• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
    • Kabupaten Kuansing
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kabupaten Siak
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Indragiri Hulu
    • Kabupaten Indragiri Hilir
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
    • fokus riau
  • More
    • Hukrim
    • Life Style
    • Dakwatuna
    • Opini
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Politik
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Olahraga
  • Nasional
  • Riau
  • Hukrim
  • Life Style
  • Dakwatuna
  • Opini
  • Video
  • Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Kabupaten Bengkalis
  • Kabupaten Indragiri Hilir
  • Kabupaten Indragiri Hulu
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pelalawan
  • Kabupaten Siak
  • Kota Dumai
  • Kota Pekanbaru
  • Kabupaten Rokan Hulu
  • Kabupaten Rokan Hilir
  • Kabupaten Kuansing
  • fokus riau
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Darmilis Dorong Transformasi Zakat Riau, BAZNAS Diharapkan Jadi Penggerak Kemandirian Umat
Dibaca : 2088 Kali
Tirta Meyrizka Lubis Bikin Bangga Riau, Bersinar di Ajang Duta Muslimah Preneur Indonesia 2026
Dibaca : 4433 Kali
Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 1 Tapung Hulu Siapkan Lulusan Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan
Dibaca : 4445 Kali
SMAS Adven Pasir Putih Mulai Buka PPDB 2026/2027, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akademik
Dibaca : 4390 Kali
PPDB 2026/2027 Dibuka, SMAN 6 Tapung Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Prestasi Siswa
Dibaca : 4509 Kali

  • Home
  • Dakwatuna

Meniru Dakwah Ala Rasulullah

Redaksi Radarpku

Rabu, 14 Februari 2018 08:50:29 WIB
Cetak
Meniru Dakwah Ala Rasulullah

RADARPEKANBARU.COM.Dakwah atau menyiarkan ajaran islam merupakan tugas yang tidak mudah, telebih jika dihadapkan dengan era perkembangan teknologi serba canggih. Tantangan berat yang harus dihadapi pendai saat ini adalah dimana setiap orang mampu memperoleh informasi secara mudah, tanpa harus menghabiskan waktu lama untuk duduk dan berdiam di masjid sambil mendengarkan ceramah agama.

 

Meski sajian video berisikan ceramah agama bertebaran disosial media, namun terkadang masyarakat tidak memiliki kemampuan untuk menyaring, mana dakwah yang berbobot dan mana yang hanya bertujuan untuk menghibur, tanpa adanya penyajian konten yang benar. Melalui tabligh akbar yang diselenggarakan di Masjid Raya Al-Musyawarah, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Ustad Yazid Abdul Qadir Jawas menjelaskan, jenis dakwah yang terbaik, yaitu dakwah tauhid yang selalu disampaikan Rasulullah SAW.

 

Menurut dia, dakwah sendiri bertujuan untuk memberikan kabar baik dan buruk bagi manusia, agar manusia senantiasa menjalankan hidupnya dengan cara yang baik dan tidak terjerumus ke jalan yang sesat. Melalui surat An-Nisa ayat empat, Allah SWT juga menjelaskan fungsi diutusnya rasul-rasul sebagai penyampai dakwah yang tak lain berupa kabar baik dan buruk bagi manusia. "(Mereka Kami utus) selaku rasul-rasul pembawa berita gembira dan pemberi peringatan agar supaya tidak ada alasan bagi manusia membantah Allah sesudah diutusnya rasul-rasul itu.

 

Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." "Tujuan dakwah yang lain adalah untuk memberikan hidayah kepada manusia. Sehingga ketika pulang dari majelis ilmu, seorang muslim mempunyai bekal dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari," lanjut Ustad Yazid. Ketauhidan seseorang sangat diperlukan untuk menetukan sampai atau tidaknya berita yang terkandung dalam dakwah. Jika seseorang tidak memiliki tauhid atau kepercayaan akan kekuasaan Allah sebagai pencipta segala makhluk, maka sebagus apapun konten dakwah yang disampaikan, akan dianggap sebagai angin lalu yang tak berbekas. Sejak awal menyebarkan Islam, Rasulullah SAW selalu menanamkan pentingnya rasa tauhid melalui dakwahnya kepada umatnya. Percaya kebesaran Allah SWT dan meyakini bahwa Allah adalah yang maha tunggal merupakan fondasi terbaik untuk membangun pribadi \Muslim yang tak tergoyahkan.

 

Selainitu, dosa terbesar yang tak terampuni adalah mungkar dan syirik yang tak lain timbul dari lemahnya rasa tauhid. "Sesudah wafatnya Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, hujjah pertama yang disampaikan Khulafaur Rasyidin, Tabiin, para Imam dan hingga sekarang oleh para dai adalah tentang tauhid. Karena dosa yang paling besar dan tidak akan diampuni sebelum orang itu benar-benar bertaubah adalah syirik," ujar dia.

