PILIHAN +INDEKS
Waspada !!
Proyek Pengadaan Senilai Rp 6,6 Miliar Disdik Sarat Di Korupsi
Ilustrasi
RADARPEKANBARU.COM - Anggota DPR Kota Pekanbaru, Yose Saputra, mengingatkan, Pemerintah Kota Pekanbaru, perlu menciptakan kinerja yang bersih dari KKN, Pasalnya dari kegitan yang ada khususnya di Dinas Pendidikan kota Pekanbaru kota Pekanbaru, tercium adanya kejanggalan dari Proyek Pengadaan mobiler Senilai Rp 6,6 Miliar Disdik Kota Pekanbaru.
"Kita ingatkan, dimana proyek tersebut Perlu Diawasi. Baik dari pelaksanaan proses lelang maupun Penunjukan Langsung dapat dilakukan secara terbuka tanpa ada unsur permainan antara pihak dinas dengan pihak kontraktor maupun peserta lelang."Tegas Yose Saputra saat dikonfirmasi wartawan Kamis (23/10).
Dikatakan Politisi dari Partai Golkar ini, pada anggaran APBD 2014 ini, ada beberapa anggaran diperuntukan untuk pengadaan mubeler di Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, seperti kategori pengadaan barang, Paket lelang yang dilakukan oleh LPSE Kota Pekanbaru.
"Seperti pengadaan lelang satuan kerja Dinas Pendidikan kota Pekanbaru Lelang pendagaan Mebeuler Siswa dan Guru (SD)(Paket 3) senilai 930.437.000,00,"ujar Yose.
Dikatakan Yose lagi, beberapa paket lainnya seperti pendagaan Tas peserta Didik tingkat SMA/MA/SMK Negeri/Swasta senilai 374.825.000,00, serta pendagaan mubeler siswa dan guru SMA/SMK(Paket I) senilai 632.540.000,00 serta pendagaan mebeulair siswa dan guru SMP(Paket III) senilai 921.350.000,00 serta pengadaan mebeulair siswa dan guru SMP(Paket II) senilai 865.640.000, serta pendagaan mebeulair siswa dan guru SMP(Paket I) senilai 875.000.000,00 serta pengadaan mebeulair siswa dan guru SD (Paket I) senilai 743.090.000,00 serta pengadaan mebeulair siswa dan guru SD (Paket II) senilai 518.320.000,00 serta pengadaan mebeulair siswa dan guru SMA/SMK(Paket II) senilai 771.480.000,00 dengan total 6.632.682.000 Miliar.
"Jadi jumlah pelaksanaan pendagaan mebeuliar ini bukan sedikit jumlahnya. Untuk itu, kepada panitia lelang khususnya di LPSE kota Pekanbaru agar dapat selektif untuk menyeleksi peserta lelang, pilihlah peserta lelang yang memenuhi standarisasi sesuai aturan yang ada. Jadi proyek pengadaan mebeulair ini perlu diawasi," ujar Yose Saputra lagi.
Untuk itu kata Yose, Pemko perlu mengantisipasi agar jangan sampai ada permainan mata antara panitia, dinas terkait serta peserta lelang.
"Selama ini ada dugaan kita pelaksanaan pendagaan mebeulair maupun fisik dilingkungan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, terkesan proyek titipan. Dimana selama ini peserta yang ikut sebagai peserta lelang maupun Pengadaan Langsung banyak kecewa. Untuk itu, kepada panitia lelang agar tidak melakukan kecurangan. Kepada peserta lelang, kita menghimbau apabila terjadi kecurangan dalam sistem lelang maupun PL, maka dapat melaporkan ke pihak berwajib dan kejaksaan," ungkap Yose Saputra.
Disampung itu, kata Yose menambahkan, Dewan menghimbau kepada Pemko Pekanbaru serta instansi terkait, LSM maupun elemen masyarakat untuk terus mengawasi sistem pelaksanaan lelang maupun pekerjaan langsung.
