• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2530 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2467 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2496 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2468 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2475 Kali

  • Home
  • Hukrim

Datangi Wartawan, Wanita Ini Bongkar Kedok "Srikandi" DPRD Kampar

Redaksi Radarpku

Jumat, 24 Oktober 2014 11:21:10 WIB
Cetak
Datangi Wartawan, Wanita Ini Bongkar Kedok
Angelita
KAMPAR, RADARPEKANBARU.COM - Seorang wanita muncul dan masuk kedalam kantor PWI Kampar didampingi seorang pria yang tak lain adalah suaminya sendiri. Kemudian, beberapa keluarga pasangan ini juga tampak hadir.

Angelita, yang mengaku sebagai anak jati Kabupaten Kampar dari Desa Alamanda Kecamatan Tapung, mengawali percakapan.

Didampingi suaminya, Ia menyatakan keterkejutannya atas informasi yang didengarnya bahwa di DPRD Kabupaten Kampar sekarang, ternyata seorang wanita berinisial SW yang dulu dikenalnya memiliki rekam jejak tak beres bahkan berperilaku amoral terpilih sebagai anggota pada fraksi partai warna kuning.

"Kok bisa dia yang perilakunya seperti itu jadi dewan. Saya baru tahu dan terkejut. Selama ini saya di Kalimantan, pindah dari Tapung karena difitnah oleh dia (SW)," tanya Ita, panggilan akrab Angelita, kepada wartawan dengan suara keras di dalam kantor PWI.

Ia mengaku pernah menjadi korban siasat jahat dari wanita itu. Dimana, suaminya telah dituduh merayu SW. Padahal, menurut Ita, justru SW itu lah yang punya rekam jejak sebagai wanita perayu suami orang lain. Saat itu, SW telah memiliki suami berinisial Y.

Ita, wanita berkaca mata tebal dengan pakaian berwarna merah jambu alias pink ini menceritakan ikhwal kisah panjang dirinya dan wanita itu.

Dulu, beberapa tahun silam, Ia dan SW adalah teman baik. Saat itu, Ilal, suami Ita, kerap diminta SW menemaninya karena beberapa pekerjaan. SW juga telah permisi pada Ita.

"Waktu itu dia bilang gak usah takut. 'Gak ku apa-apakan pun suami kakak tu'. Itu kata dia. Maksudnya dirayu," lanjut Ita.

Nah, suatu ketika, cerita Ita, Ia mengaku mendapat informasi bahwa suaminya dan SWmenjalin hubungan romantis. Tapi, Ita tak percaya begitu saja. Hingga suatu saat, dia dapat informasi bahwa SW dan suaminya lagi kencan. Lalu, Ita pun menemui adik SW menanya keberadaan kakaknya itu.

"Kasih tau sekarang, dimana kakakmu," kata Ita waktu itu seperti dituturkannya pada wartawan.

Setelah ditelusuri, ternyata SW dan Ilal sedang check in berdua di salah satu hotel di Pekanbaru. Pulang dari hotel, Ita pun mendamprat suaminya itu. Kepada Ita, Ilal mengakui melakukan perbuatan zinah itu atas dasar suka sama suka.

Ita pun naik pitam, Ia marah kepada SW karena tega menggoda suami temannya sendiri. Sayang, keadaan justru berbalik. Kata Ita, waktu itu, justru SW lah yang mengadukan kemana-mana bahwa Ilal telah memperkosanya di hotel itu.

"Dia mengadukan kami orang-orang di kampung. Suami saya dituduh merusak "pagar ayu" (kehormatan keluarga) dan dilaporkan ke polisi. Kami kayak diusir dari kampung, makanya saya pindah ke Kalimantan. Habis ditahan, suami saya datang ke Kalimantan. Saya memang sudah memaafkannya," cerita Ita.

Sebelum Ita melanjutkan kisahnya yang panjang itu, Ita sempat ditanya kenapa mau memaafkan suaminya yang telah selingkuh itu. Ita pun menjawab bahwa kejadian itu, tak sepenuhnya salah Ilal.

Angelita alias Ita Saat Cerita di Kantor PWI Kampar di Bangkinang, seperti dilansir Beritariau, Selasa (21/10).

"Saya saja seorang istri, meskipun 1000 kali dirayu suami orang, kalau saya tak mau tentu takkan terjadi," jawab Ita sambil melihat suaminya yang sejak awal hanya terdiam terpaku.

Parahnya, kata Ita, saat mereka difitnah hingga membuat orang di kampung marah, pihak SW justru memanfaatkan situasi. Dengan tegas, Ita menuding pihak SW telah memeras mereka sebesar Rp25 Juta. "Kami tak sanggup, hanya Rp 3 Juta kami bayar," katanya.

Dilanjutkannya, di Kalimantan Ia dan suaminya hidup tentram. Namun, betapa terkejutnya dia saat kemarin pulang mengunjungi mertuanya mendengar SW kini telah jadi anggota DPRD Kampar. Ita mengaku kaget luar biasa dan usut punya usut, dia juga mendapati, kini SW tak lagi sebagai istri Y.

"Kabarnya dia jadi istri pengusaha sawit di Tapung. Itu pun ntah sebagai istri pertama atau istri kedua," ungkap Ita.

