PILIHAN +INDEKS
Komisi III DPRD Pekanbaru Minta Serius Terapkan UMK 2015
RADARPEKANBARU.COm - Wakil Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Zulkarnain SE menegaskan perusahaan harus serius melaksanakan UMK 2015. Lantaran hal ini terkait atau sudah diatur dalam undang-undang dan diamanahkan kepada perusahaan untuk melaksanakannya.
"Perusahaan-perusahaan harus kooperatif. Sekarang sudah masuk bulan ketiga pemberlakuan UMK 2015 Rp1.925.000 dan perusahaan wajib mengikuti aturan tersebut, terutama bagi karyawan atau tenaga kerja yang sudah memenuhi ketentuan yang ada," terang Zulkarnain, Jumat (6/3/2015).
Kepada masyarakat atau karyawan diharapkannya melapor kepada DPRD atau langsung ke Disnaker jika digaji perusahaan tak sesuai UMK.
"Karyawan jangan takut, jika sudah memenuhi aturan atau ketentuan, di antaranya sudah bekerja selama satu tahun di perusahaan tertentu dan ternyata masih diupah di bawah UMK lapor ke kita. Kita dari DPRD Kota Pekanbaru siap melindungi, dan kepada Disnaker harus menindak tegas perusahaan yang tak taat itu," tandasnya.(radarpku/hr)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Afiat Ananda Terpilih Aklamasi Pimpin ICF Pekanbaru, Siap Perkuat Pembinaan dan Prestasi Atlet
PEKANBARU– Afiat Ananda resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Indonesia.
Riduan Siagian Ditunjuk Jadi Nahkoda RAMPAS Setia 08 Berdaulat Riau
PEKANBARU – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) RAMPAS Setia 08 Berdaulat resmi menerbi.
PCR dan SPS Riau Sepakati Kerja Sama Pengembangan Kurikulum dan Magang Mahasiswa
PEKANBARU– Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau.
HUT ke-80 SPS, Saidul Tombang: Pers Harus Tetap Menjadi Pilar Demokrasi
PEKANBARU – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau memperingati Hari Ulan.
AMA Riau Dorong Reformasi Sistem Pemilu, Minta Keterwakilan Daerah dan Masyarakat Adat Diperkuat
PEKANBARU – Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau mengusulkan adanya refor.
PWI Riau Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H
PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








.jpg)