Positif Covid-19 Tembus 1.008 Kasus
RADARPEKANBARU.COM - Kasus penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Riau meledak setelah mencatatkan rekor terbaru dengan penambahan kasus sebanyak 1.008 kasus yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. Dengan demikian total terkonfirmasi Covid-19 di Riau telah mencapai 85.860 kasus.
Sedangkan pasien yang sembuh bertambah 600 orang, total pasien sembuh 75.029 orang. Sedangkan pasien yang meninggal bertambah 21 orang, total 2.313 orang meninggal.
Seiring dengan tercatatnya kasus terbaru Covid-19, Pemerintah pusat langsung menetapkan Kota Pekanbaru masuk dalam level 4 penyebaran Covid-19. Dan dijadwalkan Riau, khususnya Kota Pekanbaru, akan menjalankan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dimulai tanggal 28 Juli.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan dengan masuknya Kota Pekanbaru sebagai daerah penyebaran Covid-19 level 4, maka Pemerintah Kota Pekanbaru diminta segera menyiapkan aturan PPKM level 4 sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.
“Kota Pekanbaru masuk dalam PPKM level 4, aturannya nanti disesuaikan dengan apa yang telah ditetapkan. Mana yang boleh dijalankan dan mana yang tidak boleh dijalankan di Kota Pekanbaru. Itu penerapannya dimulai tanggal 28 Juli hingga 8 Agustus 2021. Jadi ada pembatasn terhadap kegiatan masyarakat sesuai aturan level 4,” kata Mimi Yuliani Nazir.
Dijelaskan Mimi, di Kota Pekanbaru saat ini semakin mengkhawatirkan untuk penyebaran Covid-19. Dimana dalam setiap harinya terjadi penambahan yang cukup tinggi. Bahkan untuk hari ini, kasus di Pekanbaru mencapai 505 kasus. Angka ini setengah dari kasus yang ada di Riau. Untuk itu perlu penanganan yang serius dari Pemko Pekanbaru.
“Pekanbaru 505 kasus, disusul Kabupaten Siak 110 kasus, Bengkalis 79 kasus, Inhu 48 kasus, ini daerah yahg terbanyak. Untuk Kota Pekanbaru, sesuai arahan Gubernur, Pekanbaru harus menerapkan PPKM level 4, dengan menyiapkan ketersediaan tempat tidur, obat-obatan, ruang isolasi yang terpusat, yang isolasi di rumah tapi tidak memungkinkan harus tempatnya terpusat, agar penanganannya terkontrol,” kata Mimi.
Untuk menghindari terjadinya kasus yang lebih tinggi di Kota Pekanbaru, agar tidak terjadi seperti di daerah Jawa dan sekitarnya, harus dilakukan pengawasan terhadap pelaksanaan PPKM level 4 ini, jangan sampai masyarakat lengah dan abai terhadap protokol kesehatan.
“Pencegahannya hanya protokol kesehatan yang ketat, sekarang itu prokes harus lebih disiplin lagi. Pengawasan diperketat agar tidak meledak kasus seperti hari ini lagi. Semua kembali kepada kita untuk mentaatinya dengan selalu memakai masker, kalau tak perlu keluar rumah jangan keluar, jaga kebersihan,” tegas Mimi.(ckc)
Kerugian Korupsi CSR PT SPRH Lebih Rp13 Miliar, Polda Riau segera Tetapkan Tersangka
RADARPEKANBARU.COM - Penyidikan dugaan korupsi penya.
Kesbangpol Riau: 12 Kabupaten/Kota Telah Lampaui Target Responden IHaI 2026
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Provinsi Riau melalu.
JPU KPK Tuntut Arief Setiawan 5,5 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Abdul Wahid
RADARPEKANBARU.COM - Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pe.
Sidang Pembacaan Tuntutan Abdul Wahid CS Digelar Hari Ini
RADARPEKANBARU.COM - Perkara dugaan korupsi yang men.
Percepat Pembangunan Daerah, Pemko Pekanbaru Gandeng Pemerintah Kota Bandung
RADARPEKANBARU.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanba.
Dua Waste Station di Pekanbaru Sudah Bisa Penukaran Sampah
RADARPEKANBARU.COM - Pemko Pekanbaru telah men.








