENDORONG PENDIDIKAN YANG LEBIH INKL.








.jpg)