PILIHAN +INDEKS
Bukan Hutang Yang dibayar, Warga Tarai Malah Dilempar Helm Hingga Memar
Ilustrasi
RADARPEKANBARU.COM - Niat menagih hutang, Muhammad A Yani (41) warga Tarai Bangun Rt 02 Rw 01 Kelurahan Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, dianiaya. Pelapor (Muhammad, red) dianiaya Pipin (50) seorang karyawan Olympic dengan menggunakan helm motor hingga mengalami luka memar dibagian dahi sebelah kiri.
Informasi yang dirangkum, penganiayaan ini terjadi pukul 10.00 wib Rabu (15/10) pagi. Saat itu korban bertemu dengan terlapor dekat persimpangan Jalan Durian, untuk menagih hutang kepada terlapor. Korban bertemu dengan pelaku untuk menagih hutang yang selama ini dijanji-janjikan. Entah kenapa dalam pertemuan tersebut, bukannya uang yang didapat korban justru dipukul oleh pelaku. Korban dilempar helm oleh pelaku kewajahnya dan mengenai dahi sebelah kiri. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka memar dibagian dahi. Tak terima dipukul, korban pun melaporkan peristiwa penganiayaan tersebut ke Mapolresta Pekanbaru pukul 13.30 wib Rabu (15/10) siang.
Dari laporannya, pertemuan korban dan pelaku di Jalan Simpang Durian. Saat itulah saya dilempar helm, "Saya cuma menagih hutangnya kepada pelaku yang belum dibayar," tutur korban.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto Watratan SH SSos MH melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun Sik saat dikonfirmasi Pekanbaru MX Kamis (16/10) membenarkan tentang adanya laporan kasus penganiayaan yang dialami pelapor, "Korban mengaku dilempar helm oleh pelaku saat menagih hutang, dan kasusnya dalam lidik," ujar Kasat.(*/ram)
Informasi yang dirangkum, penganiayaan ini terjadi pukul 10.00 wib Rabu (15/10) pagi. Saat itu korban bertemu dengan terlapor dekat persimpangan Jalan Durian, untuk menagih hutang kepada terlapor. Korban bertemu dengan pelaku untuk menagih hutang yang selama ini dijanji-janjikan. Entah kenapa dalam pertemuan tersebut, bukannya uang yang didapat korban justru dipukul oleh pelaku. Korban dilempar helm oleh pelaku kewajahnya dan mengenai dahi sebelah kiri. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka memar dibagian dahi. Tak terima dipukul, korban pun melaporkan peristiwa penganiayaan tersebut ke Mapolresta Pekanbaru pukul 13.30 wib Rabu (15/10) siang.
Dari laporannya, pertemuan korban dan pelaku di Jalan Simpang Durian. Saat itulah saya dilempar helm, "Saya cuma menagih hutangnya kepada pelaku yang belum dibayar," tutur korban.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto Watratan SH SSos MH melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun Sik saat dikonfirmasi Pekanbaru MX Kamis (16/10) membenarkan tentang adanya laporan kasus penganiayaan yang dialami pelapor, "Korban mengaku dilempar helm oleh pelaku saat menagih hutang, dan kasusnya dalam lidik," ujar Kasat.(*/ram)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








