• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1926 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4258 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4263 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4214 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4328 Kali

  • Home
  • Nasional

BIN Harus Waspada , Peneliti Asal Belanda Akan Bukukan Tragedi Rengat Berdarah 5 januari 1949

Redaksi Radarpku

Selasa, 05 Januari 2016 20:26:22 WIB
Cetak
BIN Harus Waspada , Peneliti Asal Belanda Akan Bukukan Tragedi Rengat Berdarah 5 januari 1949
Bendera Merah Putih

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Indonesia patut mengawasi sepak terjang warga negara asing yang berasal dari Luar Negeri yang tengah melakukan penelitian sejarah di Indonesia.

"Apalagi peneliti itu berasal dari negara yang pernah menjajah indonesia, Badan Intelegent Negara (BIN) harus tetap mengawasi gerak-gerik WNA yang melakukan aktivitas indonesia, apalagi itu berkaitan dengan pelurusan sejarah bangsa,jangan nanti niat mau melakukan pelurusan justru nanti dibelok-belokan oknum" kata Alamsah,SH dari HMI Badko Riau-Kepri.

Merutut Alamsah walau bagaimanapun pemerintah RI melalui pemkab INHU harus lebih proaktif mengawasi," siapapun yang meneliti harus berlaku objektif ,kekejaman belanda tak perlu di samar-samarkan" tutur Alamsah.

Sebagaimana diketahui Sejarawan muda asal negara Belanda (penjajah indonesia) Anna Lodt mengaku akan melengkapi tulisan dengan melakukan penelitian terkait Tragedi Rengat Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau Bersejarah 5 Januari 1949.
         
Anna Lodt datang bersama Nini Turaiza dan Tuhilwi, putri Bupati Tulus, salah satu korban kekejaman tentara Belanda saat melancarkan Agresi Militer ke-2 di Kota Rengat pada 5 Januari 1949 itu.

Penjabat Bupati INHU mengatakan, tragedi 5 januari 1949 itu saat ini sudah diperingati oleh pemerintah dan masyarakat setiap tahun sebagai hari bersejarah.

Peringatan hari bersejarah itu sudah dikenal luas, kisahnya sangat menarik dan bahkan banyak mengundang perhatian serius dari berbagai daerah serta peneliti untuk lebih mendalami kisah peristiwa yang terjadi 66 tahun lalu itu.
         
"Kehadiran ahli waris Bupati Tulus beserta Anna Lodt disambut dengan baik semua masyarakat," ujar Penjabat Bupati Indragiri Hulu Kasirudin di Rengat, Selasa.(5/1)
         
Naya Johan cucu Bupati Tulus yang ditemui disela-sela kegiatan Yasinan yang digelar di Kediaman Bupati Inhu menyatakan bahwa kehadiran Ana Lodt di Rengat bertujuan untuk melengkapi data yang telah ia miliki dari Belanda terkait dengan tragedi berdarah 5 Januari 1949.
        
Naya Johan mengapresiasi keinginan Anna Lodt untuk berkunjung langsung ke Kota Rengat sehingga dari data yang diperolehnya dapat disusun menjadi salah satu catatan sejarah sekaligus menjadi bukti kekejaman penjajah Belanda pada Agresi Milter ke 2 di Kota Rengat.
        
"Dari dokumen sejarah tersebut, diharapkan juga kedepannya dapat menjadi bahan pembelajaran serta dokumentasi pendukung untuk penelitian berikutnya," ujar Naya Johan cucu Bupati Tulus.
        
Menurutnya, Inhu untuk selalu menghargai  sejarah serta jasa - jasa para pejuang  khususnya dari Kota Rengat, Anna Lodt juga hadir saat pelaksanaan yasinan dan doa bersama mengenang Tragedi Rengat Bersejarah di kediaman Bupati Inhu.(radarpku)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu

Sabtu, 26 September 2026 - 09:55:35 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Prabowo Subianto menyo.

Nasional

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun

Jumat, 25 September 2026 - 10:06:58 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah masih memverifikasi dokumen tagihan sebelum menc.

Nasional

KPU: Permohonan Denny Indrayana Cs Masuk Kategori Pemakzulan

Kamis, 24 September 2026 - 08:54:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

KPK Dalami Aliran Dana Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon Ke Nusron Wahid

Rabu, 23 September 2026 - 08:17:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (K.

Nasional

Prabowo Mesti Perbaiki Tutur Kata sebagai Kepala Negara

Selasa, 22 September 2026 - 10:13:40 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54.394 Personel untuk Atasi Karhutla

Senin, 21 September 2026 - 10:37:55 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon
26 September 2026
Polresta Pekanbaru Ungkap Penipuan Investasi Proyek, Korban Rugi Rp7,1 Miliar
26 September 2026
4 Titik Jalan Lintas Pemandang-Lubuk Bendahara Timur Segera Diperbaiki
26 September 2026
Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
26 September 2026
Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu
26 September 2026
Rakyat Palestina sedang Hadapi Perang Genosida
26 September 2026
Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun
25 September 2026
Salah Satunya Pahala Syahid, Ini 5 Hukum Khusus Terkait Korban Jiwa Tenggelam Menurut Islam
25 September 2026
PNS Pemprov Riau Diduga Gelapkan Uang Pensiunan Guru Rp524 Juta
25 September 2026
34 kilometer Jalan di Kota Pekanbaru Sudah Dioverlay
25 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon
  • 2 Polresta Pekanbaru Ungkap Penipuan Investasi Proyek, Korban Rugi Rp7,1 Miliar
  • 3 4 Titik Jalan Lintas Pemandang-Lubuk Bendahara Timur Segera Diperbaiki
  • 4 Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
  • 5 Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu
  • 6 Rakyat Palestina sedang Hadapi Perang Genosida
  • 7 Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com