• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2596 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4942 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4971 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4910 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 5062 Kali

  • Home
  • Hukrim

KPK Lakukan Rekonstruksi Dugaan Suap APBD Riau di Pekanbaru Tanpa Annas Maamun

Redaksi Radarpku

Selasa, 22 September 2015 15:30:10 WIB
Cetak
KPK Lakukan Rekonstruksi Dugaan Suap APBD Riau di Pekanbaru Tanpa Annas Maamun
Hadir dalam rekonstrukai seperti Rusli Ahmad, Noviwaldy Jusman, Iwa Sirwani Bibra, Mansyur, Riki Hariansyah, A Kirjuhari, Rusli Efendi, Supriati serta Hardi Jamaluddin ( foto riauterkini).

RADARPEKANBARU.COM - Rekonstruksi kasus suap APBD Riau 2015 yang digelar oleh penyidik KPK di Rumah Dinas Gubernur Riau, Jalan Diponegoro Kota Pekanbaru, Senin, tanpa dihadiri oleh Annas Maamun.

Dari pantauan  di lokasi terlihat Ahmad Kirjauhari yang telah ditetapkan KPK sebagai tersangka dugaan suap APBD Riau 2015 sebagai pemeran utama dalam sejumlah adegan rekonstruksi. Turut terlihat sejumlah mantan anggota DPRD Riau serta pejabat yang terlibat dalam rekontruski tersebut, seperti mantan kepala Bagian Protokoler Fuadilazi, mantan anggota DPRD Riau Wan Amir Firdaus, Syahri Abu Bakar, Muhammad Abdi, mantan kepala BPBD Riau Said Saqlul Amri, dan sopir pribadi Wan Amir Firdaus, Suwarno.

Dalam rekonstruksi itu telihat sejumlah adegan yang menyertakan tersangka suap APBD 2015 lainnya, yakni gubernur nonaktif Riau Annas Maamun. Namun, dalam reka ulang ini Annas tidak hadir dan digantikan oleh sopir KPK. Selain Annas Maamun, peran pengganti lainnya juga diterapkan pada mantan anggota DPRD Riau lainnya, yakni Riki Hariansyah.

Dari gelar perkara yang dimulai sejak pukul 14.00 WIB, terlihat adegan berawal dari datangnya mobil yang membawa sejumlah uang dalam kantong plastik hitam. Mobil tersebut disopiri oleh Suwarno yang merupakan sopir Wan Amir. Selanjutnya, Annas Maamun yang digantikan oleh sopir KPK memerintahkan kepada Fuadi untuk mengambil uang yang tersimpan dalam dua plastik bewarna hitam untuk dibawa ke mobil Syahrial Abubakar. Selanjutnya, satu tas backpack diambil oleh sopir mantan Kepala BPBD Riau, Said Saqlul Amri, Syahrial Abubakar.

Dalam sejumlah adegan yang diperankan, Annas Maamun berperan sebagai pemberi instruksi. Sementara itu, Fuadilazi kepada wartawan, setelah rekonstruksi, mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui bahwa plastik itu berisi uang.

"Saya hanya memindahkan tas belanja yang di-hekter, tetapi tidak tahu isinya apa. Itu karena saya disuruh pindahkan saja," ujarnya.

Ia sendiri tidak mengetahui secara jelas uang itu dibawa ke mana. Namun, dari informasi yang dirangkum uang itu selanjutnya dibawa ke kantor gubernur Riau dan gedung DPRD Riau.

Rekonstruksi yang berakhir sekitar pukul 17.45 WIB itu sendiri berakhir pada adegan 12, yakni Riki Hariansyah terlihat memberikan bingkisan plastik hitam kepada Ahmad Kirjauhari.

Kuasa hukum tersangka Ahamd Kirjauhari, Khairul Salim dan Musa, mengatakan, bahwa kliennya mengikuti seluruh rangkaian rekonstruksi secara kooperatif.

"Klien kami mengikuti seluruh rangakaian rekonstruksi itu dengan kooperatif. Ini semua untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam kasus ini," ujarnya.

Rekonstruksi sendiri dijadwalkan akan dilakukan kembali pada Selasa (22/9) di kantor gubernur Riau dan gedung DPRD Riau. Menurut informasi yang didapat, rekonstruksi dilakukan di kedua tempat itu untuk mengetahui siapa saja yang terlibat dalam dugaan suap APBD Riau.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Annas Maamun sebagai tersangka pemberi suap rancangan APBD Perubahan Pemprov Riau tahun 2014. Tidak lama berselang, KPK juga menetapkan Kirjauhari yang diduga disuap oleh Annas menjadi tersangka.

Annas diduga telah memberi atau menjanjikan sesuatu kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dengan maksud berbuat atau tidak berbuat sesuatu terkait dengan pembahasan rancangan APBD Perubahan 2014 dan Rancangan APBD murni 2015.

Sejauh ini, KPK baru menetapkan Kirjauhari selaku anggota DPRD yang menerima uang suap itu.

Kirjauhari dijerat dengan Pasal 12 Huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Pasal-pasal itu mengatur tentang perilaku penerimaan suap.

Sementara itu, Annas dijerat dengan Pasal 5 Ayat (1) Huruf a atau b atau Pasal 13 UU Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20/2001 jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP yang mengatur tentang pemberian suap.

Annas sendiri sebelumnya divonis oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung selama 6 tahun penjara dan denda Rp 250 juta atas kasus suap alih fungsi lahan di Kuantan Singingi seluas 1.188 hektare dan Bagan Sinembah Rokan Hilir 1.214 hektare.(Radarpku)



 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Hukrim

Marwah Pacu Jalur Jadi Sorotan, Kuasa Hukum DT Darwis Akan Laporkan Dugaan Penghinaan Usai Polemik Pamer Tuak

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:10:48 WIB

KUANTAN SINGINGI — Polemik yang bermula dari aksi memamerkan minuman yang dise.

Hukrim

Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru

Rabu, 22 April 2026 - 23:06:20 WIB

PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.

Hukrim

287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar

Rabu, 08 April 2026 - 16:30:00 WIB

Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.

Hukrim

Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata

Ahad, 01 Februari 2026 - 19:00:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.

Hukrim

Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau

Selasa, 23 Desember 2025 - 06:58:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.

Hukrim

Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum

Sabtu, 05 Juli 2025 - 21:50:31 WIB

KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat
04 November 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai
04 November 2026
Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi
04 November 2026
Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan
04 November 2026
Profil 3 Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Ada Eks Kapolri
04 November 2026
Iran Masukkan Angkatan Laut dan Udara Inggris ke Daftar Teroris
04 November 2026
Pekanbaru Tuan Rumah Rakernas IMI 2026, Kehadiran Moreno Soeprapto Bawa Angin Segar Ekonomi
03 November 2026
Pemko Pekanbaru Sudah Tebus 60 Ijazah Tertahan di Sekolah
03 November 2026
Desain Pengganti Tugu Zapin Disiapkan Dinas PUPR Riau, Disesuaikan dengan Ornamen Melayu
03 November 2026
Kehilangan Satu Waktu Sholat Diibaratkan Kehilangan Keluarga dan Harta
03 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat
  • 2 Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai
  • 3 Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi
  • 4 Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan
  • 5 Profil 3 Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Ada Eks Kapolri
  • 6 Iran Masukkan Angkatan Laut dan Udara Inggris ke Daftar Teroris
  • 7 Pekanbaru Tuan Rumah Rakernas IMI 2026, Kehadiran Moreno Soeprapto Bawa Angin Segar Ekonomi

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com