• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2602 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4948 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4979 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4921 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 5068 Kali

  • Home
  • Hukrim

Kejati Riau Siap Proses Dugaan Peyelewengan Pupuk Urea Bersubsidi

Redaksi Radarpku

Rabu, 31 Desember 2014 07:40:39 WIB
Cetak
Kejati Riau Siap Proses Dugaan Peyelewengan Pupuk Urea Bersubsidi
Ilustrasi
RADARPEKANBARU.COM - Jajaran Kejaksaan Tinggi Riau siap memproses setiap dugaan terjadinya pelanggaran hukum. Termasuk jika ada dugaan tentang penyelewengan pupuk urea bersubsidi.

Namun untuk melakukan proses itu, tentunya harus didukung dengan bukti-bukti yang cukup.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Mukhzan, Selasa (30/12) seperti dilansir riaumandiri.co.

Hal itu dilontarkannya terkait sikap Kejati Riau dalam menyikapi sejumlah dugaan pelanggaran hukum yang terjadi di Bumi Lancang Kuning.

Ia menegaskan, pihaknya akan mendalami setiap informasi yang diterima pihaknya. Jika ditemukan adanya indikasi penyimpangan, tentunya akan diproses sesuai aturan hukum berlaku. "Setiap informasi yang kita terima tentunya akan kita dalami. Terkait bukti pendukung, silakan masyarakat menyampaikannya," kata Mukhzan.

Ditambahkannya, setiap dugaan penyimpangan keuangan di instansi negara, tentunya mengarah ke tindak pidana korupsi. "BUMN kan menggunakan uang negara. Kalau ada yang diselewengkan, pasti kita usut," pungkasnya.

Bantah Penyelewengan
Sementara itu, Kepala Perwakilan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Provinsi Riau, Hedry, membantah tudingan yang menyatakan, adanya penyimpangan dalam penyaluran pupuk urea bersubsidi di Provinsi Riau. Di mana perusahaan itu adalah pihak yang ditunjuk PT Pupuk Indonesia sebagai distributor.

Dijelaskannya, dalam penyaluran pupuk subsidi tersebut, pihaknya berpedoman dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. "Ada dua pedoman yang kita terapkan dalam penyaluran pupuk itu, yakni Permendag Nomor 15 Tahun 2013 dan Permentan Nomor 122 Tahun 2013," terangn Hedry, di ruang kerjanya kemarin.

Lebih lanjut ia menjelaskan, alokasi penyaluran pupuk urea bersubsidi ditentukan berdasarkan kebutuhan masyarakat. "RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok, red) dibuat Kelompok Tani dan PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan, red) yang diketahui kepala desa setempat. Kemudian diteruskan ke tingkat kecamatan, kabupaten dan provinsi untuk dibawa ke pusat," jelasnya.

Alokasi itu, katanya, merupakan domainnya Dinas Pertanian dengan mempedomani kebutuhan kelompok tani. "RDKK bukan dibuat oleh produsen, ditributor maupun kios," imbuhnya.

Sedangkan terkait realisasi yang disetujui, hal itu tergantung kebijakan pusat dengan memperhatikan biaya subsidi dan mempertimbangkan realisasi tahun sebelumnya. "Bisa jadi dapat direalisasikan semua atau kurang dari permintaan.
Dengan catatan, alokasi itu tidak boleh melebih SK Bupati dan SK Gubernur," paparnya.

Sementara itu, terkait informasi yang menyatakan adanya pembelokan penyaluran pupuk yang tidak sesuai dengan Delivery Order (DO), Hedry tidak menampiknya. Namun, itu tidak banyak. "Memang pernah ada temuan dari salah satu distributor. Sementara yang lainnya belum ditemukan dan belum ada yang melaporkan," lanjutnya lagi.

Hal tersebut, tegasnya, sangat dilarang dan nyata-nyata menyimpang. Kalau dilakukan, artinya melanggar hukum. "Kita lihat kasusnya, apabila masih bisa ditolerir, kita beri teguran. Namun apabila tidak ada perbaikan, kita pecat. Apabila sangat fatal. Kita bisa langsung kita pecat," pungkasnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, penyaluran pupuk bersubsidi khususnya pupuk urea bersubsidi di Provinsi Riau, diduga sarat penyimpangan, dimana PT PIM diduga menyalurkan pupuk urea bersubsidi hanya sebesar 30 persen ke sektor pangan. Selebihnya, ke sektor lainnya.

Hal tersebut bertentangan dengan Peraturan Gubernur Riau Nomor: 67 Tahun 2013 dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 122/Permentan/SR.130/11/2013 Tahun 2014.

Selain itu, Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang digunakan distributor sebagai dasar penebusan ke PT PIM, sebanyak 70 persen di antaranya diduga fiktif. Dalam menebus pupuk urea bersubsidi, para distributor mengakali RDKK agar bisa diterima PT PIM. Kondisi itu diduga telah berlangsung sejak dua tahun terakhir ini. Menurut sumber, diduga para mafia pupuk tersebut dekat petinggi PT PIM. (rp/rm)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Hukrim

Marwah Pacu Jalur Jadi Sorotan, Kuasa Hukum DT Darwis Akan Laporkan Dugaan Penghinaan Usai Polemik Pamer Tuak

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:10:48 WIB

KUANTAN SINGINGI — Polemik yang bermula dari aksi memamerkan minuman yang dise.

Hukrim

Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru

Rabu, 22 April 2026 - 23:06:20 WIB

PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.

Hukrim

287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar

Rabu, 08 April 2026 - 16:30:00 WIB

Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.

Hukrim

Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata

Ahad, 01 Februari 2026 - 19:00:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.

Hukrim

Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau

Selasa, 23 Desember 2025 - 06:58:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.

Hukrim

Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum

Sabtu, 05 Juli 2025 - 21:50:31 WIB

KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Rekor Kandang Askar Bertuah Runtuh, PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC
05 November 2026
Matangkan Persiapan Hari Pahlawan 2026, Pemprov Riau Tetapkan Tiga Lokasi Upacara Peringatan
05 November 2026
Pengadaan Seragam Sekolah Gratis Rp2,45 Miliar di Rohul Diawasi Kejari dan Inspektorat
05 November 2026
340 Hotspot Terpantau di Sumatera, Riau Terdeteksi 6 Titik
05 November 2026
KPK Periksa Menteri ATR BPN Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap HGB Summarecon di Bogor
05 November 2026
Demokrat Rebut Kemenangan Awal di Senat pada Pemilu Paruh Waktu AS
05 November 2026
Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat
04 November 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Sebelum Pembangunan Flyover Panam Dimulai
04 November 2026
Inflasi Riau Tembus 3,09 Persen, Kampar Catat Kenaikan Harga Tertinggi
04 November 2026
Harta dan Nasib Pemiliknya pada Hari Kiamat: Ada yang Terhina, Ada yang Dimuliakan
04 November 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Rekor Kandang Askar Bertuah Runtuh, PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC
  • 2 Matangkan Persiapan Hari Pahlawan 2026, Pemprov Riau Tetapkan Tiga Lokasi Upacara Peringatan
  • 3 Pengadaan Seragam Sekolah Gratis Rp2,45 Miliar di Rohul Diawasi Kejari dan Inspektorat
  • 4 340 Hotspot Terpantau di Sumatera, Riau Terdeteksi 6 Titik
  • 5 KPK Periksa Menteri ATR BPN Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap HGB Summarecon di Bogor
  • 6 Demokrat Rebut Kemenangan Awal di Senat pada Pemilu Paruh Waktu AS
  • 7 Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com