PILIHAN +INDEKS
Pasca Pemukulan Terhadap Mahasiswa di depan RRI
Ketua HMI Riau-Kepri Tantang Kapolda Riau Tindak Tegas Personilnya
Ilustrasi
PEKANBARU, RADARPEKANBARU.COM - Sekitar 500 Mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Radio Republik Indonesia (RRI ) Pekanbaru Jalan Jenderal Sudirman terlibat bentrok dengan aparat kepolisian, Selasa (25/11/2014) sore beberapa hari yang lalu. Akibatnya puluhan mahasiswa mengalami luka-luka akibat dipukul aparat. Hal ini mendapat sorotan dari berbagai pihak. Sebelumnya mendapat sorotan dari Presidium Indonesia Police Watch (IPW). Neta S Pane, Presedium Indonesia Police menilai ini tidak pantas terjadi lagi. Tindakan itu menunjukkan bahwa polisi masih mengedepankan sikap arogan dan represif dalam menghadapi massa. Sikap tersebut tidak bisa ditolerir.
"Sikap arogansi dan represif sebenarnya sudah harus dikikis oleh jajaran kepolisian. Apa yang dilakukan polisi saat menghadapi aksi demo di depan RRI Pekanbaru tersebut tidak bisa ditolerir lagi," kata Neta.
Sebagaimana diketahui, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Riau Menuntut (GERRAM) mendatangi kantor Radio Republik Indonesia (RRI) Pekanbaru. Kedatangan mahasiswa ini bermaksud menyampaikan himbauan kepada masyarakat Riau agar menolak kehadiran Presiden Joko widodo di Bumi Lancang kuning pada Rabu (26/11/2014) kemarin.
Hal yang senada diungkapkan Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Riau-Kepulauan Riau (Badko HMI Riau-Kepri) Munawir Mattareng. Ditemui di sekretariat Badko HMI Riau-Kepri Kamis, (27/11/2014) bersama puluhan kader HMI lainnya Munawir mengungkapkan menantang Kapolda Riau untuk memberikan tindakan tegas terhadap personil Polri yang melakukan tindakan represif saat unjuk rasa di depan kantor RRI Pekanbaru.
"Kami tantang Kapolda Riau untuk dapat bertindak tegas terhadap personilnya, ini bukan yang pertama kalinya terjadi terhadap kami dan kawan-kawan mahasiswa lainnya, bukankah kita dijamin undang-undang dalam menyampaikan pendapat di muka umum, mengapa mereka(polisi-red) selalu represif", ujar Munawir yang dikelilingi rekan-rekannya.(Lam)
"Sikap arogansi dan represif sebenarnya sudah harus dikikis oleh jajaran kepolisian. Apa yang dilakukan polisi saat menghadapi aksi demo di depan RRI Pekanbaru tersebut tidak bisa ditolerir lagi," kata Neta.
Sebagaimana diketahui, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Riau Menuntut (GERRAM) mendatangi kantor Radio Republik Indonesia (RRI) Pekanbaru. Kedatangan mahasiswa ini bermaksud menyampaikan himbauan kepada masyarakat Riau agar menolak kehadiran Presiden Joko widodo di Bumi Lancang kuning pada Rabu (26/11/2014) kemarin.
Hal yang senada diungkapkan Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Riau-Kepulauan Riau (Badko HMI Riau-Kepri) Munawir Mattareng. Ditemui di sekretariat Badko HMI Riau-Kepri Kamis, (27/11/2014) bersama puluhan kader HMI lainnya Munawir mengungkapkan menantang Kapolda Riau untuk memberikan tindakan tegas terhadap personil Polri yang melakukan tindakan represif saat unjuk rasa di depan kantor RRI Pekanbaru.
"Kami tantang Kapolda Riau untuk dapat bertindak tegas terhadap personilnya, ini bukan yang pertama kalinya terjadi terhadap kami dan kawan-kawan mahasiswa lainnya, bukankah kita dijamin undang-undang dalam menyampaikan pendapat di muka umum, mengapa mereka(polisi-red) selalu represif", ujar Munawir yang dikelilingi rekan-rekannya.(Lam)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