"Kita kawatir adanya dugaan, permainan antara peserta dengan dinas terkait maupun panitia lelang. Jadi, semua pelaksanaan proyek perlu diawasi, sebab semua kegiatan ini mengunakan anggaran negara khususnya APBD kota Pekanbaru,"imbuh Yose .(tim)
"Kita ingatkan, dimana proyek tersebut Perlu Diawasi. Baik dari pelaksanaan proses lelang maupun Penunjukan Langsung dapat dilakukan secara terbuka tanpa ada unsur permainan antara pihak dinas dengan pihak kontraktor maupun peserta lelang."Tegas Yose Saputra saat dikonfirmasi wartawan Kamis (23/10).
Dikatakan Politisi dari Partai Golkar ini, pada anggaran APBD 2014 ini, ada beberapa anggaran diperuntukan untuk pengadaan mubeler di Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, seperti kategori pengadaan barang, Paket lelang yang dilakukan oleh LPSE Kota Pekanbaru.
"Seperti pengadaan lelang satuan kerja Dinas Pendidikan kota Pekanbaru Lelang pendagaan Mebeuler Siswa dan Guru (SD)(Paket 3) senilai 930.437.000,00,"ujar Yose.
Dikatakan Yose lagi, beberapa paket lainnya seperti pendagaan Tas peserta Didik tingkat SMA/MA/SMK Negeri/Swasta senilai 374.825.000,00, serta pendagaan mubeler siswa dan guru SMA/SMK(Paket I) senilai 632.540.000,00 serta pendagaan mebeulair siswa dan guru SMP(Paket III) senilai 921.350.000,00 serta pengadaan mebeulair siswa dan guru SMP(Paket II) senilai 865.640.000, serta pendagaan mebeulair siswa dan guru SMP(Paket I) senilai 875.000.000,00 serta pengadaan mebeulair siswa dan guru SD (Paket I) senilai 743.090.000,00 serta pengadaan mebeulair siswa dan guru SD (Paket II) senilai 518.320.000,00 serta pengadaan mebeulair siswa dan guru SMA/SMK(Paket II) senilai 771.480.000,00 dengan total 6.632.682.000 Miliar.
"Jadi jumlah pelaksanaan pendagaan mebeuliar ini bukan sedikit jumlahnya. Untuk itu, kepada panitia lelang khususnya di LPSE kota Pekanbaru agar dapat selektif untuk menyeleksi peserta lelang, pilihlah peserta lelang yang memenuhi standarisasi sesuai aturan yang ada. Jadi proyek pengadaan mebeulair ini perlu diawasi," ujar Yose Saputra lagi.
Untuk itu kata Yose, Pemko perlu mengantisipasi agar jangan sampai ada permainan mata antara panitia, dinas terkait serta peserta lelang.
"Selama ini ada dugaan kita pelaksanaan pendagaan mebeulair maupun fisik dilingkungan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, terkesan proyek titipan. Dimana selama ini peserta yang ikut sebagai peserta lelang maupun Pengadaan Langsung banyak kecewa. Untuk itu, kepada panitia lelang agar tidak melakukan kecurangan. Kepada peserta lelang, kita menghimbau apabila terjadi kecurangan dalam sistem lelang maupun PL, maka dapat melaporkan ke pihak berwajib dan kejaksaan," ungkap Yose Saputra.
Disampung itu, kata Yose menambahkan, Dewan menghimbau kepada Pemko Pekanbaru serta instansi terkait, LSM maupun elemen masyarakat untuk terus mengawasi sistem pelaksanaan lelang maupun pekerjaan langsung.
"Kita kawatir adanya dugaan, permainan antara peserta dengan dinas terkait maupun panitia lelang. Jadi, semua pelaksanaan proyek perlu diawasi, sebab semua kegiatan ini mengunakan anggaran negara khususnya APBD kota Pekanbaru,"imbuh Yose .(tim)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








