PILIHAN +INDEKS
Laporan Pelapor Penodongan dan Ancaman Oknum Bea Cukai Pakai Senpi Dicabut
RADARPEKANBARU.COM-Syafrudin (34) Cs, pelapor kasus penodongan dan pengancaman Senjata Api (Senpi) oleh 4 oknum Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (PPBC) Pekanbaru, dicabut. Namun demikian penyidik tetap melakukan penyidikan dengan memanggil dan memeriksa keempat oknum Bea Cukai berikut Kepala Kantornya.
"Sudah dicabut laporannya. Saya gak tahu apa alasannya dicabut," ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Hariwiyawan Harun Sik Mik kepada Radarpekanbaru.com diruangannya Rabu (14/1).
Kendati laporan pelapor dicabut, penyidik tetap melakukan pemanggilan dan memeriksa keempat oknum tersebut, "Kalau tidak salah hari ini (Rabu, red) oknum bea cukai mau datang untuk dimintai keterangannya," terang Kasat.
Terkait penodongan serta pengancaman korban (Pelapor) yang dilakukan oleh oknum Bea Cukai menggunakan senpi, telah sesuai prosedur, "Kalau masalah penodongan dan pengancamannya tidak ada yang salah. Mereka telah melakukannya sesuai prosedur dan perintah dari atasannya. Mungkin karena kondisi atau suasanannya malam, jadi korban ketakutan," jelasnya.
Saat ditanya rencana pihak Bea Cukai akan bekerjasama dengan Kepolisian melacak dan mencari keberadaan Hsn, pemilik miras yang disebut-sebut Anak Buah Kapal (ABK), hingga kini belum ada.
"Belum ada permintaan Bea Cukai tentang Hsn," ungkapnya.
Untuk diketahui, kasus pengancaman ini terjadi pukul 01.00 wib lalu, saat pihak Bea Cukai melakukan penangkapan atau penyergapan Miras Sabtu (27/12) lalu.
Sementara dalam laporannya Rabu (31/12) lalu, korban warga Pekanbaru, ini diancam oleh keempat oknum bea cukai dengan isi ancamannya ''Berhenti, kumpul semua, jangan lari kalau tidak saya tembak.(Zi)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








