• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 3814 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 3808 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 3779 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 3866 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 3790 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Allah Memuliakan Bulan Dzulqadah

Redaksi Radarpku

Selasa, 28 April 2026 08:58:24 WIB
Cetak
Allah Memuliakan Bulan Dzulqadah

RADARPEKABARU.COM - Di tengah riuhnya siklus ibadah umat Islam, antara euforia Idul Fitri dan gegap gempita Idul Adha, ada satu bulan yang sering luput dari perhatian: Dzulqadah. Ia datang tanpa gegap gempita, tanpa perayaan besar, seolah hanya jeda kosong dalam kalender hijriah. Padahal, justru di situlah letak ujian keimanan: mampukah seorang Muslim tetap menjaga kesadaran spiritual saat suasana tidak lagi ramai oleh dorongan kolektif?

Allah telah menegaskan kemuliaan bulan ini dalam firman-Nya:

“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan... di antaranya ada empat bulan haram. Itulah agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam bulan-bulan itu.” (QS At-Taubah: 36).

Dzulqadah termasuk dalam al-asyhur al-?urum (?????? ?????), yakni bulan-bulan suci yang dimuliakan. Dalam bulan ini, dosa dilipatgandakan beratnya, dan amal kebaikan pun dilipatgandakan nilainya. Perspektif ini mengubah cara kita memandang waktu: ia bukan sekadar berlalu, tetapi memiliki bobot moral.

Imam Qat?dah mengingatkan:

“Sesungguhnya kezaliman di bulan-bulan haram lebih besar dosanya.”

Di sini kita belajar bahwa waktu bisa menjadi “pengganda makna”. Kata yang biasa menjadi dosa kecil bisa berubah menjadi besar. Sebaliknya, amal kecil bisa bernilai besar. Dzulqadah adalah ruang sunyi untuk memperbaiki diri tanpa distraksi.

Secara etimologis, Dzulqadah berasal dari kata ?????? (qa‘ada), yang berarti “duduk” atau “berhenti”. Ini bukan sekadar istilah linguistik, melainkan pesan spiritual: berhentilah sejenak. Duduklah. Evaluasilah diri. Dalam dunia yang terus bergerak cepat, Islam justru menawarkan momen untuk memperlambat diri.

Dalam konteks kekinian, “duduk” berarti melakukan mu??sabah (??????), introspeksi mendalam. Setelah Ramadan berlalu, kita sering terjebak dalam ilusi bahwa kita sudah cukup baik. Padahal, Dzulqadah datang untuk bertanya: apakah bekas Ramadan masih hidup dalam diri kita?

“Berpuasalah di bulan-bulan haram dan berbukalah.”

Ini menunjukkan bahwa Dzulqadah bukan bulan pasif. Ia adalah bulan persiapan aktif menuju Dzulhijjah. Ia seperti pemanasan sebelum puncak ibadah.

Menariknya, seluruh umrah Nabi dilakukan pada bulan Dzulqadah. Ini bukan kebetulan. Ia menegaskan bahwa bulan ini memiliki kualitas spiritual tinggi yang sering diabaikan.

Abu Bakar al-Balkhi memberikan analogi: 

“Rajab adalah bulan menanam, Sya‘ban bulan menyiram, dan Ramadan bulan memanen.”

Jika diteruskan, maka Dzulqadah adalah saat memupuk kembali tanah hati agar siap menyambut panen besar berikutnya di Dzulhijjah. Di sinilah relevansi ibadah qurban mulai terasa. Allah berfirman:

“Daging dan darahnya tidak akan sampai kepada Allah, tetapi ketakwaan kalianlah yang sampai kepada-Nya.” (QS Al-Hajj: 37).

Ayat ini menggugurkan ilusi bahwa ibadah adalah soal simbol. Qurban bukan tentang hewan, tetapi tentang hati. Dzulqadah menjadi waktu untuk membersihkan niat sebelum amal besar dilakukan.

Lebih dalam lagi, qurban adalah simbol penyembelihan ego. Dalam diri manusia ada ?if?t al-bah?miyyah (???? ????????), sifat kebinatangan: rakus, sombong, egois. Jika sifat-sifat ini tidak disembelih, maka qurban hanya menjadi ritual kosong.

Para salafus shalih memahami hal ini dengan sangat serius. Mereka memperbanyak istighfar di bulan ini sebagai bentuk persiapan menuju musim ibadah yang lebih agung.(rep)
 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Hukum Duduk Memeluk Lutut dalam Islam, Kapan Boleh dan tidak Boleh?

Kamis, 03 September 2026 - 10:02:18 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Duduk dengan posisi memeluk lut.

Dakwatuna

Hati-Hati dengan Angan-Angan, Pintu Maksiat yang Jadi Cita-Cita Batil

Rabu, 02 September 2026 - 09:30:51 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Angan-angan yang terus dipeliha.

Dakwatuna

Berkontribusi untuk Dakwah

Selasa, 01 September 2026 - 09:57:56 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Al-Hayatu jihadun, hidup.

Dakwatuna

Agar Hidup Terasa Tenteram

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:06:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Syekh Ahmad bin Muhammad bin At.

Dakwatuna

Lalaikan Shalat, Rugikan Diri Sendiri

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:43:08 WIB

"Tegakkanlah shalat, sesungguhnya shalat .

Dakwatuna

Anjuran Memakai Tutup Kepala saat Sholat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:32:50 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Syekh Muhammad Shiddiq Al Minsy.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik
03 September 2026
Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi
03 September 2026
Kabut Asap Terasa Lagi di Pekanbaru, Udara Kembali Tidak Sehat
03 September 2026
Sejumlah Nama Mulai Diperbincangkan Menuju Riau 1, Siapa Paling Berpeluang?
03 September 2026
Hukum Duduk Memeluk Lutut dalam Islam, Kapan Boleh dan tidak Boleh?
03 September 2026
Anggaran BPS Rp6,4 Triliun Harus Dibarengi Pembenahan Data Desil
03 September 2026
Spanyol Bantah Siapkan Rencana Hadapi Maroko Usai Eksodus Migran Ceuta
03 September 2026
Proyek Drainase di Jalan Paus Telan Rp4 Miliar
02 September 2026
Hati-Hati dengan Angan-Angan, Pintu Maksiat yang Jadi Cita-Cita Batil
02 September 2026
1.310 Hotspot Terdeteksi di Sumatra, Riau 26 Titik
02 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Dua Pihak Berperkara Sudah Duduk Satu Meja, Netizen Diminta Hentikan Polemik
  • 2 Rute Penerbangan Pekanbaru-Bandung Mulai Beroperasi
  • 3 Kabut Asap Terasa Lagi di Pekanbaru, Udara Kembali Tidak Sehat
  • 4 Sejumlah Nama Mulai Diperbincangkan Menuju Riau 1, Siapa Paling Berpeluang?
  • 5 Hukum Duduk Memeluk Lutut dalam Islam, Kapan Boleh dan tidak Boleh?
  • 6 Anggaran BPS Rp6,4 Triliun Harus Dibarengi Pembenahan Data Desil
  • 7 Spanyol Bantah Siapkan Rencana Hadapi Maroko Usai Eksodus Migran Ceuta

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com