Dor..dor..Rampok Tembak Tauke Karet di Riau, Duit Rp 110 Juta Dibawa Kabur
RADARPEKANBARU.COM- Perampok bersenjata menembak tauke karet di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau. Setelah korban tak berdaya, duit Rp 110 juta digondol rampok.
Peristiwa itu disampaikan Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo kepada wartawan, Rabu (8/7/2015). Guntur menjelaskan, korbannya adalah Sugino (51) tauke karet warga Dusun Sibabat II, Kecamatab Siberida Inhu.
"Korban mengalami luka tembak di bagian pinggangnya. Sedangkan uangnya untuk membayar karet Rp 110 juta digondol rampok tadi siang," kata Guntur.
Keterangan sementara, lanjut Guntur, pelaku perampokan diduga dua orang. Mereka menggunakan sepeda motor. Siang itu, korban membawa duit untuk membayar karet juga dengan sepeda motor tanpa ada didampingi orang lain.
"Ketika melintas di jalan perkebunan karet, tiba-tiba motornya dihentikan perampok. Korban mencoba mempertahankan tasnya yang berisakan uang. Saat itulah perampok menembaknya dan menggondol uangnya. Pelaku langsung kabur," kata Guntur.
Setelah peristiwa penembakan tersebut, akhirnya warga sekitar memberikan pertolongan. Korbanpun dibawa ke rumah sakit Selasi di Rengat, Ibukota Inhu.
"Polres Inhu tengah memintai keterangan sejumlah saksi mata. Semoga saja kasus ini segera terungkap," tutup Guntur.
(cha/imk/detik)
Be Happy: Era Digital Pajak Indonesia Menuju Masa Depan yang Cemerlang
Oleh Ahmad ZayyadiMahasiswa Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Suska.
RUU Perampasan Aset: Menanti Pedang Keluar dari Sarung
Oleh: Azmi bin RozaliDi tengah kian merosotnya kepercayaan publik terhada.
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan Digital
Maraknya Hoaks dan Framing Informasi di Era Keuangan DigitalOl.
Tantangan dan Peluang Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas
Pendidikan merupakan kunci kemajuan bangsa. Kualitas pendidikan yan.
Model pembelajaran diferensiasi dalam konteks kurikulum merdeka menawarkan pendidikan yang lebih adaptif, Inklusif, dan berdaya saing.
KURIKULUM MERDEKA HADIR DENGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI, MENDORONG PENDIDIKAN YANG LEBIH INKL.








.jpg)