 

Dakwah, menurut Ustad Yazid, juga dapat mengantarkan hidayah kepada manusia serta mengeluarkan mereka dari kegelapan. Jika berkaca pada kehidupan warga arab sebelum datangnya Nabi Muhammad diutus sebagai rasul,orang-orang yang biasa disebut kaum jahiliyah hidup dalam kegelapan, kesesatan, kebodohan, dan segala pemikiran yang salah. Datangnya Nabi Muhammad bukan hanya membawa kaum jahiliyah keluar dari kegelapan, namun juga mengantar mereka menuju jalan lurus. Jalan lurus, kata Ustad Yazid, adalah mengajarkan dan menanamkan bagaimana cara beribadah kepada Allah dan mentauhidkan-Nya. Penjelasan tentang definisi jalan lurus juga tercurah dalam surah Ali Imrah ayat tiga, yang berbunyi, "Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus.

 

" Di tengah zaman yang serba mudah, dimana setiap orang berhak menyalurkan segala pendapat mereka, mulai dari yang baik hingga buruk sekalipun, membuat batasan-batasan agama sangat diperlukan sebagai perisai dan penyaring. Selain melalui dakwah atau ceramah agama, umat Muslim juga dapat mendalami ajaran islam melalui kitab yang diturunkan Allah melalui nabi terakhirnya. Alquran memang disebut sebagai kitab penyempurna dari tiga kitab sebelumnya. Kata-kata bersastra tinggi dalam Alquran sejatinya mengandung makna kehidupan yang dapat diaplikasikan manusia dalam kesehariannya. Namun, ironinya, banyak orang yang justru salah jalan dan tidak dapat menyerap makna yang dikandung dalam kalam Allah tersebut. Kesalahan ini pula, yang akhirnya membawa manusia pada kesesatan yang sesungguhnya.(rep)


BERITA LAINNYA +INDEKS
Dakwatuna

Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?

Selasa, 06 Oktober 2026 - 10:20:27 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Pahala Shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Senin, 05 Oktober 2026 - 08:32:45 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Pahala shalat di Masjidil Haram.

Dakwatuna

Tujuan Awan Bukanlah Hujan, Khusyuknya Ibadah akan Percuma tanpa Akhlak yang Berubah

Sabtu, 03 Oktober 2026 - 09:51:15 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Mengapa Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?

Jumat, 02 Oktober 2026 - 10:18:42 WIB

RADARPEKANBARU.COM - .

Dakwatuna

Kunci Mempertahankan Rumah Tangga di Tengah Merebaknya Pancaroba

Kamis, 01 Oktober 2026 - 11:27:41 WIB

RADARPEKANBARU.COM - Mempertahankan keutuhan rumah tangga dalam masa sekarang ad.

Dakwatuna

Rasulullah Ungkap Perbedaan Nasib Ruh Orang Beriman dan Kafir Setelah Mati

Rabu, 30 September 2026 - 06:15:05 WIB

Rasulullah SAW menjelaskan perbedaan nasib.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Hingga Oktober, Kasus DBD di Pekanbaru Tercatat 745 Kasus
06 Oktober 2026
KPK Apresiasi Putusan Banding Abdul Wahid: Jangan Sampai Modus Serupa Terulang
06 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Akhir dan Awal Tahun, Ada BSU Rp300 Ribu Hingga Insentif Pajak
06 Oktober 2026
Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?
06 Oktober 2026
Kualitas Udara Kembali Memburuk, Disdik Terapkan Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ
06 Oktober 2026
Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia
06 Oktober 2026
PSPS Pekanbaru Taklukkan Kabau Sirah
05 Oktober 2026
Babak Baru Polda Riau: Irjen Arman Achdiat Bawa Misi Polisi Berempati dan Peduli
05 Oktober 2026
Kualitas Udara Kembali Tidak Sehat, Belajar Tatap Muka Terbatas di Pekanbaru Tetap Berjalan
05 Oktober 2026
Pahala Shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
05 Oktober 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Hingga Oktober, Kasus DBD di Pekanbaru Tercatat 745 Kasus
  • 2 KPK Apresiasi Putusan Banding Abdul Wahid: Jangan Sampai Modus Serupa Terulang
  • 3 Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Akhir dan Awal Tahun, Ada BSU Rp300 Ribu Hingga Insentif Pajak
  • 4 Manusia Membenci Kematian, Padahal Semua akan Mengalaminya?
  • 5 Kualitas Udara Kembali Memburuk, Disdik Terapkan Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ
  • 6 Prabowo dan Presiden FIFA Diskusi Soal Masa Depan Sepak Bola Indonesia
  • 7 PSPS Pekanbaru Taklukkan Kabau Sirah

PT. Radar Indomedia Pers
JL. Arifin Ahmad Blok B Nomor 08 ( Belakang Green Hotel ), Pekanbaru - Riau
Email: [email protected]

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Radarpekanbaru.com