PILIHAN +INDEKS
Dugaan Korupsi Tahun 2012
Polda Riau Dalami Korupsi Mubeler DPRD Pekanbaru
Grafis Korupsi (net)
PEKANBARU,(radarpekanabaru.com)-Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan mubeler di DPRD Kota Pekanbaru. Sejumlah saksi telah dimintai keterangannya.
Pengadaan proyek mubeler DPRD Kota Pekanbaru dilakukan sekitar bulan Oktober hingga November 2012 dengan anggaran sekitar Rp Rp4.680.450.000. Sementara harga penawaran pemenang proyek tersebut senilai Rp3.395.601.286.
Dua pekan setelah Surat Penunjukan Penyediaan Barang dan Jasa keluar, mubeler yang ditenderkan sudah masuk pada Desember 2012. ''Penyidik masih mendalami,'' ungkap Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo saat dikonfirmasi, Jumat (29/11/2013).
Penyelidikan, imbuh Guntur, dilakukan dengan memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan seputar pengadaan tersebut. ''Disamping itu, pengumpulan bukti-bukti juga masih berjalan,'' lanjutnya.
Dikatakan Guntur, dari penyelidikan yang dilakukan, nantinya ditentukan terkait peningkatan status kasus tersebut. ''Karena, untuk penetapan ke tahap selanjutnya (penyidikan) harus ada bukti- bukti yang kuat. Ini yang masih terus didalami,'' pungkasnya. (hrc)
Pengadaan proyek mubeler DPRD Kota Pekanbaru dilakukan sekitar bulan Oktober hingga November 2012 dengan anggaran sekitar Rp Rp4.680.450.000. Sementara harga penawaran pemenang proyek tersebut senilai Rp3.395.601.286.
Dua pekan setelah Surat Penunjukan Penyediaan Barang dan Jasa keluar, mubeler yang ditenderkan sudah masuk pada Desember 2012. ''Penyidik masih mendalami,'' ungkap Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo saat dikonfirmasi, Jumat (29/11/2013).
Penyelidikan, imbuh Guntur, dilakukan dengan memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan seputar pengadaan tersebut. ''Disamping itu, pengumpulan bukti-bukti juga masih berjalan,'' lanjutnya.
Dikatakan Guntur, dari penyelidikan yang dilakukan, nantinya ditentukan terkait peningkatan status kasus tersebut. ''Karena, untuk penetapan ke tahap selanjutnya (penyidikan) harus ada bukti- bukti yang kuat. Ini yang masih terus didalami,'' pungkasnya. (hrc)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








