• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3428 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3411 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3383 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3438 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3401 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Tiga Perang Besar yang Membentuk Peradaban Islam Setelah Rasulullah Wafat

Redaksi Radarpku

Jumat, 12 Juni 2026 11:06:34 WIB
Cetak
Tiga Perang Besar yang Membentuk Peradaban Islam Setelah Rasulullah Wafat

RADARPEKANBARU.COM - Sejumlah peperangan besar terjadi setelah wafatnya Rasulullah SAW. Namun, menurut para sejarawan Muslim, peperangan tersebut bukan ditujukan untuk menjajah, merampas wilayah, atau menindas penduduk suatu negeri, melainkan untuk menghadapi pemberontakan, kemurtadan, serta ancaman terhadap stabilitas negara Islam yang baru berdiri.

Sejarawan dan ulama menjelaskan bahwa sebagian konflik yang muncul pasca wafat Rasulullah dipicu oleh munculnya nabi-nabi palsu, penolakan terhadap kewajiban zakat, pemberontakan terhadap pemerintahan Islam yang sah, hingga ancaman militer dari kekuatan besar di luar Jazirah Arab.

Perang Riddah

Salah satu peperangan terbesar pada awal masa Khulafaur Rasyidin adalah Perang Riddah yang terjadi pada masa Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq.

Dalam buku Fikih Tamkin: Panduan Meraih Kemenangan dan Kejayaan Islam, Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shalabi menjelaskan bahwa setelah Rasulullah SAW wafat, sejumlah kabilah Arab keluar dari Islam dan terpecah menjadi beberapa kelompok.

Kelompok pertama adalah mereka yang mengikuti nabi-nabi palsu seperti Thulaihah bin Khuwailid Al-Asadi dan Musailamah Al-Kadzdzab. Mereka meninggalkan ajaran Islam, termasuk shalat dan zakat, serta kembali kepada tradisi jahiliyah.

Sementara kelompok kedua masih mengakui kewajiban shalat, tetapi menolak membayar zakat kepada negara Islam. Di antaranya berasal dari Bani Tamim yang dipimpin Malik bin Nuwairah dan sejumlah kabilah lainnya.

Menurut Ash-Shalabi, para sahabat sempat berbeda pendapat mengenai kelompok yang menolak zakat. Namun Abu Bakar tetap berpendapat bahwa mereka harus diperangi demi menjaga keutuhan syariat Islam dan persatuan umat.

A.R. Shohibul Ulum dalam bukunya Kemelut Perang di Zaman Rasulullah menyebut kemenangan kaum Muslim dalam Perang Riddah menjadi titik penting yang menyelamatkan Jazirah Arab dari kembalinya praktik jahiliyah dan perpecahan yang lebih luas.

Perang Yamamah

Perang Yamamah juga terjadi pada masa Abu Bakar Ash-Shiddiq. Konflik ini dipicu oleh perlawanan Musailamah Al-Kadzdzab yang mengaku sebagai nabi dan menentang kekhalifahan Islam.

Perang Yamamah menjadi salah satu pertempuran paling menentukan pada masa Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq. Saat itu, pasukan Muslim yang dipimpin Khalid bin Walid menghadapi pasukan Musailamah Al-Kadzdzab yang jumlahnya jauh lebih besar dan terdiri dari para pengikut fanatik nabi palsu tersebut.

Pada awal pertempuran, pasukan Muslim justru mengalami tekanan berat. Serangan bertubi-tubi dari pasukan Musailamah membuat sebagian barisan Muslim mundur dan formasi pasukan sempat terguncang. Bahkan sejumlah sahabat dan penghafal Alquran gugur dalam pertempuran sengit tersebut.

Melihat kondisi itu, Khalid bin Walid segera melakukan reorganisasi pasukan. Ia memerintahkan agar pasukan dikelompokkan kembali berdasarkan kabilah dan unit-unit tempur yang lebih teratur sehingga koordinasi di medan perang menjadi lebih efektif. Langkah ini berhasil memulihkan semangat tempur pasukan Muslim yang sebelumnya terdesak.

Setelah formasi diperbaiki, Khalid memimpin serangan balasan yang lebih terarah ke pusat pertahanan Musailamah. Pertempuran kemudian berpusat di sebuah kawasan yang dikenal sebagai Hadiqatul Maut atau "Taman Kematian", sebuah kebun berpagar tempat pasukan Musailamah bertahan setelah mundur dari medan terbuka.

Di lokasi inilah pertempuran mencapai puncaknya. Pasukan Muslim berusaha menembus benteng pertahanan yang dijaga ketat oleh pengikut Musailamah. Salah satu tokoh yang berperan penting adalah Al-Bara' bin Malik yang meminta agar dirinya diangkat melewati dinding benteng untuk membuka jalan bagi pasukan Muslim. Setelah gerbang berhasil dibuka, pasukan Khalid menyerbu masuk dan pertempuran berubah menjadi pertempuran jarak dekat yang sangat sengit.

Dalam kekacauan pertempuran itu, Musailamah akhirnya terbunuh. Sejumlah riwayat menyebut Wahsyi bin Harb, orang yang pada masa jahiliyah pernah membunuh Hamzah bin Abdul Muthalib, ikut berperan dalam tewasnya Musailamah dengan tombaknya. Kematian pemimpin mereka membuat semangat pasukan pemberontak runtuh dan perlawanan pun berakhir.

Kemenangan di Yamamah bukan hanya mengakhiri ancaman Musailamah Al-Kadzdzab, tetapi juga menjadi titik balik penting dalam Perang Riddah. Keberhasilan Khalid bin Walid menumpas gerakan nabi palsu tersebut memperkuat posisi Khalifah Abu Bakar dan membantu memulihkan stabilitas Jazirah Arab yang saat itu dilanda gelombang kemurtadan dan pemberontakan pasca wafatnya Rasulullah SAW.

Banyak sejarawan menilai bahwa tanpa kemenangan di Yamamah, negara Islam yang baru berdiri saat itu berpotensi menghadapi perpecahan yang jauh lebih besar. Karena itu, Perang Yamamah sering disebut sebagai salah satu pertempuran yang menentukan kelangsungan persatuan umat Islam pada masa awal Khulafaur Rasyidin. 

Perang Al-Qadisiyyah

Pada masa Khalifah Umar bin Khattab, kaum Muslim menghadapi Kekaisaran Persia dalam Perang Al-Qadisiyyah.

Ensiklopedi Sejarah Islam terbitan Pustaka Al-Kautsar menjelaskan bahwa pertempuran tersebut menjadi salah satu perang paling menentukan dalam sejarah Islam karena membuka jalan runtuhnya dominasi Persia di kawasan tersebut.

Perang itu terjadi di tengah hubungan yang terus memburuk antara Kekaisaran Persia dan negara Islam. Bangsa Persia saat itu dipimpin Kaisar Yazdegerd III.

Para sejarawan menyebut Al-Qadisiyyah sebagai salah satu pertempuran terbesar pada masa Khulafaur Rasyidin karena dampaknya yang luas terhadap peta politik kawasan.

Menurut berbagai sumber sejarah Islam, perang-perang yang terjadi setelah wafat Rasulullah SAW umumnya berkaitan dengan upaya mempertahankan stabilitas negara, menghadapi pemberontakan, serta melindungi umat Islam dari ancaman yang muncul baik dari dalam maupun luar wilayah kekuasaan Islam saat itu.(rep)


 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Bersyukur, Hidup Berkah dan Masuk Surga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:58:54 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Allah SWT memerintahkan manusia.

Dakwatuna

Rasulullah SAW Perlakukan Ahli Maksiat dengan Bijak dan Kasih Sayang, Bagaimana dengan Kita?

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:56:40 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Islam bukanlah agama yang menga.

Dakwatuna

Kala Umar Kejar Sendiri Unta Baitul Mal yang Terlepas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:34:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Apa yang dilakukan seorang pemi.

Dakwatuna

Sifat Tercela yang Dibenci Allah SWT, Sebagian Besar Banyak Dijumpai Saat Ini

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:24:38 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Banyak ayat Alquran dan hadis y.

Dakwatuna

Agar Rumah Menjadi Sumber Kebahagiaan

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 09:52:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Setiap orang pasti mendambakan .

Dakwatuna

Semangat Kemandirian yang Dicontohkan Nabi Muhammad SAW

Jumat, 07 Agustus 2026 - 09:06:38 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pada suatu hari, Nabi Muhammad .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Komitmen Plt Gubri Tingkatkan Infrastruktur, Tahun Ini Ruas Jalan Mahato-Manggala 8,9 Km Dirigid
13 Agustus 2026
DPRD Riau Minta Pengurusan Izin Pertambangan Rakyat Disosialisasikan Di Kuansing
13 Agustus 2026
Soal Tuntutan Beasiswa, Plt Biro Kesra Riau Sebut Sedang Berproses
13 Agustus 2026
Bersyukur, Hidup Berkah dan Masuk Surga
13 Agustus 2026
Arab Saudi Kecam Pengakuan Kolombia terhadap Klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan
13 Agustus 2026
MK Putuskan Penghinaan Presiden Hanya Bisa Dilaporkan Korban Langsung
13 Agustus 2026
Dinas P3AP2KB Catat 2.665 Kasus Kekerasan Anak di Riau Selama 2023–2025
12 Agustus 2026
Ratusan Gram Emas Dari Toko Emas Syafira Disita, Diduga Terkait PETI Kuansing
12 Agustus 2026
Program Magang Nasional 2026 Dimulai, Cek 6 Hak Wajib Peserta
12 Agustus 2026
Sikap Banding Abdul Wahid Menggantung, PN Pekanbaru: Harusnya Mereka Tegas!
12 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Komitmen Plt Gubri Tingkatkan Infrastruktur, Tahun Ini Ruas Jalan Mahato-Manggala 8,9 Km Dirigid
  • 2 DPRD Riau Minta Pengurusan Izin Pertambangan Rakyat Disosialisasikan Di Kuansing
  • 3 Soal Tuntutan Beasiswa, Plt Biro Kesra Riau Sebut Sedang Berproses
  • 4 Bersyukur, Hidup Berkah dan Masuk Surga
  • 5 Arab Saudi Kecam Pengakuan Kolombia terhadap Klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan
  • 6 MK Putuskan Penghinaan Presiden Hanya Bisa Dilaporkan Korban Langsung
  • 7 Dinas P3AP2KB Catat 2.665 Kasus Kekerasan Anak di Riau Selama 2023–2025

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com