BMKG: Hujan Berpotensi Terjadi Di Riau Namun Tidak Merata
RADARPEKANABRU.COM- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru merilis hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Provinsi Riau pada hari ini atau Senin, tetapi tidak merata.
"Hujan berpeluang hari ini cukup besar, tetapi dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di wilayah Riau bagian Utara terutama pada pagi atau sore hari," papar Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin di Pekanbaru, Senin.
Lebih lanjut ia mengatakan, sedangkan untuk wilayah Riau bagian tengah, Timur dan Barat dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi pada sore atau malam hari.
Kondisi tersebut didukung suhu udara dengan temperatur maksimal berada pada 31-33,5 derajat Celcius, kemudian temperatur minimal 21-25 derajat Celcius dengan kelembaban maksimal 92-98 persen dan kelembaban minimal berada pada 45-60 persen.
Sementara angin secara umum masih terkonsentari begerak dari arah Timur menuju Selatan dengan kecepatan lima sampai 15 knot atau sembilan hingga 29 kilometer per jam.
"Secara umum cuaca di wilayah Riau sepanjang hari ini, berawan dan diselimuti kabut asap kiriman dari Sumatera Selatan (Sumsel) dan Jambi," katanya.
Dari pencitraan satelit Terra dan Aqua hari ini pada pukul 7.00 WIB, ucap Sugarin, setidaknya masih terdapat 154 titik panas atau hotspot di Sumatera, dimana Sumsel masih mendominasi dengan 146 titik dan Jambi 8 titik.
"Ini menyebakan jarak pandang menurun seperti di Rengat cuma 50 meter, Pelalawan 500 meter, Pekanbaru 600 meter dan Dumai 1.000 meter. Untuk Dumai selain karena kabut asap, juga disertai peluang terjadi petir," terang dia.(*)
Be Happy: Era Digital Pajak Indonesia Menuju Masa Depan yang Cemerlang
Oleh Ahmad ZayyadiMahasiswa Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Suska.
RUU Perampasan Aset: Menanti Pedang Keluar dari Sarung
Oleh: Azmi bin RozaliDi tengah kian merosotnya kepercayaan publik terhada.
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan Digital
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan DigitalOl.
Tantangan dan Peluang Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas
Pendidikan merupakan kunci kemajuan bangsa. Kualitas pendidikan yan.
Model pembelajaran diferensiasi dalam konteks kurikulum merdeka menawarkan pendidikan yang lebih adaptif, Inklusif, dan berdaya saing.
KURIKULUM MERDEKA HADIR DENGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI, MENDORONG PENDIDIKAN YANG LEBIH INKL.








.jpg)