Kasat Narkoba Polres Bengkalis Diperiksa Propam Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis, Provinsi Riau, serta beberapa orang anggotanya dimintai keterangannya oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Riau, terkait laporan adanya dugaan sogokan alias 86 kasus atas perkara narkoba.
"Masih kita dalami dan lakukan pemeriksaan. Kasat-nya juga sudah kita mintai keterangannya. Status dia (Kasat) masih sebagai saksi, begitu juga dengan beberapa orang anggotanya," Tegas Kabid Propam Polda Riau, AKBP Anggoro Sukartono, kepada wartawan baru-baru ini.
Anggoro menambahkan, pihak Pengamanan Internal (Paminal) Polda Riau juga telah memeriksa keterangan saksi lainnya dari warga sipil, serta mengumpulkan bukti terkait dugaan sogokan ini. Meski prosesnya berjalan cukup alot, Anggoro memastikan kalau pihaknya masih bekerja mendalami dugaan itu.
"Memang tidak bisa terburu-buru, karena masalah internal kepolisian lainnya juga tengah kita kerjakan. Apalagi beberapa waktu lalu Polda Riau fokus pada proses Pilkada dan pengamanan Natal serta Tahun Baru, itu saja kendalanya, kalau yang lain sudah selesai," jawabnya.
Setelah semua keterangan, baik dari jajaran Satnarkoba dan beberapa orang warga sipil terhimpun, lalu ditambah lagi dengan adanya bukti lain, Propam Polda selanjutnya tinggal mempelajari dugaan sogokan tersebut, apakah benar melibatkan penegak hukum atau tidak.
Seperti yang diberitakan waktu lalu, beberapa orang oknum di Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis, Provinsi Riau, dilaporkan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam), lantaran diduga bermain kasus dan diduga menerima uang sogok dari warga sipil, yang diamankan polisi terkait kasus narkoba.
Setelah dilakukan penyelidikan, hasil tes urine warga sipil tersebut ternyata negatif sebagai pengguna narkoba. Bahkan petugas juga tidak menemukan barang bukti narkoba. Meski demikian, polisi sempat melakukan penahanan terhadap keduanya.
Singkat cerita, oknum ini kemudian diduga menerima uang, dengan tujuan supaya warga sipil itu dapat dibebaskan. Ini yang akhirnya berbuntut panjang, hingga Bid Propam Polda Riau mendalami laporan tersebut, bahkan sudah menurunkan penyidik ke Bengkalis. (grc)
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