Ingin mempermalukan SW karena sempat menjadikan keluarganya runtuh berantakan, Ita mengaku telah beberapa kali mencoba menemui SW.

Bahkan, Jumat (16/10/14) kemarin, Ita mengaku telah mendatangi kantor DPRD Kampar untuk mencari dan mendamprat SW yang disebutnya sebagai perusak hidupnya. Namun, saat itu, seorang wanita yang merupakan anggota DPRD Kampar dari Fraksi partai berbeda justru terkesan menghalang-halanginya.

Betapa terkejutnya Ita ketika wanita yang menghalanginya itu pun diketahuinya sudah kawin cerai. "Kok yang kayak gini ada di DPRD Kampar ini. Apa kita gak punya rasa malu. Apa karena uang makanya dipilih," ketus Ita dengan kening berkerut, keheranan.

Misinya mendamprat secara langsung itu gagal. Lalu, Ita pun mendatangi ruang Fraksi Partai dimana SW bernaung pada Senin (20/10/14) kemarin. Disitu, Ita kembali tak menemukan SW, namun Ia menceritakan niatnya kepada sesama anggota di fraksi itu.

Itulah perjalanan panjang misi Ita hingga sampai ke kantor PWI siang tadi. Saat ditanyakan motifnya melakukan ini semua, Ita mengaku ingin melampiaskan kekesalan atas yang dialaminya dulu.

Ia pun mengakui, tak mungkin ada orang yang mau bersikap. Sebab, dari info yang diketahuinya, suami SW sekarang adalah pengusaha sawit di Tapung yang bermitra dengan R, pengusaha Tapung asal Sumatera Utara dalam bisnis penampungan buah sawit.

Saat ini, R juga terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Riau Daerah Pemilihan Kampar dari partai yang sama dengan SW.

"Mereka join (bergabung) saat pemilihan legislatif. Jadi gak akan mungkin partai berani menindaknya. Benar-benar saya heran, kok bisa prilaku seperti itu jadi dewan. Apa warga ini ga mikir," kata Ita.

Sayang, saat berita ini akan dikonfirmasi ke SW, tak satupun di gedung DPRD yang tahu keberadaannya. Kabar beredar, SW sedang tak berada di Bangkinang.

Terpisah, Ketua Fraksi SW di DPRD Kampar, Repol, mengakui kedatangan wanita yang menceritakan masalahnya di ruang fraksinya ke sesama anggota saat itu. Namun, Repol berpendapat bahwa, yang diceritakan oleh Ita adalah peristiwa sebelum duduk jadi dewan.

"Memang ada dia (Ita) datang dan cerita ke kawan-kawan (dewan), tapi itu kan sudah lama. Nah, yang bisa kami proses itu, jika kejadiannya setelah jadi dewan. Kalau ada, kami akan minta tulis laporan agar diproses," ungkap Repol.(rp)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Hukrim

Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru

Rabu, 22 April 2026 - 23:06:20 WIB

PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.

Hukrim

287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar

Rabu, 08 April 2026 - 16:30:00 WIB

Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.

Hukrim

Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata

Ahad, 01 Februari 2026 - 19:00:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.

Hukrim

Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau

Selasa, 23 Desember 2025 - 06:58:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.

Hukrim

Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum

Sabtu, 05 Juli 2025 - 21:50:31 WIB

KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.

Hukrim

Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus

Kamis, 05 Juni 2025 - 22:11:19 WIB

KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Prabowo Ucapkan Terimakasih Atas Suksesnya Pelaksanaan Haji 2026
18 Juni 2026
Industri Pelayaran Internasional Ragukan Keamanan Selat Hormuz Meski Dijamin Trump
18 Juni 2026
3 Sekolah Rakyat di Riau Sudah Tampung 225 Murid, Tahun Ini Tambah 1 Sekolah Baru
17 Juni 2026
Luasan Karhutla di Riau Capai 15.220,34 Hektare
17 Juni 2026
31 SMAN di Riau Sudah Kembalikan Mark-up Seragam Sekolah
17 Juni 2026
Mengenal 3 Jenis Hijrah
17 Juni 2026
Program MBG Perlu Dimoratorium dan Jangan Ragu Pemerintah Minta Maaf
17 Juni 2026
Trump Tegur Israel karena Terus Menggempur Lebanon
17 Juni 2026
Targetkan Rp250 Ribu Sehari, Ini Motif Pasutri Eksploitasi Anak di Lampu Merah Pangkalan Kerinci
15 Juni 2026
Tahun Ini, Pemprov Riau Targetkan Penerimaan Sekolah Rakyat Capai 420 Siswa
15 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Prabowo Ucapkan Terimakasih Atas Suksesnya Pelaksanaan Haji 2026
  • 2 Industri Pelayaran Internasional Ragukan Keamanan Selat Hormuz Meski Dijamin Trump
  • 3 3 Sekolah Rakyat di Riau Sudah Tampung 225 Murid, Tahun Ini Tambah 1 Sekolah Baru
  • 4 Luasan Karhutla di Riau Capai 15.220,34 Hektare
  • 5 31 SMAN di Riau Sudah Kembalikan Mark-up Seragam Sekolah
  • 6 Mengenal 3 Jenis Hijrah
  • 7 Program MBG Perlu Dimoratorium dan Jangan Ragu Pemerintah Minta Maaf

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com