PILIHAN +INDEKS
Besok, Sejumlah Anggota DPRD Pekanbaru Diperiksa Jaksa
Ilustrasi
RADARPEKANBARU.COM - Setelah sempat dihentikan proses penyelidikannya, akhirnya Kejari Pekanbaru membuka kembali kasus dugaan korupsi Bansos Pemko Pekanbaru. Besok, sejumlah anggota DPRD Pekanbaru diperiksa.
Kendati sempat dipublikasikan bahwa dugaan korupsi dana bantuan sosial (Bansos) di Pemko Pekanbaru, dihentikan sementara. Namun, setelah ditinjau kembali. Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, membuka kembali penyelidikan kasus yang merugikan negara Rp 11 miliar lebih tersebut.
Bahkan, dalam waktu dekat ini, pihak Kejari Pekanbaru, berencana akan memanggil sejumlah anggota DPRD Pekanbaru.
" Kasus dugaan korupsi Bansos dari pemeritah kota Pekanbaru yang sempat dihentikan sementara. Aarena ada kekeliruan pemeriksaan akan kita buka kembali," ungkap Kepala Kejari Pekanbaru," Edy Birton SH kepada sejumah wartawan Selasa (12/8/14).
Dalam penyelidikan ini, kita akan memanggil 45 anggota DPRD Kota Pekanbaru terkait dugaan kasus korupsi dana Bansos dalam APBD Kota Pekanbari Rp11 miliar tersebut. Namun begitu, kita belum menentukan jadwal pemeriksaan terhadap Anggota DPRD tersebut.
" Kita masih menunggu untuk melakukan pemanggilan terhadap anggota dewan, nanti kita jadwalkan," ujar Edi.
Sebelumnya, dalam kasus dugaan korupsi dana Bansos Pekanbaru ini, Kejari Pekanbaru sudah memanggil beberapa orang pejabat Pemko Pekanbaru diantaranya, Sekretaris Kota Pekanbaru, Sukri Harto, Kepala bagian Keuangan Pemko Pekanbaru, Dasrizal seta pejabat lainnya.
Seperti diketahui, Kejari Pekanbaru, banyaknya menerima laporan terkait adanya proposal fiktif pada dana Bansos APBD 2012. Sehinga adanya penyimpangan yang merugikan negara Pemko Pekanbaru sebesar Rp11 miliar .(adr/rtc)
Kendati sempat dipublikasikan bahwa dugaan korupsi dana bantuan sosial (Bansos) di Pemko Pekanbaru, dihentikan sementara. Namun, setelah ditinjau kembali. Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, membuka kembali penyelidikan kasus yang merugikan negara Rp 11 miliar lebih tersebut.
Bahkan, dalam waktu dekat ini, pihak Kejari Pekanbaru, berencana akan memanggil sejumlah anggota DPRD Pekanbaru.
" Kasus dugaan korupsi Bansos dari pemeritah kota Pekanbaru yang sempat dihentikan sementara. Aarena ada kekeliruan pemeriksaan akan kita buka kembali," ungkap Kepala Kejari Pekanbaru," Edy Birton SH kepada sejumah wartawan Selasa (12/8/14).
Dalam penyelidikan ini, kita akan memanggil 45 anggota DPRD Kota Pekanbaru terkait dugaan kasus korupsi dana Bansos dalam APBD Kota Pekanbari Rp11 miliar tersebut. Namun begitu, kita belum menentukan jadwal pemeriksaan terhadap Anggota DPRD tersebut.
" Kita masih menunggu untuk melakukan pemanggilan terhadap anggota dewan, nanti kita jadwalkan," ujar Edi.
Sebelumnya, dalam kasus dugaan korupsi dana Bansos Pekanbaru ini, Kejari Pekanbaru sudah memanggil beberapa orang pejabat Pemko Pekanbaru diantaranya, Sekretaris Kota Pekanbaru, Sukri Harto, Kepala bagian Keuangan Pemko Pekanbaru, Dasrizal seta pejabat lainnya.
Seperti diketahui, Kejari Pekanbaru, banyaknya menerima laporan terkait adanya proposal fiktif pada dana Bansos APBD 2012. Sehinga adanya penyimpangan yang merugikan negara Pemko Pekanbaru sebesar Rp11 miliar .(adr/rtc)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru
PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.
287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar
Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.
Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata
RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.
Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau
RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.
Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum
KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.
Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus
KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS








