• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3061 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3031 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3012 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3012 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3014 Kali

  • Home
  • Hukrim

Alek Kurniawan Minta Penganiayaan Satpol-PP Diproses Hukum

Redaksi Radarpku

Rabu, 02 Desember 2015 12:44:03 WIB
Cetak
Alek Kurniawan Minta Penganiayaan Satpol-PP Diproses Hukum
Kabag Humas Pekanbaru, Alek Kurniawan
RADARPEKANABRU.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyerahkan penyelesaian kasus pengroyokan dan pengrusakan anggota polisi di pos jaga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pekanbaru, Senin dini hari ke proses hukum yang berlaku.
 
"Tidak  perlu reaktif, mari menahan diri. Serahkan semua kepada proses hukum," ungkap Kabag Humas Pekanbaru, Alek Kurniawan, Selasa.
 
Alek juga meminta anggota Satpol- PP tetap bekerja seperti biasa. Termasuk melakukan operasi razia rutin terkait penegakan Peraturan Daerah (Perda) Pekanbaru.
 
"Tetap bekerja seperti biasa,"ujarnya.
 
Diakuinya apa yang terjadi hanya bermula pada salah paham saja. Sehingga tidak perlu dibesar-besarkan. Namun secara hukum semua sudah diserahkan kepada yang berwajib untuk memprosesnya.  
  
Alek juga yakin semua ada aturannya sesuai ketentuan yang berlaku setiap kejadian pasti ada prosedur penyelesaian.
 
"Kita ikuti saja prosesnya," tambah Alek.
 
Kepala Kantor Satpol- PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian menyebutkan personil Polresta Pekanbaru melakukan penyerbuan ke Kantor Satpol Pamong Praja (PP) Kota Pekanbaru, Selasa (1/12/15) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB. Akibatnya, tiga personil Satpol PP luka. Salah seorang luka gores senjata tajam di tangan cukup parah dan kini diopname di RS Awal Bros Pekanbaru.
 
"Ada tiga personil kita yang terluka. Salah seorangnya luka gores cukup parah di telapak tangan dan sekarang diopname di RS Awal Bros,"paparnya.
 
Ketiga personil Satpol PP yang terluka adalah Yuferdi dan Eka Putra yang menderita luka memar di wajah dan badan karena dipukuli. Sementara yang luka gores adalah Nur Yahya.
 
Menurut Zulfahmi, penyerangan tersebut bermula dari operasi penyakit masyarakat rutin yang dilakukan Satpol PP di sejumlah tempat rawan dijadikan tindak asusila pasangan muda-mudi pada Senin (30/11/`15) malam. 
 
"Kami  mengamankan 21 orang. dengan rincian 18 pria dan tiga perempuan. Mereka tidak memiliki indentitas, sehingga dibawa ke kantor untuk didata," tandasnya.
 
Salah seorang dari 21 orang yang diamankan ternyata memiliki keluarga anggota Polresta Pekanbaru. Setelah dihubungi, personil polisi itu datang bersama seorang temannya. Dilakukan diskusi dan kemudian disepakati pembebasan saudara polisi dan masalahnya dianggap selesai.
 
Namun, sekitar pukul 01.00 WIB, mendadak polisi yang tadi datang untuk minta saudaranya dilepas datang lagi bersama puluhan temannya.
 
31 Polisi Telah Diperiksa Terkait Penganiayaan Anggota Satpol-PP
 
Jajaran Kepolisian Resor Kota Pekanbaru hingga Selasa malam memeriksa sebanyak 31 Oknum Sabhara Kepolisian Daerah Riau yang diduga melakukan penganiayaan terhadap tiga anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru.
 
"Pemeriksaan masih terus berlangsung. Ada 31 polisi yang kita periksa dan tiga anggota Satpol PP," jelas Wakil Kepala Polisi Resor Kota Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono kepada Antara di Pekanbaru, Selasa.
 
Dia menjelaskan seluruh anggota yang diperiksa Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru masih sebagai saksi. Sementara itu tiga anggota Satpol PP yang turut diperiksa terdiri dari dua korban dan satu saksi.
 
