• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2325 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2264 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2296 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2264 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2274 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Santri dan Layar yang Menyala

Redaksi Radarpku

Jumat, 06 Maret 2026 10:01:49 WIB
Cetak
Santri dan Layar yang Menyala

RADARPEKANBARU.COM - Bocah itu asyik menatap layar. Tangannya bergerak lincah. Di depannya, sebuah robot kecil bergerak mengikuti perintah yang ia rancang sendiri.

Ia santri. Ia tinggal di pesantren. Tapi matanya berbinar menatap masa depan.

Di Pondok Pesantren Baitul Arqom Al-Islami, Kabupaten Bandung, sesuatu yang dulu tampak mustahil kini menjadi keseharian. Para santri, yang lazim kita bayangkan sedang menunduk di atas kitab kuning, kini juga menunduk di atas papan sirkuit dan layar kode. Mereka merancang robot. Mereka mempelajari akal imitasi.

Ada robot yang mengalirkan air wudhu secara otomatis. Ada yang melangkah dengan dua kaki. Ada yang siap bertarung di arena sumo, atau mengejar bola dalam kompetisi.

ebuah perpaduan yang, pada mulanya, mungkin terasa janggal. Tapi sejatinya, tidak ada yang janggal di sini.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hadir meninjau. Ia melihat langsung. Dan ia berkata dengan sederhana: santri yang akhlaknya baik, ngajinya baik, akan lebih baik lagi bila menguasai teknologi.

Kalimat itu ringkas. Tapi jejaknya dalam.

Sebab yang dimaksud bukan sekadar keterampilan teknis. Bukan tentang mencetak programmer dari balik bilik pesantren. Melainkan tentang sesuatu yang lebih mendasar: melatih cara berpikir. Merawat kejernihan nalar di tengah dunia yang makin riuh dan kompleks.

Coding, kata Gibran, melatih anak muda berpikir kritis dan komputasional. Dan itu bukan milik kampus teknik semata. Itu milik siapa saja yang mau berpikir dengan sungguh-sungguh.

Ustadz Najib Muhammad Yusuf, pengasuh pesantren, menyuarakannya dengan cara yang lebih kontemplatif. Teknologi, katanya, bisa diintegrasikan dengan nilai-nilai keislaman tanpa menghilangkan ruh pendidikan pesantren.

Kuncinya: jadikan teknologi sebagai alat. Bukan tuan. Bukan tujuan.

Alat untuk memperkuat ilmu. Untuk memperdalam akhlak. Untuk memperluas jangkauan dakwah.

Para santriwati pun sudah membuktikannya, membuat video muhadatsah bahasa Arab dalam animasi tiga dimensi. Ilmu agama bertemu kreativitas digital. Hasilnya bukan perusakan nilai, melainkan perluasan cara nilai itu disampaikan ke dunia.

Di sudut lain Jakarta, pada hari yang hampir bersamaan, sebuah pertemuan berbeda berlangsung dengan kekhidmatan tersendiri.

Badan Narkotika Nasional duduk semeja dengan Dewan Pimpinan Pusat Santri Pasundan. Tidak ada seremoni berlebihan. Hanya keprihatinan yang dibagi bersama, dan tekad yang dipertemukan.

Kepala BNN, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, menyampaikan sesuatu yang menyentuh nurani: generasi muda adalah kelompok paling rentan menjadi sasaran jaringan pengedar narkotika. Ancaman itu nyata. Ia merangsek masuk ke pedesaan, ke lingkungan pendidikan, ke tempat-tempat yang selama ini kita kira aman.

Maka pesantren, dengan tradisi pembinaan moral yang mengakar, dipandang sebagai benteng. Bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan komunitas yang memiliki daya tangkal spiritual dan sosial yang kuat.

Dua peristiwa. Dua lokasi berbeda. Satu benang merah.

Generasi muda sedang dipertaruhkan. Dan pesantren, dengan segala kesederhanaannya, diminta berdiri di garis terdepan. Bukan hanya untuk mendidik. Tapi untuk melindungi. Bukan hanya untuk mewariskan hikmah masa lalu, tapi untuk membekali generasi menghadapi masa depan yang belum pernah ada sebelumnya.

Sang ustadz bilang: teknologi adalah alat untuk dakwah.

Sang jenderal bilang: moral adalah tameng dari kehancuran.

Sang wakil presiden bilang: santri tidak boleh ketinggalan zaman.

Ketiganya, tanpa saling bertatap muka, sedang berbicara tentang hal yang sama, tentang manusia muda yang harus tumbuh utuh. Cerdas sekaligus berakhlak. Melek teknologi sekaligus kuat nurani.

Robot kecil itu masih bergerak di lantai pesantren.

Di sekelilingnya, anak-anak muda bersarung dan berkopiah menatapnya dengan serius.

Mereka tidak sedang meninggalkan pesantren. Mereka sedang membawa pesantren, ke masa depan.

Pertanyaannya bukan lagi: bolehkah santri menguasai teknologi? Pertanyaannya kini: sudahkah kita memberi mereka cukup ruang untuk melakukannya?(rep)

 

 

 


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Tahun Baru Islam Sebentar Lagi, Ini Keutamaan Bulan Muharram

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:44:08 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Umat.

Dakwatuna

Kisah Tragis Pengkhianat Rasulullah, Jasadnya Ditolak Bumi Berkali-kali

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:54:39 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Ketika Rasulullah Diminta Menetapkan Harga Akibat Barang-barang Jadi Mahal

Selasa, 09 Juni 2026 - 10:00:36 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Shalawat, Amalan Ringan yang Mendatangkan Rahmat dan Keberkahan

Senin, 08 Juni 2026 - 09:41:08 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Apakah Muslim yang Bermaksiat Semasa Hidupnya akan Kekal di Neraka?

Sabtu, 06 Juni 2026 - 09:34:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Tolok Ukur Keberuntungan yang Hakiki

Jumat, 05 Juni 2026 - 09:53:58 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Aktivasi Akun SPMB Riau Tembus 68.322, Disdik Ingatkan Jangan Tunda Pendaftaran
11 Juni 2026
Pemprov Riau Kembali Bangun Sekolah Rakyat, Lokasinya di Rohul dan Rohil
11 Juni 2026
Pemko Pekanbaru Fokus Perbaiki Saluran dan Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Banjir
11 Juni 2026
Tahun Baru Islam Sebentar Lagi, Ini Keutamaan Bulan Muharram
11 Juni 2026
Survei Adidaya Institute: Prabowo Capres Terpopuler 2029, KDM dan AHY Nyodok Cawapres
11 Juni 2026
AS Blokir Jaringan Pengadaan Senjata Iran di China dan Hong Kong
11 Juni 2026
Polda Riau Sita 6,94 Kilogram Sabu dan 969 Cartridge Etomidate
10 Juni 2026
Eks Ajudan Sekwan Pekanbaru Divonis 3 Tahun Penjara dalam Kasus Perintangan Penyidikan Korupsi
10 Juni 2026
Harga Pertamax Riau Menjadi yang Termahal di Indonesia
10 Juni 2026
Kisah Tragis Pengkhianat Rasulullah, Jasadnya Ditolak Bumi Berkali-kali
10 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Aktivasi Akun SPMB Riau Tembus 68.322, Disdik Ingatkan Jangan Tunda Pendaftaran
  • 2 Pemprov Riau Kembali Bangun Sekolah Rakyat, Lokasinya di Rohul dan Rohil
  • 3 Pemko Pekanbaru Fokus Perbaiki Saluran dan Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Banjir
  • 4 Tahun Baru Islam Sebentar Lagi, Ini Keutamaan Bulan Muharram
  • 5 Survei Adidaya Institute: Prabowo Capres Terpopuler 2029, KDM dan AHY Nyodok Cawapres
  • 6 AS Blokir Jaringan Pengadaan Senjata Iran di China dan Hong Kong
  • 7 Polda Riau Sita 6,94 Kilogram Sabu dan 969 Cartridge Etomidate

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com