• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3730 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3720 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3698 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3779 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3707 Kali

  • Home
  • Riau

Lahan Terbakar di Bengkalis Masuk Kawasan HPT, Penggarap Jadi Tersangka

Redaksi Radarpku

Senin, 31 Agustus 2026 09:14:56 WIB
Cetak
Lahan Terbakar di Bengkalis Masuk Kawasan HPT, Penggarap Jadi Tersangka

RADARPEKANBARU.COM - Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, membuka temuan baru. Polisi menemukan aktivitas perkebunan kelapa sawit di lahan yang berdasarkan hasil telaah koordinat berada dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT).

Dari pengembangan penyelidikan tersebut, polisi menetapkan seorang pria berinisial YS (58) sebagai tersangka atas dugaan menggarap dan melakukan aktivitas perkebunan di kawasan hutan tanpa izin yang sah.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan, memeriksa saksi, mengumpulkan barang bukti hingga melaksanakan gelar perkara.

“Penetapan tersangka ini merupakan hasil pengembangan penyelidikan terhadap peristiwa Karhutla yang terjadi di Kelurahan Pematang Pudu. Dari hasil penyelidikan diketahui terdapat aktivitas perkebunan di lokasi yang berdasarkan hasil telaah koordinat berada dalam kawasan hutan,” ujar Fahrian, Ahad (30/8/2026).

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Selasa, 14 Juli 2026, sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Tegar Kanal Atiam RT 005/RW 017, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau.

Awalnya, petugas menerima informasi mengenai adanya titik api di lokasi. Tim kemudian turun melakukan pengecekan sekaligus penyelidikan.

Dari pemeriksaan sejumlah saksi dan pengecekan lokasi, polisi menemukan aktivitas perkebunan berupa penanaman bibit kelapa sawit.

Penyidik kemudian mengambil titik koordinat lokasi untuk memastikan status kawasan. Hasil telaah menunjukkan lahan tersebut berada di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT).

“Penyidik selanjutnya melakukan pengambilan titik koordinat dan telaah terhadap lokasi. Berdasarkan hasil telaah tersebut, lahan yang menjadi lokasi aktivitas perkebunan diketahui berada dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT),” kata Fahrian.

Lahan yang digarap diperkirakan mencapai sekitar 6 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 1,5 hektare telah dibersihkan untuk kegiatan perkebunan. Di lokasi, polisi menemukan tanaman kelapa sawit yang masih dalam tahap penanaman.

Dalam proses penyidikan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan beberapa barang bukti, yakni satu buah batu asah, satu batang sawit bekas terbakar, satu unit telepon seluler Nokia 105 dan satu unit telepon seluler OPPO A53.

Penyidik kemudian menggelar perkara pada Jumat, 28 Agustus 2026. Hasil gelar perkara tersebut menjadi dasar penetapan YS sebagai tersangka.

“Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang telah dikumpulkan serta hasil gelar perkara. Penyidik masih akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka dan melengkapi administrasi penyidikan,” ujar Fahrian.

YS dijerat dengan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 dan/atau Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.

Penyidik akan memeriksa tersangka, mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), serta meminta keterangan ahli terkait laboratorium forensik dan perkebunan sebelum pemberkasan dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Fahrian mengimbau masyarakat tidak melakukan pembukaan, penguasaan maupun aktivitas perkebunan di kawasan hutan tanpa izin yang sah.

Menurutnya, aktivitas tersebut tidak hanya berpotensi merusak lingkungan, tetapi pembukaan lahan dengan cara membakar juga dapat menimbulkan dampak luas bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Polres Bengkalis akan terus melakukan penegakan hukum terhadap aktivitas yang berpotensi menimbulkan Karhutla maupun kegiatan perkebunan tanpa izin di kawasan hutan,” pungkasnya.(ckc)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Riau

Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka Mulai Senin Ini

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:17:42 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Seiring dengan membaiknya kuali.

Riau

Hotspot Sumatra Capai 1.874 Titik, Riau Mulai Turun

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:10:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Jumlah titik panas atau hotspot.

Riau

Tekan Titik Api, 36 Ton Garam Ditabur di Langit Riau Selama Agustus 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:21:02 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di .

Riau

DPRD Pekanbaru Ingatkan Pembebasan Lahan Flyover Panam Jangan Tumpang-Tindih

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:14:53 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Rencana pembangunan flyover sim.

Riau

Riau Pesisir Makin Nyaring, Alpasirin Ungkap 3 Alasan Dukung Provinsi Baru

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:10:20 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Gaung perjuangan pembentukan Pr.

Riau

Mulai 28 Agustus, Akses Masuk Tol Pekanbaru Dialihkan ke Pintu Tol Bypass

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:57:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pengguna Jalan Tol Pekanbaru–.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka Mulai Senin Ini
31 Agustus 2026
Lahan Terbakar di Bengkalis Masuk Kawasan HPT, Penggarap Jadi Tersangka
31 Agustus 2026
Hotspot Sumatra Capai 1.874 Titik, Riau Mulai Turun
31 Agustus 2026
Agar Hidup Terasa Tenteram
31 Agustus 2026
Ratusan Jenazah Korban Banjir Nepal Mulai Dimakamkan Massal
31 Agustus 2026
Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031 Secara Mufakat
31 Agustus 2026
Tekan Titik Api, 36 Ton Garam Ditabur di Langit Riau Selama Agustus 2026
29 Agustus 2026
DPRD Pekanbaru Ingatkan Pembebasan Lahan Flyover Panam Jangan Tumpang-Tindih
29 Agustus 2026
Riau Pesisir Makin Nyaring, Alpasirin Ungkap 3 Alasan Dukung Provinsi Baru
29 Agustus 2026
Lalaikan Shalat, Rugikan Diri Sendiri
29 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka Mulai Senin Ini
  • 2 Lahan Terbakar di Bengkalis Masuk Kawasan HPT, Penggarap Jadi Tersangka
  • 3 Hotspot Sumatra Capai 1.874 Titik, Riau Mulai Turun
  • 4 Agar Hidup Terasa Tenteram
  • 5 Ratusan Jenazah Korban Banjir Nepal Mulai Dimakamkan Massal
  • 6 Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031 Secara Mufakat
  • 7 Tekan Titik Api, 36 Ton Garam Ditabur di Langit Riau Selama Agustus 2026

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com