PILIHAN +INDEKS
DO dan ED, Ternyata Akan Merampok di Jalan Riau disalah satu rumah Warga Keturunan Cina
RADARPEKANBARU.COM - Pihak Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pekanbaru akhirnya menetapkan 2 Pelaku DO (29) dan ED (27) sebagai tersangka dalam kasus pemufakatan pencurian dengan kekerasan (Curas) yang direncanakan akan dilakukan di Jalan Riau. Tidak hanya itu, kedua tersangka DO dan ED juga telah membeli sejumlah peralatan seperti linggis dan makanan anjing beserta racunnya.
"Ruoanya mereka hari itu Senin (9/11) akan melakukan perampokan. Kedua tersangka DO dan ED ini, mengaku kalau mereka akan melakukan aksinya (Perampokan) disalah satu rumah di Jalan Riau," ujar Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta)
Pekanbaru Komisaris Besar Polisi Robert Haryanto Watratan SH SSos MH melalui Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal
(Reskrim) Komisaris Polisi (Kompol) Hariwiyawan Harun SIK MIK kepada radarpekanbaru.com, Kamis 913/11) sore.
Dari keterangan atau pengakuannya, mereka (DO dan ED), akan melakukan perampokan disalah satu rumah warga keturunan
Tionghoa (Cina, red), "Kalau pengakuan DO dan ED, mereka akan merampok disalah satu rumah dekat Kelenteng di Jalan Riau.
Kalau tidak salah rumah seorang pengusaha gitu," terang Kasat.
Selain pengakuan akan melakukan perampokan, kedua pelaku juga mengakui besi linggis dan makanan anjing yang berada didalam mobil Avanza tanpa nomor polisi (Nopol) dibeli untuk melakukan aksinya, "Katanya mereka baru saja membeli linggis. Linggis tersebut alat untuk melakukan perampokan. Selain linggis ada makanan anjing juga dan juga racunnya," beber Hari.
Sebelumnya, Polresta Pekanbaru melepaskan DO dan ED, karena tidak ditemukan unsur pidananya. Bahkan 1 (Satu) dari dua pelaku DO, akan diserahkan ke Polres Kabupaten Solok karena melakukan pemerasan dikawasan Singkarak tahun 2012.
DO dan ED, diringkus tim Opsnal Polsek Senapelan saat penyergapan yang dilakukan di Jalan Kulim Kecamatan Senapelan Ahad
sore (9/11) lalu.
Selain mengamankan keduannya, petugas juga menyita kendaraan roda empat Toyota Avanza warna hitam yang digunakan untuk
melakukan aksinya. (Zi)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








