• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 1935 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4266 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4273 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4224 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4341 Kali

  • Home
  • Nasional

LSI: Publik Ogah Mega Jadi Ketua Umum PDIP Lagi

Redaksi Radarpku

Selasa, 27 Januari 2015 01:28:57 WIB
Cetak
LSI: Publik Ogah Mega Jadi Ketua Umum PDIP Lagi
Megawati Soekarnoputri, Jokowi dan Puan Maharani berfoto dengan partai pendukung usai pembukaan Rakernas PDIP ke-IV di Semarang, Jateng, 19 September 2014. Selain partai pendukung Jokowi-JK, pembukaan Rakernas PDIP juga dihadiri 2 partai Koalis
JAKARTA,RADARPEKANBARU.COM - Direktur Riset Lembaga Survei Indonesia (LSI) Hendro Prasetyo menyarankan Megawati Soekarnoputri lebih baik tidak maju lagi sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dalam kongres yang akan digelar April mendatang.

Sigi LSI terbaru yang melibatkan 1.220 responden itu menunjukkan 51 persen responden menghendaki Mega, 68 tahun, tak usah menjabat ketua umum lagi untuk lima tahun ke depan. "Publik merasa partai politik sebaiknya dipimpin oleh tokoh muda," kata Hendro saat merilis hasil survei di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Ahad, 25 Januari 2015.

Megawati menjadi Ketua Umum PDI sejak 1993. Saat PDI berubah menjadi PDI Perjuangan pada 1999, Mega menjadi ketua umum hingga saat ini. Setidaknya, sudah 22 tahun Mega memimpin partai kaum Marhaen itu. Peserta Rapat Kerja Nasional PDIP September tahun lalu secara aklamasi merekomendasikan Mega memimpin partai lagi periode 2015-2020. Padahal survei LSI menunjukkan 60 persen responden menginginkan generasi muda memimpin partai.

Survei yang digelar pada awal Januari dengan metode wawancara tatap muka itu juga menunjukkan kader PDIP yang kini presiden, Joko Widodo, 53 tahun, lebih tepat pemimpin partai banteng lima tahun ke depan ketimbang Mega.

Jokowi didukung responden 36,8 persen, Mega hanya 23,9 persen. Survei regenerasi partai politik yang digelar Cyrus Network awal Desember tahun lalu juga menunjukkan Jokowi dianggap lebih mampu memimpin PDIP ketimbang Mega. Perbandingannya, Jokowi didukung 26,1 persen responden, Mega hanya 16,7 persen.

Menurut Hendro, publik merasa tokoh muda lebih bisa menyesuaikan diri dengan tuntutan dan perkembangan zaman. "Tokoh muda yang diinginkan itu berusia 41-50 tahun," katanya.

Ketua PDIP Maruarar Sirait menyatakan persepsi publik itu tak akan mempengaruhi sikap kader partai yang tetap membutuhkan sosok matang untuk memimpin. "Kami yakin Ibu Mega lebih memahami apa dan bagaimana keadaan partai ini ke depan," ujarnya saat dihubungi.

Menurut Maruarar, Mega adalah pendiri partai yang masih patut memimpin. Apalagi di tengah banyaknya perpecahan partai politik yang terjadi saat ini. PDIP sebisa mungkin menghindari hal itu dengan tetap menyerahkan tampuk kekuasaan pada sosok yang dihormati dan disegani.

Ia menegaskan Megawati bakal tetap maju dalam kongres mendatang. "Tanpa pemimpin utama, kaderisasi tokoh muda tak akan berjalan. Jadi, Ibu Mega masih kami butuhkan di tubuh partai," kata Ketua DPP Bidang Pemuda dan Olahraga ini. "Saran-saran dari publik yang menginginkan agar Jokowi naik sebagai ketua umum tentu akan dipertimbangkan."

Politikus PDIP, Ganjar Pranowo, mengatakan publik bersikap permisif ketika menginginkan Jokowi sebagai calon ketua umum partai. "Padahal sebelumnya publik menyarankan tak ada rangkap jabatan sebagai presiden dan pemimpin partai politik," ujarnya.

Ganjar menganggap ketokohan menjadi faktor penting dalam hal ini. "Siapa yang terlihat lebih sering muncul di media sebagai media darling dan akrab di telinga, itu yang lebih dijagokan," kata Gubernur Jawa Tengah itu.***


Sumber : Tempo





BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Musim Hujan Diprediksi Singkat, Pemerintah Harus Putar Otak Cegah Karhutla

Senin, 28 September 2026 - 08:46:13 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

Prabowo Kritik Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Ha, Sebut Aturan Menipu

Sabtu, 26 September 2026 - 09:55:35 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Presiden Prabowo Subianto menyo.

Nasional

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun

Jumat, 25 September 2026 - 10:06:58 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah masih memverifikasi dokumen tagihan sebelum menc.

Nasional

KPU: Permohonan Denny Indrayana Cs Masuk Kategori Pemakzulan

Kamis, 24 September 2026 - 08:54:37 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Nasional

KPK Dalami Aliran Dana Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon Ke Nusron Wahid

Rabu, 23 September 2026 - 08:17:01 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (K.

Nasional

Prabowo Mesti Perbaiki Tutur Kata sebagai Kepala Negara

Selasa, 22 September 2026 - 10:13:40 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Riau Zero Karhutla, Tim Satgas Udara Tetap Siaga Penuh
28 September 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Skema Baru RLH, Tiap Kecamatan Dapat Lima Unit
28 September 2026
Kasus TBC di Pekanbaru Capai 3.605, Baru 68,2 Persen dari Target
28 September 2026
Hakikat Rumah Tangga Ladang Ibadah
28 September 2026
Musim Hujan Diprediksi Singkat, Pemerintah Harus Putar Otak Cegah Karhutla
28 September 2026
Koalisi Oposisi Israel Sepakat Bersatu untuk Gulingkan Netanyahu
28 September 2026
Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon
26 September 2026
Polresta Pekanbaru Ungkap Penipuan Investasi Proyek, Korban Rugi Rp7,1 Miliar
26 September 2026
4 Titik Jalan Lintas Pemandang-Lubuk Bendahara Timur Segera Diperbaiki
26 September 2026
Mengapa Allah Menyukai Hamba yang Berdoa? Ini Penjelasan Imam Al-Ghazali
26 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Riau Zero Karhutla, Tim Satgas Udara Tetap Siaga Penuh
  • 2 Pemko Pekanbaru Siapkan Skema Baru RLH, Tiap Kecamatan Dapat Lima Unit
  • 3 Kasus TBC di Pekanbaru Capai 3.605, Baru 68,2 Persen dari Target
  • 4 Hakikat Rumah Tangga Ladang Ibadah
  • 5 Musim Hujan Diprediksi Singkat, Pemerintah Harus Putar Otak Cegah Karhutla
  • 6 Koalisi Oposisi Israel Sepakat Bersatu untuk Gulingkan Netanyahu
  • 7 Sambut Hari Jadi ke-24, Propam Polda Riau Berbagi Sembako dan Tanam Pohon

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com