Oknum Pejabat Pemprov Riau Inisial WY Ditangkap Lagi Pesta Sabu
RADARPEKANBARU.COM-Seorang oknum pejabat di Pemerintah Provinsi Riau, WY diamankan Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau di sebuah kontrakan di Jalan Tengku Umar, Pekanbaru. Bersama temannya bernama Alay, petinggi di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Riau diduga tengah mengkonsumsi sabu-sabu.
"Begitu dilakukan tes urine oleh petugas, WY dan temannya tadi positif sebagai pengguna sabu-sabu dan pil ekstasi," kata Kabag Umum BNNP Riau Maruli Siregar kepada wartawan, Jumat (2/9/2015).
Maruli menyebutkan, diamankannya WY berawal ketika petugas BNN Riau menggelar razia rutin di jalan tersebut, Kamis (1/9/2015) sekitar pukul 16.00 WIB. Setiap rumah dan kos-kosan dimasuki untuk mencari pelaku penyalahgunaan narkotika.
Sesampainya di Gang Jaya, jalan tersebut, petugas menaruh curiga terhadap satu rumah yang tertutup rapat. Ketika diperiksa lebih teliti, di dalamnya terlihat dua orang laki-laki lagi duduk di kamar.
"Ketika digedor, orang di dalamnya tak mau membuka. Selanjutnya dengan didampingi ketua RT setempat, petugas mendobrak pintu," ungkap Maruli.
Kedua orang dimaksud, WY dan Alay tak berkutik melihat petugas. Karena tak menemukan barang bukti, petugas langsung melakukan tes urine dan hasil positif.
"Memang tak ditemukan barang bukti sabu dan alat hisapnya. Sebab kedua orang ini tak membuka pintu rumah. Seperti diketahui, sabu-sabu itu gampang menghilangkannya. Dimasukkan ke dalam air sudah langsung hilang," ungkap Maruli.
Pengakuan WY, sebut Maruli, sudah memakai narkotika jenis sabu-sabu dan pil esktasi dari tahun 2010. Barang haram tersebut dibelinya dari Alay, kemudian dipakai berdua.
Maruli menegaskan, WY merupakan PNS di Dispenda Riau. Dia mempunyai jabatan strategis di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap di Pekanbaru. Jabatannya adalah Kepala Cabang.
"Dia mengaku pegawai Dispenda dan bertugas di Samsat Selatan Kota Pekanbaru. Dia memegang jabatan di Samsat tersebut," ujar Maruli.
WY dan Alay sudah dibawa ke Kantor BNN Provinsi Riau di Jalan Nangka, Pekanbaru. Keduanya akan menjalani assesment selama beberapa hari untuk kemudian direhabilitasi.
"Terhadap keduanya akan dilakukan rehabilitasi," tegas Maruli.
Dalam razia ini, petugas juga mengamankan 18 orang warga jalan tersebut. Semuanya positif mengkonsumsi sabu-sabu dan pil ektasi berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan petugas.(radarpku)
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .








