Kepolisian Resor Kepulauan Meranti Ringkus Bandar Narkoba Buronan BNN
RADARPEKANBARU.COM- Jajaran Kepolisian Resor Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, meringkus seorang bandar narkoba yang merupakan buronan Badan Narkotika Nasional.
"Pelaku merupakan buronan BNN yang terlibat peredaran narkoba jenis sabu seberat 700 kilogram yang diungkap di Medan beberapa waktu lalu," kata Kepala Polres Meranti AKBP Pandra Arsyad dihubungi , Kamis (29/10)
Ia menjelaskan bahwa penangkapan buronan BNN berinisial Ay (40) yang diamankan oleh Opsnal Polsek Merbau pada Rabu lalu (28/10) itu berawal saat petugas mendapat informasi keberadaan tersangka dari masyarakat.
Mendapat laporan tersebut, petugas yang telah mengantongi ciri-ciri tersangka selanjutnya melakukan penyelidikan beberapa hari dan berhasil meringkus Ay saat berada di rumah mertuanya.
Pandra menjelaskan keberadaan Ay di Merbau tepatnya di Selat Akar Kecamatan Tasik Putri Puyu itu untuk melangsungkan pernikahan dengan warga tempatan. "Jadi saat diringkus, tersangka baru saja melangsungkan pernikahan," ujarnya.
Sebelumnya pada 18 Oktober 2015 lalu Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan petugas Bea dan Cukai Dumai berhasil meringkus tiga kurir narkoba dengan barang bukti 268 kilogram sabu di Medan, Sumatera Utara.
Para pelaku ditangkap di area Pergudangan Jade City Square Blok B 88 E Jalan Kl Yos Sudarso km. 11,5 Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, Medan, Sumatera Utara.
Sabu itu disimpan dalam 45 kotak warna coklat yang berisi filter air dengan masing-masing berisi enam tabung. Puluhan kotak tersebut diangkut menggunakan truk bernopol B 9798 UYT. Dari keterangan supir truk, diketahui bahwa barang tersebut dibawa dari gudang Citra Guna Dumai.
Dari pengungkapan kasus ini, tiga orang yang diduga kurir berhasil diamankan yakni Taufik (38), Dicky (28) dan Zimmy (30).
Sementara itu, Pandra menjelaskan bahwa Ay merupakan jaringan dari ketiga Bandit yang diungkap di Medan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa saat ini Ay telah diserahkan ke Polres Dumai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pandra mengatakan diserahkannya Ay ke Dumai karena awal pengungkapan sabu berasal dari salah satu pergudangan di Kota Dumai.(*)
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








