PILIHAN +INDEKS
Maling Mengintai,Hati-Hati Parkir Kendaraan di Kampus UIN Suska Panam
UIN Panam
RADARPEKANBARU.COM-Kampus UIN Suska Riau sudah tidak aman, belakangan banyak mahasiswa kehilangan sepeda motornya saat tengah diparkir di pekarangan kampus,kejadian ini terjadi berulang kali dan pihak rektorat terkesan membiarkan.
Setidaknya dari data yang dihimpun radarpekanbaru.com, mahasiswa UIN Suska Riau kampus Panam kehilangan 2 Motor dalam waktu yang berdekatan. Baru-baru ini Syaifullah Mahasiswa semester 5 fakultas Tarbiyah juga kehilangan sepeda motor bebek miliknya, berikutnya Apriansyah mahasiswa semester 3 juga asal Fakultas Tarbiyah jurusan PAI juga kehilangan kuda besi miliknya.
Keluhan ini sudah sering dilaporkan ke pihak rektorat namun sayang nya belum ada solusi yang berarti untuk mencegah terjadinya kasus curanmor di kampus islam modren di Riau tersebut. DR. H.Nasharuddin Yusuf Dosen Fakultas Tarbiyah yang juga menjabat WD 1 di Fakultas Tarbiyah saat dimintai tanggapan nya oleh radarpekanbaru.com mengatakan bahwa kasus ini menurutnya harus menjadi tanggung jawab bersama, terutama pihak rektorat selaku pihak yang memengang kendali keamanan kampus harus melakukan evaluasi terhadap pihak outsorching yang memengang kontrak security kampus.
"Saya curiga ada keterlibatan orang dalam dengan sindikat curanmor di kampus UIN ,saya rasa kalau di rincikan perhari ada sekitar 2 kendaraan yang hilang dan pihak kemamanan mana tanggung jawabnya?, kalau begini caranya harusnya kampus memberikan sanksi terhadap pengelola keamanan kampus," kata nashar, senin (12/1).
"Rektor juga jangan tinggal diam, jika perlu minta pihak kepolisian menempatkan intelnya di kampus UIN Suska dan Para satpam kampus juga perlu diperiksa semuanya untuk dimintai keterangan karena mereka yang dilapangan menjaga keamanan,pasti mereka tau banyak apa yang sebenarnya terjadi," tambahnya.
Ditempat terpisah redarpekanbaru.com memperoleh penjelasan dari Prof.Dr Munzir Hitami Rektor UIN Suska Riau, menurutnya banyaknya laporan masuk ke pihak rektorat dari mahasiswa yang kehilangan kendaraan roda duanya saat berada di kampus UIN Panam."iya ada laporan masuk ke kami bahwa belakangan ini banyak mahasiswa yang kehilangan sepeda motor saat tengah diparkir dipekarangan kampus, ini juga menjadi prioritas kami untuk melakukan evaluasi sistem security keamanan kampus," kata Munzir.
Masih menurut Munzir, bahwa belakangan penomena kehilangan kendaraan dikampus UIN salah satunya dikarenakan sejumlah kampus di Riau telah menerapkan sistim kemamanan yang cukup canggih,"seperti di UNRI, UIR mereka sudah menerapkan metode 'kartu pass' parkir ,pencuri yang biasanya juga masuk ke UNRI dan UIR sekarang kemanan dikampus itu cukup ketat, akhirnya pelaku sindikat curanmor berpindah ke kampus UIN Suska," jelasnya.
"Percayalah akan ada solusi kemananan yang akan kita rumuskan untuk melindungi kendaraan mahasiswa dan seluruh pegawai UIN dari pelaku kejahatan," kata Munzir mengakhiri.***
Penulis : Herikson Roxli
Setidaknya dari data yang dihimpun radarpekanbaru.com, mahasiswa UIN Suska Riau kampus Panam kehilangan 2 Motor dalam waktu yang berdekatan. Baru-baru ini Syaifullah Mahasiswa semester 5 fakultas Tarbiyah juga kehilangan sepeda motor bebek miliknya, berikutnya Apriansyah mahasiswa semester 3 juga asal Fakultas Tarbiyah jurusan PAI juga kehilangan kuda besi miliknya.
Keluhan ini sudah sering dilaporkan ke pihak rektorat namun sayang nya belum ada solusi yang berarti untuk mencegah terjadinya kasus curanmor di kampus islam modren di Riau tersebut. DR. H.Nasharuddin Yusuf Dosen Fakultas Tarbiyah yang juga menjabat WD 1 di Fakultas Tarbiyah saat dimintai tanggapan nya oleh radarpekanbaru.com mengatakan bahwa kasus ini menurutnya harus menjadi tanggung jawab bersama, terutama pihak rektorat selaku pihak yang memengang kendali keamanan kampus harus melakukan evaluasi terhadap pihak outsorching yang memengang kontrak security kampus.
"Saya curiga ada keterlibatan orang dalam dengan sindikat curanmor di kampus UIN ,saya rasa kalau di rincikan perhari ada sekitar 2 kendaraan yang hilang dan pihak kemamanan mana tanggung jawabnya?, kalau begini caranya harusnya kampus memberikan sanksi terhadap pengelola keamanan kampus," kata nashar, senin (12/1).
"Rektor juga jangan tinggal diam, jika perlu minta pihak kepolisian menempatkan intelnya di kampus UIN Suska dan Para satpam kampus juga perlu diperiksa semuanya untuk dimintai keterangan karena mereka yang dilapangan menjaga keamanan,pasti mereka tau banyak apa yang sebenarnya terjadi," tambahnya.
Ditempat terpisah redarpekanbaru.com memperoleh penjelasan dari Prof.Dr Munzir Hitami Rektor UIN Suska Riau, menurutnya banyaknya laporan masuk ke pihak rektorat dari mahasiswa yang kehilangan kendaraan roda duanya saat berada di kampus UIN Panam."iya ada laporan masuk ke kami bahwa belakangan ini banyak mahasiswa yang kehilangan sepeda motor saat tengah diparkir dipekarangan kampus, ini juga menjadi prioritas kami untuk melakukan evaluasi sistem security keamanan kampus," kata Munzir.
Masih menurut Munzir, bahwa belakangan penomena kehilangan kendaraan dikampus UIN salah satunya dikarenakan sejumlah kampus di Riau telah menerapkan sistim kemamanan yang cukup canggih,"seperti di UNRI, UIR mereka sudah menerapkan metode 'kartu pass' parkir ,pencuri yang biasanya juga masuk ke UNRI dan UIR sekarang kemanan dikampus itu cukup ketat, akhirnya pelaku sindikat curanmor berpindah ke kampus UIN Suska," jelasnya.
"Percayalah akan ada solusi kemananan yang akan kita rumuskan untuk melindungi kendaraan mahasiswa dan seluruh pegawai UIN dari pelaku kejahatan," kata Munzir mengakhiri.***
Penulis : Herikson Roxli
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








