PILIHAN +INDEKS
Guru Agama Ditangkap Saat Mesum Dengan Siswinya
Wabup Bengkalis : "Ini Coreng Dunia Pendidikan"
Ilustrasi
DURI, RADARPEKANBARU.COM - Tertangkapnya guru salah satu agama pada Sekolah Menengah Atas Negeri(SMAN) 3 Mandau pada bulan Juni 2014 lalu didalam mobil oleh warga Jalan Siak, Desa Petani, Kecamatan Mandau, Bengkalis ternyata berimbas luas hingga ketelinga Wakil Bupati Bengkalis, Suayatno.
" Tentunya kita sangat prihatin akan kejadian itu dan kita agar institusi terkait mengusutnya karena sudah mencoreng dunia pendidikan dinegeri ini," ujarnya.
Ditambahkan Wabup, secepatnya instansi terkait harus menjelaskan kepublik apa yang telah terjadi dan memalukan itu sehingga masyarakat tetap percaya akan mutu pendidikan khususnya di Kabupaten Bengkalis.
" Ini pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua, jangan sampai terulang kembali kedepannya," pintanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Guru salah satu agama di SMAN di Kecamatan Mandau berinsial TT tertangkap oleh warga disiang bolong pada Juni 2014 lalu didalam mobil tepat di Jalan Siak, Desa Petani. Saat diminta untuk membayar denda adat, keduanya sepakat untuk meninggalkan dua unit Hand Phone nya sebagai jaminan. Namun hingga kini keduanya tak pernah menampakkan batang hidungnya untuk memenuhi denda adat tersebut.(rp/rtc)
" Tentunya kita sangat prihatin akan kejadian itu dan kita agar institusi terkait mengusutnya karena sudah mencoreng dunia pendidikan dinegeri ini," ujarnya.
Ditambahkan Wabup, secepatnya instansi terkait harus menjelaskan kepublik apa yang telah terjadi dan memalukan itu sehingga masyarakat tetap percaya akan mutu pendidikan khususnya di Kabupaten Bengkalis.
" Ini pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua, jangan sampai terulang kembali kedepannya," pintanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Guru salah satu agama di SMAN di Kecamatan Mandau berinsial TT tertangkap oleh warga disiang bolong pada Juni 2014 lalu didalam mobil tepat di Jalan Siak, Desa Petani. Saat diminta untuk membayar denda adat, keduanya sepakat untuk meninggalkan dua unit Hand Phone nya sebagai jaminan. Namun hingga kini keduanya tak pernah menampakkan batang hidungnya untuk memenuhi denda adat tersebut.(rp/rtc)
BERITA LAINNYA +INDEKS
PCR dan SPS Riau Sepakati Kerja Sama Pengembangan Kurikulum dan Magang Mahasiswa
PEKANBARU– Politeknik Caltex Riau (PCR) dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau.
HUT ke-80 SPS, Saidul Tombang: Pers Harus Tetap Menjadi Pilar Demokrasi
PEKANBARU – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau memperingati Hari Ulan.
AMA Riau Dorong Reformasi Sistem Pemilu, Minta Keterwakilan Daerah dan Masyarakat Adat Diperkuat
PEKANBARU – Aliansi Masyarakat Adat Melayu (AMA) Riau mengusulkan adanya refor.
PWI Riau Kurban 6 Sapi dan 1 Kambing pada Iduladha 1447 H
PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban .
Hari Ini KAHMI Riau Sembelih Hewan Qurban
PEKANBARU — Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Provinsi Riau meng.
Isu Anak Bupati Terlibat Narkoba Hoaks, Penyebar Fitnah di Medsos Bisa Dijerat Hukum
PEKANBARU – Aliansi Mahasiswa Riau (AMR) meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi bohong .
TULIS KOMENTAR +INDEKS






.jpg)

