• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2813 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2773 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2779 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2761 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2762 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Allah Memuliakan Bulan Dzulqadah

Redaksi Radarpku

Selasa, 28 April 2026 08:58:24 WIB
Cetak
Allah Memuliakan Bulan Dzulqadah

RADARPEKABARU.COM - Di tengah riuhnya siklus ibadah umat Islam, antara euforia Idul Fitri dan gegap gempita Idul Adha, ada satu bulan yang sering luput dari perhatian: Dzulqadah. Ia datang tanpa gegap gempita, tanpa perayaan besar, seolah hanya jeda kosong dalam kalender hijriah. Padahal, justru di situlah letak ujian keimanan: mampukah seorang Muslim tetap menjaga kesadaran spiritual saat suasana tidak lagi ramai oleh dorongan kolektif?

Allah telah menegaskan kemuliaan bulan ini dalam firman-Nya:

“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan... di antaranya ada empat bulan haram. Itulah agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam bulan-bulan itu.” (QS At-Taubah: 36).

Dzulqadah termasuk dalam al-asyhur al-?urum (?????? ?????), yakni bulan-bulan suci yang dimuliakan. Dalam bulan ini, dosa dilipatgandakan beratnya, dan amal kebaikan pun dilipatgandakan nilainya. Perspektif ini mengubah cara kita memandang waktu: ia bukan sekadar berlalu, tetapi memiliki bobot moral.

Imam Qat?dah mengingatkan:

“Sesungguhnya kezaliman di bulan-bulan haram lebih besar dosanya.”

Di sini kita belajar bahwa waktu bisa menjadi “pengganda makna”. Kata yang biasa menjadi dosa kecil bisa berubah menjadi besar. Sebaliknya, amal kecil bisa bernilai besar. Dzulqadah adalah ruang sunyi untuk memperbaiki diri tanpa distraksi.

Secara etimologis, Dzulqadah berasal dari kata ?????? (qa‘ada), yang berarti “duduk” atau “berhenti”. Ini bukan sekadar istilah linguistik, melainkan pesan spiritual: berhentilah sejenak. Duduklah. Evaluasilah diri. Dalam dunia yang terus bergerak cepat, Islam justru menawarkan momen untuk memperlambat diri.

Dalam konteks kekinian, “duduk” berarti melakukan mu??sabah (??????), introspeksi mendalam. Setelah Ramadan berlalu, kita sering terjebak dalam ilusi bahwa kita sudah cukup baik. Padahal, Dzulqadah datang untuk bertanya: apakah bekas Ramadan masih hidup dalam diri kita?

“Berpuasalah di bulan-bulan haram dan berbukalah.”

Ini menunjukkan bahwa Dzulqadah bukan bulan pasif. Ia adalah bulan persiapan aktif menuju Dzulhijjah. Ia seperti pemanasan sebelum puncak ibadah.

Menariknya, seluruh umrah Nabi dilakukan pada bulan Dzulqadah. Ini bukan kebetulan. Ia menegaskan bahwa bulan ini memiliki kualitas spiritual tinggi yang sering diabaikan.

Abu Bakar al-Balkhi memberikan analogi: 

“Rajab adalah bulan menanam, Sya‘ban bulan menyiram, dan Ramadan bulan memanen.”

Jika diteruskan, maka Dzulqadah adalah saat memupuk kembali tanah hati agar siap menyambut panen besar berikutnya di Dzulhijjah. Di sinilah relevansi ibadah qurban mulai terasa. Allah berfirman:

“Daging dan darahnya tidak akan sampai kepada Allah, tetapi ketakwaan kalianlah yang sampai kepada-Nya.” (QS Al-Hajj: 37).

Ayat ini menggugurkan ilusi bahwa ibadah adalah soal simbol. Qurban bukan tentang hewan, tetapi tentang hati. Dzulqadah menjadi waktu untuk membersihkan niat sebelum amal besar dilakukan.

Lebih dalam lagi, qurban adalah simbol penyembelihan ego. Dalam diri manusia ada ?if?t al-bah?miyyah (???? ????????), sifat kebinatangan: rakus, sombong, egois. Jika sifat-sifat ini tidak disembelih, maka qurban hanya menjadi ritual kosong.

Para salafus shalih memahami hal ini dengan sangat serius. Mereka memperbanyak istighfar di bulan ini sebagai bentuk persiapan menuju musim ibadah yang lebih agung.(rep)
 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Empat Tipu Daya Iblis Terhadap Orang Kaya

Rabu, 01 Juli 2026 - 10:24:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Harta merupakan nikmat sekaligu.

Dakwatuna

Apa Kebahagiaan yang Sebenarnya di Dunia? Apakah Cuma Kekayaan dan Keturunan?

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41:30 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Manusia terus mencari kebahagia.

Dakwatuna

Rasulullah Berpesan agar Umat Islam Memperlakukan Wanita dengan Baik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:18:44 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Bersegera dalam Kebaikan

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:17:05 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Dalam kehidupan yang serba cepa.

Dakwatuna

Akhlak Rasulullah Ubah Rasa Benci Jadi Cinta

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:18:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Adi bin Hatim adalah kepala suk.

Dakwatuna

Cara Meraih Surga Menurut Ulama Sufi Syekh Hatim Al-Asham

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:26:40 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Jalan menuju.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Polda Riau Janji Transparan Dalam Mengusut Dugaan Pemukulan Mahasiswa
01 Juli 2026
Sidang Perdana Kasus Malapraktik Eks Finalis Putri Indonesia Riau Digelar 2 Juli
01 Juli 2026
Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekda Datangi Gedung KPK
01 Juli 2026
Empat Tipu Daya Iblis Terhadap Orang Kaya
01 Juli 2026
HUT Bhayangkara Momentum Polri Berbenah dan Lebih Humanis
01 Juli 2026
Turki Kerahkan 2 Pesawat Militer dan Tim SAR ke Venezuela
01 Juli 2026
Pemprov Riau Siapkan UMKM Peternakan Jadi Pemasok Program Makan Bergizi Gratis
30 Juni 2026
KPK Tinggalkan Rumah Dinas Sekda Kuansing, Wabup Dijemput Mobil Jazz Merah
30 Juni 2026
Riau Tahun Ini Program Penghapusan Denda Pajak Ditiadakan
30 Juni 2026
Apa Kebahagiaan yang Sebenarnya di Dunia? Apakah Cuma Kekayaan dan Keturunan?
30 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Polda Riau Janji Transparan Dalam Mengusut Dugaan Pemukulan Mahasiswa
  • 2 Sidang Perdana Kasus Malapraktik Eks Finalis Putri Indonesia Riau Digelar 2 Juli
  • 3 Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekda Datangi Gedung KPK
  • 4 Empat Tipu Daya Iblis Terhadap Orang Kaya
  • 5 HUT Bhayangkara Momentum Polri Berbenah dan Lebih Humanis
  • 6 Turki Kerahkan 2 Pesawat Militer dan Tim SAR ke Venezuela
  • 7 Pemprov Riau Siapkan UMKM Peternakan Jadi Pemasok Program Makan Bergizi Gratis

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com