Sebelumnya diberitakan 30 oknum anggota Sabhara Polda Riau melakukan penganiayaan dan pengrusakan di Markas Satpol PP Pekanbaru pada Selasa dinihari. Akibatnya tiga anggota Satpol PP mengalami luka-luka dengan salah seorang diantanta terpaksa dilarikan ke rumah sakit.
 
Ketiga anggota Satpol PP yang mengalami luka-luka tersebut bernama Nofrialdi Eka Putra, Yulfredi dan Nuryahya.
 
Nofrialdi Eka merupakan anggota Satpol PP yang hingga saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit Awal Bros Pekanbaru.
 
Sementara itu Direktur Sabhara Polda Riau Kombes Pol Tumpal Manik mengaku telah bertemu dengan anggota keluarga Nofrial Eka dan menyampaikan permohonan maaf. Dia berjanji akan menindak tegas anggotanya yang melakukan penganiayaan yang menyebabkan tiga anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru mengalami luka-luka.
 
"Jika terbukti bersalah kita pasti tindak tegas," kata Direktur Sabhara Polda Riau Kombes Pol Tumpal Manik di Pekanbaru.
 
Sementara itu, Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan melalui Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo menegaskan pihaknya menyerahkan proses hukum tersebut ke penyidik Polresta Pekanbaru. Jika terbukti, lanjutnya, maka ancaman pemecatan mungkin saja dilakukan pasca sidang kode etik.
 
Dia mengatakan hal tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan agar tidak kembali terjadi hal yang sama. "Langkah tegas perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi," tegasnya.(*)

 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Hukrim

Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru

Rabu, 22 April 2026 - 23:06:20 WIB

PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.

Hukrim

287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar

Rabu, 08 April 2026 - 16:30:00 WIB

Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.

Hukrim

Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata

Ahad, 01 Februari 2026 - 19:00:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.

Hukrim

Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau

Selasa, 23 Desember 2025 - 06:58:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.

Hukrim

Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum

Sabtu, 05 Juli 2025 - 21:50:31 WIB

KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.

Hukrim

Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus

Kamis, 05 Juni 2025 - 22:11:19 WIB

KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Momen Kapolda Riau Dampingi Putra Ferdy Sambo Usai Dilantik Jadi Perwira Polri
23 Juli 2026
Islam Memandang Pelestarian Alam sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Manusia
23 Juli 2026
PUPR Pekanbaru Gesa Normalisasi Drainase Awal Bross, Genangan Ditargetkan Berkurang
23 Juli 2026
Pekan Ini Ketua RT/RW Terpilih di Pekanbaru Mulai Dilantik
23 Juli 2026
Nanik Mundur, Sudaryono Dikabarkan Dilantik Jadi Kepala BGN Siang Ini
23 Juli 2026
Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Vital Iran
23 Juli 2026
Tekan Angka Kecelakaan Kerja, Disnakertrans Riau Segera Bentuk Dewan K3
22 Juli 2026
Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Bersinergi Tangani Persoalan Banjir di Jalan Sudirman
22 Juli 2026
Pelajaran dari Kekeringan Tujuh Tahun pada Masa Nabi Yusuf dalam Alquran
22 Juli 2026
Prabowo ke Perwira TNI-Polri: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
22 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Momen Kapolda Riau Dampingi Putra Ferdy Sambo Usai Dilantik Jadi Perwira Polri
  • 2 Islam Memandang Pelestarian Alam sebagai Upaya Menyelamatkan Nyawa Manusia
  • 3 PUPR Pekanbaru Gesa Normalisasi Drainase Awal Bross, Genangan Ditargetkan Berkurang
  • 4 Pekan Ini Ketua RT/RW Terpilih di Pekanbaru Mulai Dilantik
  • 5 Nanik Mundur, Sudaryono Dikabarkan Dilantik Jadi Kepala BGN Siang Ini
  • 6 Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Vital Iran
  • 7 Tekan Angka Kecelakaan Kerja, Disnakertrans Riau Segera Bentuk Dewan K3

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com