PILIHAN +INDEKS
Pelaku Perampokan Wartawan Tribun Belum Terungkap
Ilustrasi
RADARPEKANBARU.COM - Hingga saat ini, kasus perampokan yang dialami Riki Suardi (28) yang merupakan salah satu wartawan media cetak di Pekanbaru belum juga terungkap. Dalam kasus ini pihak Kepolisian Resort Kota Pekanbaru, terkesan lamban menangani kasus tersebut, padahal aksi kawanan rampok ini dalam aksinya menggunakan senjata tajam (Sajam) yang terbilang nekad hingga sangat meresahkan.
"Kita terus melakukan penyelidikan. Anggota kita sudah kita terjunkan untuk menangkap atau memburu pelakunya," ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto W SH SSos MH, melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun Sik M.Ik, kepada wartawan Senin (8/9) pagi.
Ia juga mengatakan, kendati ada kendala-kendala dalam pengungkapan kasus-kasus seperti perampokman namun dirinya optimis dalam menangkap pelakunya.
"Yang jelas pelaku kasus perampokan yang dialami wartawan Tribun Pekanbaru, terus kita kejar. Dalam waktu dekat kita berharap pelakunya ditangkap," tandasnya.
Perwira Menengah (Pamen) ini juga mengatakan dari penyelidikan sementara kasus tersebut murni perampokan, "Kita masih selidiki, apakah pelaku perampokan spesialis perampokan dengan perampasan sepeda motor atau geng motor," ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Riki, wartawan Tribun Pekanbaru yang sehari-hari meliput kasus kriminalitas ini, Selasa (26/8) lalu, menjadi korban perampokan orang yang tidak dikenal di Jalan SM Amin (Arengka II). Sepeda motor miliknya dan juga barang berharga seperti telepon genggamnya raib.
Kasus itu bermula saat Riki, plang dari kantornya yang berada di Jalan Harapan Raya. Saat melintas di Jalan SM Amin, Riki yang hendak pulang kerumahnya di Jalan Cipta Karya, tiba-tiba dipepet dan dihadang 2 (Dua) orang yang mengendarai sepeda motor.
Pelaku membawa sepeda motor dan kabur setelah sebelumnya pelaku mengeluarkan sajam berupa pisau yang ditodong kearahnya.
Pasca peristiwa tersebut, Riki, pun langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Tampan. (zul)
"Kita terus melakukan penyelidikan. Anggota kita sudah kita terjunkan untuk menangkap atau memburu pelakunya," ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto W SH SSos MH, melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun Sik M.Ik, kepada wartawan Senin (8/9) pagi.
Ia juga mengatakan, kendati ada kendala-kendala dalam pengungkapan kasus-kasus seperti perampokman namun dirinya optimis dalam menangkap pelakunya.
"Yang jelas pelaku kasus perampokan yang dialami wartawan Tribun Pekanbaru, terus kita kejar. Dalam waktu dekat kita berharap pelakunya ditangkap," tandasnya.
Perwira Menengah (Pamen) ini juga mengatakan dari penyelidikan sementara kasus tersebut murni perampokan, "Kita masih selidiki, apakah pelaku perampokan spesialis perampokan dengan perampasan sepeda motor atau geng motor," ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Riki, wartawan Tribun Pekanbaru yang sehari-hari meliput kasus kriminalitas ini, Selasa (26/8) lalu, menjadi korban perampokan orang yang tidak dikenal di Jalan SM Amin (Arengka II). Sepeda motor miliknya dan juga barang berharga seperti telepon genggamnya raib.
Kasus itu bermula saat Riki, plang dari kantornya yang berada di Jalan Harapan Raya. Saat melintas di Jalan SM Amin, Riki yang hendak pulang kerumahnya di Jalan Cipta Karya, tiba-tiba dipepet dan dihadang 2 (Dua) orang yang mengendarai sepeda motor.
Pelaku membawa sepeda motor dan kabur setelah sebelumnya pelaku mengeluarkan sajam berupa pisau yang ditodong kearahnya.
Pasca peristiwa tersebut, Riki, pun langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Tampan. (zul)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








