• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 2618 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 2558 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 2584 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 2557 Kali
SMAN 2 Kampar Kiri Buka PPDB 2026/2027, Dorong Lahirnya Pelajar Disiplin dan Berdaya Saing
Dibaca : 2558 Kali

  • Home
  • Hukrim

Dugaan

Skandal Seks Gubernur Riau

Redaksi Radarpku

Senin, 04 Agustus 2014 17:27:44 WIB
Cetak
Skandal Seks Gubernur Riau
DWI Siswati Korban dalam kasus pelecehan seksual, kuat dugaan dilakukan oleh Annas Maamun. (foto Politikriau.com)
RADARPEKANBARU.COM - Dwi Siswati benar-benar tidak habis pikir atas peristiwa sore hari di dalam sebuah rumah mewah dua lantai tepatnya berada di Jalan Belimbing 18 pada pertengahan April 2014, yang baru saja dilalui.

Kejadian sangat pahit yang hingga kini masih terus membayangi benak wanita kelahiran Makassar 47 tahun silam ini terlebih lagi karena dilakukan oleh seorang pemimpin sebuah provinsi alias Gubernur, yang daerahnya pun cukup dikenal masih kental dengan adat istiadat Melayu-nya.

Karenanya, maka tak heran jika masyarakat luas kembali tersentak setelah mendengar pengakuan dari pengusaha garmen di Pulau Jawa itu. Soalnya 'tragedi' yang menimpa Dwi lagi-lagi terjadi dalam rumah seorang kepala daerah namun dengan 'pelakunya' yang sama.

Tindakan semena-mena terhadap kaum Hawa dalam bentuk pelecehan seks ini adalah kali kedua yang ditudingkan kepada Anas  Bedanya, kejadian pertama mencuat pada saat kakek berumur 75 tahun lebih itu menjabat sebagai Bupati.

Sulastri yang mencari sesuap nasi dengan bekerja sebagai pembantu di kediaman seorang Bupati, terpaksa cuma bisa menahan air mata akibat perbuatan bejat dari pelampiasan nafsu 'Sang Tuan' terhadap dirinya.

Sementara, peristiwa sungguh memalukan serta mencoreng citra para kepala daerah di Indonesia yang menimpa Anas ini, justru terjadi setelah dua bulan dia menjadi Gubernur.

Baru sekarang dibeberkan Dwi ke permukaan, karena sejak pelecehan seks yang dilakukan Gubernur pada pertengahan April 2014 lalu, Dwi masih memberi kesempatan pada Anas agar meminta maaf dan mengakui perbuatannya.

"Setelah kejadian di lantai dua dalam rumah pribadi Pak Anas jalan Belimbing 18, semula saya berniat melaporkannya. Lama saya merenung dan terus berpikir. Dalam hati saya ini sampai berulang kali bertanya, kenapa Pak Gubernur memperlakukan saya seperti itu? Saya ini dianggap apa? Sepertinya... ya saya sendiri tidak percaya, kok bisa begitu," ungkap Dwi kepada wartawan sebagaimana dikutip dari politikriau.com,Jumat, 25/07/2014.

Lalu, menurut mantan istri Ketua DPRD Dumai itu, ia pun mengambil langkah untuk berasumsi terbaik dulu dalam menyikapi masalah yang sudah menimpanya. Sedangkan rencana melaporkan tindakan pelecehan seksual yang dilakukan Gubernur kepada dirinya terpaksa urung dilaksanakan.

"Karena, saya pikir mungkin Pak Anas khilaf saat itu , selain mengingat usia beliau sudah tua. Ya, mana tau cepat sadar akan perbuatannya dan minta maaf ke saya. Ternyata, beberapa hari ditunggu tidak ada juga. ah, kalau begitu saya ini dianggapnya apa? Berarti, saya ini sama saja seperti tak punya harga diri bagi Pak Gubernur terhormat itu," cetus Dwi.

Akhirnya, Dwi menentukan sikap dengan berkonsultasi kepada beberapa temannya yang kebetulan berprofesi sebagai pengacara. Bersama tim kuasa hukum, Dwi membuat testimoni dan melayangkan somasi ke Anas selaku Gubernur.

Surat somasi tersebut dikirimkan pengacara Dwi Siswati untuk dua alamat yang berbeda, yaitu ke Kantor Gubernur dan ke rumah pribadi Anas di Jalan Belimbing 18, sebagai Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dwi pun menjelaskan kepada wartawan terkait pelecehan seks yang dialaminya. Terlebih lagi, tindakan memalukan dan sangat tak pantas dilakukan oleh seorang Gubernur itu malah terjadi dalam rumah pribadinya sendiri.

"Saya diajak Pak Anas naik ke lantai dua. Setelah duduk di kursi dalam ruangan yang ada kamar mandinya, saya bicarakanlah persoalan yang menimpa saya. Suami saya kan ketua Golkar kabupaten, sementara Pak Anas ketua Golkar provinsi. Jadi, ketika itu saya berharap agar beliau menasehati suami saya," tutur Dwi membuka cerita.

Namun, tanpa diduga Dwi sedikitpun, Pak Gubernur sudah memepet tubuhnya sembari menciumi sekujur bagian wajah dan menggerayangi bagian dada. Dwi tak diam saja, karena ia memberikan perlawanan dengan mendorong tubuh 'Sang Gubernur' yang sedang dalam keadaan syahwatnya lagi tinggi.

