• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2368 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2307 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2341 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2308 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2313 Kali

  • Home
  • Nasional

Konflik di Tubuh PBNU Memuncak, Gus Yahya Tantang Legalitas Surat Syuriyah

Redaksi Radarpku

Senin, 24 November 2025 10:36:04 WIB
Cetak
Konflik di Tubuh PBNU Memuncak, Gus Yahya Tantang Legalitas Surat Syuriyah

RADARPEKANBARU.COM - Tekanan terhadap Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, memasuki fase baru setelah rapat harian Syuriyah PBNU di Jakarta pada Kamis (20/11/2025) mengeluarkan rekomendasi agar ia mengundurkan diri dalam waktu tiga hari. Forum itu juga menyatakan, jika Gus Yahya tidak mundur, Syuriyah PBNU akan memberhentikannya dari jabatan.

Situasi yang cepat memanas ini membuat PBNU menggelar rapat koordinasi bersama PWNU se-Indonesia di Surabaya pada Sabtu malam (22/11) hingga Ahad dini hari (23/11). Namun rapat tersebut justru menimbulkan tanda tanya baru karena tidak dihadiri sejumlah tokoh penting, seperti Sekjen PBNU Syaifullah Yusuf dan Ketua PWNU Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz.

Usai rapat, Gus Yahya menanggapi surat Syuriyah dengan nada tenang namun tegas. Ia mempertanyakan keabsahan dokumen tersebut.

“Kalau dokumen resmi itu tanda tangannya digital, sehingga benar-benar bisa dipertanggungjawabkan. Kan sekarang mudah membuat tanda tangan scan. Maka kita lihat nanti,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa rapat harian Syuriyah tidak memiliki kewenangan mencopot Ketua Umum PBNU, karena mekanisme pemberhentian pengurus telah diatur jelas dalam AD/ART.

“Rapat harian Syuriyah menurut AD/ART tidak berwenang memberhentikan ketua umum,” jelasnya.

Meski demikian, Gus Yahya mengaku yakin organisasi akan menemukan jalan keluar dari polemik ini.

“NU ini organisasi besar dan sudah mengalami segala macam gelombang. Saya optimistis NU bisa mengatasi masalah ini,” katanya.

Gejolak PBNU, Bukan yang Pertama

Aroma konflik internal ini mengingatkan publik pada muktamar Cipasung tahun 1994, ketika pemerintah Orde Baru berupaya menggulingkan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Saat itu, muncul kelompok internal anti-Gus Dur dipimpin Abu Hasan dan bahkan paman Gus Dur, KH Yusuf Hasyim.

Kritik terhadap Gus Dur kala itu dimulai dari isu tata kelola, gaya kepemimpinan, hingga pandangannya yang kerap berseberangan dengan pemerintah. Kampanye “ABG – Asal Bukan Gus Dur” pun digulirkan. Muktamar Cipasung bahkan dijaga ribuan personel militer dan intelijen.

Namun meski mengalami tekanan besar, Gus Dur tetap menang dan memimpin PBNU selama tiga periode hingga reformasi 1998.

Bayang-Bayang Politik Era Jokowi

Dalam satu dekade pemerintahan Joko Widodo, NU mendapat peran politik besar, termasuk dengan dipilihnya Ma’ruf Amin sebagai wakil presiden dan Yaqut Cholil Qoumas—adik kandung Gus Yahya—sebagai Menteri Agama. Di sisi lain, mantan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj pernah menyatakan adanya “cawe-cawe” politik Jokowi dalam Muktamar 2021 untuk mencegahnya terpilih kembali.

“Di Lampung semua itu diatur sehingga saya kalah,” kata Said dalam sebuah siniar. Ia menyebut dirinya tidak sekuat Gus Dur yang tetap menang meski menghadapi intervensi lebih keras.

Gus Yahya kemudian menang dalam Muktamar ke-34 PBNU dengan 337 suara, mengalahkan Said yang memperoleh 210 suara.

Sekjen PBNU Syaifullah Yusuf menilai pernyataan Said Aqil hanya bersifat spekulatif.

“Cawe-cawe itu multitafsir. Semua yang memiliki kekuatan politik bisa cawe-cawe,” ujarnya.

Ia menegaskan pemilihan Ketua Umum PBNU saat itu berlangsung demokratis dan sesuai AD/ART.

Kini, ketika isu pemakzulan kembali bergulir, dinamika PBNU memasuki fase sensitif yang mengingatkan pada sejarah panjang konflik internal organisasi terbesar di Indonesia ini. Publik menunggu bagaimana langkah berikutnya—apakah konflik mereda, atau justru memasuki babak baru yang lebih kompleks. (grc)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Sony Sonjaya Serang Nanik S Deyang: Dia Nggak Bersih-bersih Amat!

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:20:50 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi Bukti Lemahnya Keberpihakan Pemerintah

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:28:51 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Survei Adidaya Institute: Prabowo Capres Terpopuler 2029, KDM dan AHY Nyodok Cawapres

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:21:24 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Survei Adidaya Institute mengel.

Nasional

Defisit Rp 2 T, BPJS Kesehatan Potensi Gagal Bayar pada Juli 2027

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:49:05 WIB

RADARPEKANBARU.COM - BPJS Kesehatan menghadapi risik.

Nasional

Gagal Stabilkan Harga Pangan, Zulhas dan Budi Santoso Layak Dicopot

Selasa, 09 Juni 2026 - 09:53:26 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Harga kebutuhan pokok yang teru.

Nasional

Gempa M 7,7 Guncang Laut Sulawesi, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami

Senin, 08 Juni 2026 - 09:46:38 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Gempa bumi tektonik berkekuatan.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Pemprov Riau Hentikan Dua Aktivitas Tambang MBLB Tanpa Izin di Kampar
13 Juni 2026
Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia
13 Juni 2026
Kejari Pekanbaru Masih Buru Dua Tahanan yang Kabur Saat Akan Jalani Sidang
13 Juni 2026
Polda Riau Ungkap Kasus Begal hingga Curanmor, 15 Kendaraan Hasil Curian Disita
13 Juni 2026
Ketika Umat Nabi Muhammad Menjadi Saksi bagi Umat Nabi Nuh di Hari Kiamat
13 Juni 2026
Sony Sonjaya Serang Nanik S Deyang: Dia Nggak Bersih-bersih Amat!
13 Juni 2026
Sebanyak 3.091 Jemaah Haji Riau Telah Kembali ke Tanah Air
12 Juni 2026
Enam Tahanan Kabur dari Mobil Kejari Pekanbaru, Empat Berhasil Ditangkap
12 Juni 2026
Dugaan Pemerasan Rp200 Juta di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Kanwil Ditjenpas Riau Turunkan Tim
12 Juni 2026
Tiga Perang Besar yang Membentuk Peradaban Islam Setelah Rasulullah Wafat
12 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Pemprov Riau Hentikan Dua Aktivitas Tambang MBLB Tanpa Izin di Kampar
  • 2 Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia
  • 3 Kejari Pekanbaru Masih Buru Dua Tahanan yang Kabur Saat Akan Jalani Sidang
  • 4 Polda Riau Ungkap Kasus Begal hingga Curanmor, 15 Kendaraan Hasil Curian Disita
  • 5 Ketika Umat Nabi Muhammad Menjadi Saksi bagi Umat Nabi Nuh di Hari Kiamat
  • 6 Sony Sonjaya Serang Nanik S Deyang: Dia Nggak Bersih-bersih Amat!
  • 7 Sebanyak 3.091 Jemaah Haji Riau Telah Kembali ke Tanah Air

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com