"Malah saya bilang, istighfar Pak.. istighfar Pak.. Tapi tetap saja tubuh saya dicumbui, bahkan saya ditarik-tarik sampai masuk ke kamar mandi yang ada di ruangan itu. Kemudian, Pak Anas mengunci pintunya dari dalam dan mendorong saya hingga tersandar ke dinding. Dalam keadaan seperti itu, tubuhnya menghimpit tubuh saya sambil menciumi serta memegangi sekujur bagian dada saya," beber Dwi.

Tak cukup sampai disitu, sambung Dwi, Gubernur yang memiliki 10 orang anak itu lalu meraih serta menarik tangan, mengarahkan dan menempelkannya tepat di alamat kelamin Pak Anas.

Bahkan, Gubernur pun sempat pula meminta kepada wanita yang sudah dilanda rasa takut itu agar 'tititnya' dimasukkan. Pak Anas, kata Dwi, mengatakan hal tersebut sambil mengarahkan telunjuk tangannya ke kemaluan Dwi.

"Saya jawab, Jangan Pak, tidak boleh. Tapi, Pak Anas malah balik bertanya, Kenapa tak boleh? Boleh la. Terus saya katakan lagi, Ya tidak boleh Pak. Lebih kurang lima menit saya digerayanginya dan berusaha membuat Pak Anas tidak bertindak lebih jauh. Sampai akhirnya dia sendiri membuka pintu dan keluar duluan," sebut Dwi.

Ditanya bagaimana keadaan Gubernur ketika keluar kamar mandi, Dwi Siswati pun mengatakan, gayanya menggambarkan seperti orang yang lagi kecewa berat. (Rp/prc)

Editor : Alamsah


BERITA LAINNYA +INDEKS
Hukrim

Tak Tinggal Diam, Pasien Gandeng Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Kasus Medis Diduga Dilakukan Klinik Arauna BA di Pekanbaru

Rabu, 22 April 2026 - 23:06:20 WIB

PEKANBARU - Seorang pasien di Pekanbaru telah melaporkan dugaan tindak pidana te.

Hukrim

287 Ribu Jiwa Diselamatkan! Polres Bengkalis Hancurkan Narkotika Jaringan Internasional Bernilai Rp64,5 Miliar

Rabu, 08 April 2026 - 16:30:00 WIB

Radarpekanbaru.com – Polres Bengkalis kembali menu.

Hukrim

Ketua JMSI Meranti Ultimatum PN Bengkalis dan Kejari Meranti: Saya Minta Hukum Seadil-adilnya, Kasus Pencabulan Anak Jangan Ada Bermain Mata

Ahad, 01 Februari 2026 - 19:00:00 WIB

RADARPEKANBARU.COM — Ketua Jaringan Media Siber In.

Hukrim

Gunakan SKGR yang Sudah Batal Untuk Menyerobot Tanah Orang lain, Pemilik Sertifikat Hak Milik Gugat dan Lapor ke Polda Riau

Selasa, 23 Desember 2025 - 06:58:22 WIB

RADARPEKANBARU.COM-Persengketaan tanah di samping kawasan Citraland Pekanbaru ki.

Hukrim

Bahaya, Polri Diminta Untuk Netral Dalam Wilayah Konflik Di Desa Pangkalan Baru, Kampar. Kapolri Harus Tindak Tegas Oknum

Sabtu, 05 Juli 2025 - 21:50:31 WIB

KAMPAR - Sebuah insiden pengrusakan pos satpam (Satuan Pengamanan) milik Koperas.

Hukrim

Terkait Hasil Putusan, Petani Koppsa-M Pangkalan Baru Terus Beri Dukungan Kepada Pengurus

Kamis, 05 Juni 2025 - 22:11:19 WIB

KAMPAR - Pengurus Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (Koppsa-M) menyampaikan .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Mau Daftar SMP dan SD Negeri di Pekanbaru? Cek Link Resmi SPMB di Sini!
20 Juni 2026
Pendaftaran SPMB SMA/SMK Riau Ditutup, 79.350 Calon Siswa Berebut Kursi Sekolah Negeri
20 Juni 2026
Hari Jadi ke-242 Pekanbaru, Pemko Gratiskan Parkir di Seluruh Mal dan Rumah Sakit
20 Juni 2026
Tertidur saat Khatib Menyampaikan Khutbah, Apakah Shalat Jumat Tetap Sah?
20 Juni 2026
Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter
20 Juni 2026
Iran Siap Lanjutkan Kesepakatan dengan AS, Asal Israel Hentikan Serangan di Lebanon
20 Juni 2026
Menjaga Kemabruran Ibadah Haji
19 Juni 2026
Walikota Pekanbaru Apresiasi Kinerja LPS, 95 Persen Warga Terlibat Pengelolaan Sampah
19 Juni 2026
Enam Perusak Pos Satgas PKH di Tesso Nilo Divonis 6 Bulan Penjara
19 Juni 2026
Plt Gubri Dorong Percepatan Data TORA dan Akses Ekonomi
19 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Mau Daftar SMP dan SD Negeri di Pekanbaru? Cek Link Resmi SPMB di Sini!
  • 2 Pendaftaran SPMB SMA/SMK Riau Ditutup, 79.350 Calon Siswa Berebut Kursi Sekolah Negeri
  • 3 Hari Jadi ke-242 Pekanbaru, Pemko Gratiskan Parkir di Seluruh Mal dan Rumah Sakit
  • 4 Tertidur saat Khatib Menyampaikan Khutbah, Apakah Shalat Jumat Tetap Sah?
  • 5 Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter
  • 6 Iran Siap Lanjutkan Kesepakatan dengan AS, Asal Israel Hentikan Serangan di Lebanon
  • 7 Menjaga Kemabruran Ibadah Haji

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com